Disemprot Donald Trump, Benjamin Netanyahu Balik Melawan

Galih Prasetyo

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:03 WIB
Disemprot Donald Trump, Benjamin Netanyahu Balik Melawan
Kolase Trump-Netanyahu [Suara.com/AI]
baca 10 detik
  • Donald Trump dan Benjamin Netanyahu mengalami ketegangan serius terkait pengumuman sepihak gencatan senjata konflik Lebanon oleh Trump.
  • Trump mengklaim gencatan senjata telah disepakati, namun Netanyahu menegaskan Israel tetap berhak menyerang Hizbullah di Beirut.
  • Trump mengkritik respons Netanyahu karena dianggap dapat mengganggu stabilitas regional serta memperburuk posisi diplomatik Israel secara internasional.

Suara.com - Hubungan antara Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dilaporkan mengalami ketegangan serius setelah pengumuman gencatan senjata di Lebanon.

Media Israel mengungkap adanya percakapan telepon yang berlangsung panas antara kedua pemimpin tersebut.

Perselisihan dipicu oleh perbedaan sikap terkait rencana operasi militer Israel terhadap target-target Hizbullah di Beirut.

Menurut laporan yang beredar, Trump lebih dahulu mengumumkan gencatan senjata secara sepihak setelah melakukan komunikasi dengan berbagai pihak terkait konflik di Lebanon.

Dalam pernyataannya, Trump menyebut telah melakukan pembicaraan yang sangat produktif dengan Netanyahu.

Kolase Trump-Netanyahu [Suara.com]
Kolase Trump-Netanyahu [Suara.com]

"Saya melakukan percakapan yang sangat produktif dengan Perdana Menteri Bibi Netanyahu. Tidak akan ada pasukan yang masuk ke Beirut, dan seluruh pasukan yang sedang bergerak telah ditarik kembali," tulis Trump melalui media sosialnya.

Trump juga mengklaim telah berkomunikasi dengan Hizbullah melalui mediator dan mendapatkan komitmen penghentian serangan dari kedua belah pihak.

Netanyahu Tegaskan Ancaman Serangan ke Beirut

Pernyataan Trump langsung memicu kontroversi di Israel.

baca juga

Banyak pihak menilai pesan tersebut memberi kesan bahwa Israel menghentikan operasi militernya secara menyeluruh di Lebanon.

Beberapa jam setelah unggahan Trump, Netanyahu memberikan respons yang menegaskan bahwa Israel tetap mempertahankan hak untuk menyerang target Hizbullah jika kelompok tersebut terus melancarkan serangan.

"Saya mengatakan kepada Presiden Trump bahwa jika Hizbullah tidak menghentikan serangan terhadap kota dan warga kami, Israel akan menyerang target-target teror di Beirut," kata Netanyahu dilansir dari Ynet. 

Pernyataan itu disebut memicu kemarahan Gedung Putih karena dianggap bertentangan dengan pesan yang sebelumnya telah disampaikan Trump kepada publik internasional.

Laporan: Trump Sebut Netanyahu Kehilangan Kendali

Media Amerika dan Israel kemudian melaporkan adanya percakapan telepon kedua yang berlangsung jauh lebih tegang.

Dalam laporan yang dikutip dari sumber-sumber pemerintah AS, Trump disebut melontarkan kritik keras kepada Netanyahu dan menilai pemimpin Israel tersebut memperburuk situasi keamanan kawasan.

Seorang pejabat Amerika Serikat mengatakan Trump khawatir ancaman serangan lanjutan ke Beirut dapat memperburuk posisi diplomatik Israel sekaligus mengganggu upaya Washington menjaga stabilitas regional, termasuk negosiasi dengan Iran.

Sumber lain menyebut Trump menilai Israel bereaksi secara tidak proporsional terhadap situasi di Lebanon dan khawatir eskalasi baru akan semakin mengisolasi Israel di mata dunia.

Namun, lingkaran dekat Netanyahu membantah sebagian isi laporan tersebut.

