- Presiden Prabowo dan Presiden Lukashenko menyepakati Peta Jalan Kerja Sama Indonesia-Belarus 2026-2030 di Istana Merdeka, Jakarta, pada 2 Juli 2026.
- Kedua negara berkomitmen memperkuat kolaborasi strategis di sektor pertanian, industri, perdagangan, teknologi, serta pengembangan rantai pasok dan investasi manufaktur.
- Kedua pemimpin sepakat meningkatkan kerja sama pendidikan, pertukaran budaya, serta mendukung perdamaian dan stabilitas melalui hubungan bilateral yang saling menguntungkan.
Tak hanya berfokus pada ekonomi, kedua negara juga sepakat memperkuat kerja sama di bidang sosial, budaya, dan pengembangan sumber daya manusia.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui peningkatan pertukaran budaya, kerja sama antarlembaga pendidikan, serta pengembangan pendidikan dan pelatihan vokasi.
Selain membahas isu bilateral, Prabowo dan Lukashenko turut bertukar pandangan mengenai berbagai isu regional dan global. Keduanya menegaskan komitmen untuk terus mendukung terciptanya perdamaian dan stabilitas dunia.
Di akhir pertemuan, Prabowo menyampaikan apresiasi atas kunjungan kenegaraan Lukashenko sekaligus menyatakan komitmennya untuk melakukan kunjungan balasan ke Belarus.
Ia berharap seluruh kesepakatan yang telah dicapai dapat segera diimplementasikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara.
"Saya juga yakin momentum ini akan semakin memperkuat kemitraan Indonesia-Belarus dan membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan hasil nyata yang bermanfaat bagi kesejahteraan dan kemakmuran kedua rakyat kita," tutup Prabowo.