Rudal Iran Terbukti Lebih Canggih dari Pertahanan Militer Amerika, Ini Buktinya

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 21 Juli 2026 | 16:49 WIB
Rudal Iran Terbukti Lebih Canggih dari Pertahanan Militer Amerika, Ini Buktinya
Rudal Iran (Tasnimnews)
baca 10 detik
  • Pertahanan udara AS gagal membendung rudal Iran, membahayakan 50.000 personel militer di Timur Tengah.

  • Serangan Iran di Pangkalan Yordania menewaskan prajurit AS dan melukai puluhan tentara lainnya.

  • Gencatan senjata resmi batal setelah AS dan Iran kembali terlibat aksi saling serang.

Suara.com - Sistem pertahanan udara Amerika Serikat terbukti gagal membendung gempuran rudal balistik dan armada drone canggih milik militer Iran.

Kegagalan perisai udara ini menempatkan sekitar 50.000 prajurit AS di kawasan Timur Tengah dalam kondisi bahaya tinggi.

Tragedi melanda Pangkalan Udara Muwaffaq Salti di Yordania setelah tiga rudal Iran menghancurkan barak prefabrikasi personel militer.

Rudal balistik Iran (MEMO/Anadolu)
Rudal balistik Iran (MEMO/Anadolu)

Serangan presisi tersebut meluluhlantakkan fasilitas penampungan prajurit hingga memicu jatuhnya korban jiwa di pihak Washington.

Laporan The Wall Street Journal mengonfirmasi penetrasi rudal Iran yang melumpuhkan sistem penangkal serangan udara di pangkalan tersebut.

Insiden mematikan di Yordania ini menjadi bukti nyata kerapuhan perlindungan pangkalan militer AS dari ancaman Teheran.

Petugas penanganan darurat bahkan menemukan jasad tambahan di area pangkalan yang hingga kini identitasnya masih diidentifikasi.

Pihak Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengonfirmasi dua prajurit tewas dan satu personel hilang akibat gempuran tersebut.

Rangkaian ledakan di Yordania merupakan bagian dari gelombang tiga serangan rudal masif yang terjadi dalam waktu singkat.

baca juga

Dampak serangan balasan Iran meluas hingga mengakibatkan ratusan tentara AS mengalami luka-luka di berbagai pangkalan militer.

Kondisi medis prajurit yang terluka dikonfirmasi oleh laporan Pentagon sebagaimana dirilis oleh saluran berita CBS News.

Ketegangan bersenjata ini menghancurkan nota kesepahaman damai yang sempat disepakati kedua negara pada pertengahan Juni lalu.

Aksi saling serang kembali berkobar setelah militer AS menggempur wilayah Iran dengan dalih mengamankan jalur kapal komersial.

Teheran merespons tindakan Washington di Selat Hormuz dengan meluncurkan serangan balasan ke berbagai pangkalan strategis Amerika.

Pemerintah Iran tegas menuduh pihak Amerika Serikat melanggar kesepakatan penghentian permusuhan yang telah ditandatangani bersama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selat Hormuz Lumpuh, Kapal Tanker Bisa Melintas Kalau Punya Ordal di Iran

Selat Hormuz Lumpuh, Kapal Tanker Bisa Melintas Kalau Punya Ordal di Iran

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:21 WIB

Titik Serangan AS ke Selat Hormuz, Hancurkan Fasilitas Sipil Iran Hingga Krisis Air

Titik Serangan AS ke Selat Hormuz, Hancurkan Fasilitas Sipil Iran Hingga Krisis Air

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 13:27 WIB

Rudal Jelajah Iran Hancurkan Infrastuktur Data Amazon di Bahrain

Rudal Jelajah Iran Hancurkan Infrastuktur Data Amazon di Bahrain

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 13:06 WIB

Terkini

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Bali | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Surakarta | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44 WIB

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:30 WIB

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Jabar | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:29 WIB

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Jogja | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:35 WIB

×