11 Rusun Baru Akan Dibangun di Jakarta, Termasuk Marunda dan Rorotan

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Kamis, 02 Juli 2026 | 14:38 WIB
11 Rusun Baru Akan Dibangun di Jakarta, Termasuk Marunda dan Rorotan
Pramono Anung Siapkan 11 Rusun Baru di Jakarta. (Suara.com/Adiyoga)
baca 10 detik
  • Pemprov DKI Jakarta merencanakan pembangunan sebelas rumah susun baru yang ditargetkan selesai pada tahun 2027 mendatang.
  • Proyek prioritas awal akan dilaksanakan di Marunda Klaster C dan Rorotan IX untuk memenuhi kebutuhan hunian warga.
  • Pemerintah pusat dan Pemprov DKI Jakarta berkolaborasi dalam program tiga juta rumah guna menyediakan hunian terjangkau masyarakat.

Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merencanakan pembangunan 11 rusun baru yang direncanakan di 2027.

Lokasi yang diusulkan tersebar di sejumlah wilayah strategis Jakarta, yakni Muara Angke, Marunda Cluster A, Marunda Cluster B, Marunda Cluster C, Komarudin, Rorotan IX, Cakung KM 2, Tongkol Tahap III, Semper Cakung Drain, Bojong Indah, dan Daan Mogot KM 18.

"Di APBD, kami direncanakan ada pembangunan 11 rumah susun baru Pemerintah Provinsi DKI Jakarta," ujar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di kawasan Latumenten, Jakarta Barat, Kamis (2/7/2026).

Dari 11 rusun, dua di antaranya dipilih sebagai titik awal pembangunan karena masuk daftar prioritas.

"Dua yang akan dibangun dalam waktu dekat ini yaitu Marunda Klaster C dari 5 tower yang ada. Kemudian juga Rorotan 9 dari 7 tower yang direncanakan. Sehingga di Marunda dan Rorotan, itulah yang menjadi prioritas," jelas Pramono.

Pemprov DKI Jakarta turut menggandeng pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), untuk membangun 11 rusun tersebut melalui program 3 juta rumah.

Kerja sama ini menjadikan Kementerian Perumahan dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai dua pihak yang bahu-membahu menghadirkan hunian bagi warga ibu kota.

"Jadi dibangun bersama-sama antara pemerintah pusat dengan Pemerintah DKI Jakarta, di Jakarta," papar Pramono.

Pembangunan rusun dinilai menjadi solusi realistis di tengah keterbatasan lahan Jakarta yang membuat harga rumah tapak kian tak terjangkau, terutama bagi generasi muda.

baca juga

"Saya berharap, pembangunan rumah susun ini juga akan bisa menjawab kegelisahan, terutama bagi para pengantin muda untuk punya rumah di Jakarta," pungkas Pramono. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Gubernur Berganti, Proyek Jalan Tembus Pasar Minggu-BIN Masih Tersandera Pembebasan Lahan

7 Gubernur Berganti, Proyek Jalan Tembus Pasar Minggu-BIN Masih Tersandera Pembebasan Lahan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:25 WIB

Pasar Baru Bakal Dijadikan Myeongdong Versi Jakarta

Pasar Baru Bakal Dijadikan Myeongdong Versi Jakarta

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:20 WIB

Pramono Ultimatum Plaza Senayan dan Senayan City: Bangun Akses Penghubung atau Pajaknya Dinaikkan

Pramono Ultimatum Plaza Senayan dan Senayan City: Bangun Akses Penghubung atau Pajaknya Dinaikkan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:57 WIB

Terkini

'Kenapa Bisa Bikin Lirik Begitu?' DPR Kritik Lagu Bupati Purwakarta Tak Sensitif Perempuan!

'Kenapa Bisa Bikin Lirik Begitu?' DPR Kritik Lagu Bupati Purwakarta Tak Sensitif Perempuan!

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:33 WIB

Mengapa Masa Depan Kendaraan Listrik Mungkin Tak Lagi Bergantung pada Nikel?

Mengapa Masa Depan Kendaraan Listrik Mungkin Tak Lagi Bergantung pada Nikel?

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:30 WIB

7 Gubernur Berganti, Proyek Jalan Tembus Pasar Minggu-BIN Masih Tersandera Pembebasan Lahan

7 Gubernur Berganti, Proyek Jalan Tembus Pasar Minggu-BIN Masih Tersandera Pembebasan Lahan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:25 WIB

Selat Hormuz Sudah Dibuka, Kok Harga BBM Belum Turun? Ini Penjelasan Ekonom

Selat Hormuz Sudah Dibuka, Kok Harga BBM Belum Turun? Ini Penjelasan Ekonom

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:15 WIB

Puan Tegaskan PDIP Bukan Partai Abu-abu! Senyum Saan Mustopa dan Cucun Jadi Soroton

Puan Tegaskan PDIP Bukan Partai Abu-abu! Senyum Saan Mustopa dan Cucun Jadi Soroton

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:08 WIB

Penahanan Ijazah karena Tunggakan Biaya Sudah Jadi Masalah Nasional

Penahanan Ijazah karena Tunggakan Biaya Sudah Jadi Masalah Nasional

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:05 WIB

Bukan Ajang Bagi-bagi Kursi, Puan: Jabatan Komisaris BUMN Harus Profesional dan Kompeten!

Bukan Ajang Bagi-bagi Kursi, Puan: Jabatan Komisaris BUMN Harus Profesional dan Kompeten!

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 13:53 WIB

Cerita Korban Penjualan Tiket Spekulatif Piala Dunia 2026, Sudah Bayar Rp 107 Juta Tapi Zonk

Cerita Korban Penjualan Tiket Spekulatif Piala Dunia 2026, Sudah Bayar Rp 107 Juta Tapi Zonk

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 13:52 WIB

Negara Gagal Biayai Wajib Belajar, Anak Miskin Malah Disandera Ijazahnya

Negara Gagal Biayai Wajib Belajar, Anak Miskin Malah Disandera Ijazahnya

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 13:39 WIB

Viral! Patwal RI 21 Pepet Mobil Warga di Senayan, Pengemudi Protes Dipaksa Berhenti

Viral! Patwal RI 21 Pepet Mobil Warga di Senayan, Pengemudi Protes Dipaksa Berhenti

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 13:38 WIB

×