Mereka mengakui pembicaraan berlangsung tegang, tetapi menegaskan Trump tidak menggunakan sejumlah ungkapan kasar yang ramai diberitakan media.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Percakapan Lengkap Donald Trump saat Marahi Netanyahu: Apa yang Kau Lakukan, Bodoh!

Percakapan Lengkap Donald Trump saat Marahi Netanyahu: Apa yang Kau Lakukan, Bodoh!

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 20:28 WIB

Susahnya Masuk AS! Timnas Afsel Berangkat ke Piala Dunia 2026 Tanpa Asisten Pelatih

Susahnya Masuk AS! Timnas Afsel Berangkat ke Piala Dunia 2026 Tanpa Asisten Pelatih

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 20:00 WIB

Donald Trump Bentak Netanyahu: Kamu Gila?

Donald Trump Bentak Netanyahu: Kamu Gila?

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 17:34 WIB

Perundingan AS-Iran Alot, Harga Minyak Mentah Global Tertahan di Level Tinggi

Perundingan AS-Iran Alot, Harga Minyak Mentah Global Tertahan di Level Tinggi

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:23 WIB

Lebanon Bongkar Kebohongan Israel di PBB: Klaim Bela Diri, tapi Serang RS hingga Situs Warisan Dunia

Lebanon Bongkar Kebohongan Israel di PBB: Klaim Bela Diri, tapi Serang RS hingga Situs Warisan Dunia

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:02 WIB

Terkini

Mantan Pejabat Bareskrim Dilaporkan Tipu Investasi Tambang Rp58,5 Miliar, Kini Disidik

Mantan Pejabat Bareskrim Dilaporkan Tipu Investasi Tambang Rp58,5 Miliar, Kini Disidik

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:49 WIB

Pemerintah Kembali Cari Utang ke China, Targetkan Raup 1,5 Miliar Dolar AS lewat Panda Bond

Pemerintah Kembali Cari Utang ke China, Targetkan Raup 1,5 Miliar Dolar AS lewat Panda Bond

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:49 WIB

Bahlil Ancam Stop Ekspor Gas ke Negara yang Olok-olok Indonesia

Bahlil Ancam Stop Ekspor Gas ke Negara yang Olok-olok Indonesia

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:49 WIB

OJK Akui Pakai Jasa Influencer Sebar Informasi Soal Strategi Hadapi MSCI

OJK Akui Pakai Jasa Influencer Sebar Informasi Soal Strategi Hadapi MSCI

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:43 WIB

Panduan Pakai Bedak Padat Viva dan Cara Pilih Shade-nya untuk Kulit

Panduan Pakai Bedak Padat Viva dan Cara Pilih Shade-nya untuk Kulit

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:43 WIB

Ngaku Pegawai Kemenkumham, Pria di Palembang Tipu Korban Rp250 Juta demi Lulus CPNS

Ngaku Pegawai Kemenkumham, Pria di Palembang Tipu Korban Rp250 Juta demi Lulus CPNS

Sumsel | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:39 WIB

Kartu Kredit Bukan Penghasilan Tambahan, Kenali Risiko Salah Kelola Limit

Kartu Kredit Bukan Penghasilan Tambahan, Kenali Risiko Salah Kelola Limit

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:38 WIB

BPBD Peringatkan Ancaman Rob di Jakarta, Puncak Pasang Laut Siang Hari

BPBD Peringatkan Ancaman Rob di Jakarta, Puncak Pasang Laut Siang Hari

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:34 WIB

Toffin Indonesia Jangkau 3.000 Peserta di 30 Kota Lewat Program Pengembangan F&B

Toffin Indonesia Jangkau 3.000 Peserta di 30 Kota Lewat Program Pengembangan F&B

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:34 WIB

KPK Telusuri Aliran Uang Rp19 Miliar, Anak dan Suami Fadia Arafiq Diperiksa

KPK Telusuri Aliran Uang Rp19 Miliar, Anak dan Suami Fadia Arafiq Diperiksa

Jawa Tengah | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:33 WIB

×