Jejak Kemerdekaan Indonesia Dibedah di Belanda, Sejarawan Kupas Luka 1945-1949

Galih Prasetyo

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:39 WIB
Jejak Kemerdekaan Indonesia Dibedah di Belanda, Sejarawan Kupas Luka 1945-1949
Jejak Kemerdekaan Indonesia Dibedah di Belanda, Sejarawan Kupas Luka 1945-1949 [Java Post]
baca 10 detik
  • Sejarawan Reggie Baay akan menyampaikan kuliah sejarah tentang periode dekolonisasi Indonesia di Bibliotheek Nijkerk, Belanda, pada 17 Agustus 2026.
  • Materi kuliah tersebut mengulas masa 1945 hingga 1949 dari berbagai sudut pandang, termasuk periode Bersiap dan pengalaman para pihak terkait.
  • Acara ini juga menyediakan sesi tanya jawab interaktif serta kesempatan bagi pengunjung untuk mendapatkan tanda tangan langsung dari penulis.

Suara.com - Penulis dan sejarawan Reggie Baay akan menggelar kuliah sejarah pada 17 Agustus 2026 di Bibliotheek Nijkerk, Belanda.

Reggie seperti dinukil dari laporan Nijkerk Nieuws, kan mengulas periode krusial antara akhir Perang Dunia II hingga kemerdekaan Indonesia, yang sarat konflik dan perubahan besar.

Baay akan menyoroti masa 1945–1949 dari berbagai sudut pandang.

Sejarawan asal Belanda itu akan membahas periode Bersiap, perjuangan kemerdekaan, hingga pengalaman warga Indonesia, masyarakat Hindia Belanda, dan tentara Belanda.

Dengan pendekatan yang menekankan kisah personal dan nuansa sejarah, Baay mencoba menghadirkan gambaran lebih utuh dari periode dekolonisasi.

Ilustrasi Era Penjajahan (Unsplash/nypl)
Ilustrasi Era Penjajahan (Unsplash/nypl)

Menurut laporan media Belanda itu, acara diskusi tersebut juga membuka sesi tanya jawab dengan peserta.

Pengunjung berkesempatan mendapatkan tanda tangan langsung dari penulis usai diskusi.

Kuliah akan berlangsung pada Senin, 17 Agustus 2026 pukul 19.30 waktu setempat di Bibliotheek Nijkerk, Frieswijkstraat 99.

Reggie Baay dikenal sebagai penulis dan sejarawan yang konsisten mengangkat sisi gelap sejarah kolonial Hindia Belanda.

baca juga

Lahir di Leiden pada 1955, ia menempuh studi di Rijksuniversiteit Leiden dengan fokus pada sastra dan sejarah kolonial serta postkolonial.

Kariernya di dunia literasi dimulai sebagai redaktur majalah Indische Letteren selama dua dekade, dari 1985 hingga 2005.

Selama periode itu, Baay aktif menulis berbagai artikel tentang sejarah dan sastra kolonial.

Karya fiksinya mulai dikenal publik lewat novel De ogen van Solo (2005).

Buku ini mengangkat kisah personal tentang hubungan ayah dan anak dalam konteks sejarah Hindia Belanda.

Baay kembali mengguncang publik lewat buku Daar werd wat gruwelijks verricht (2015) yang mengangkat sejarah kelam perbudakan kolonial di Indonesia.

Buku ini dinilai sebagai karya penting yang membuka perspektif baru tentang sejarah yang lama terabaikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Baru Debut Langsung Nyekor, Aksi Striker Timnas Garuda Bikin Juara Belanda Gigit Jari

Baru Debut Langsung Nyekor, Aksi Striker Timnas Garuda Bikin Juara Belanda Gigit Jari

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:10 WIB

Sambut HUT RI ke-81, Merah Putih 500 Meter Membentang di Bekasi

Sambut HUT RI ke-81, Merah Putih 500 Meter Membentang di Bekasi

Foto | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 12:00 WIB

10 Ide Hadiah Lomba 17 Agustus yang Unik dan Terjangkau, Bermanfaat untuk Sehari-hari

10 Ide Hadiah Lomba 17 Agustus yang Unik dan Terjangkau, Bermanfaat untuk Sehari-hari

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:50 WIB

Pemain Liga Inggris Rp596 M Punya Nenek Kelahiran Semarang, Bisa Dinaturalisasi?

Pemain Liga Inggris Rp596 M Punya Nenek Kelahiran Semarang, Bisa Dinaturalisasi?

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:30 WIB

Max Havelaar! Novel Legendaris Pelajaran SMA yang Mengguncang Belanda

Max Havelaar! Novel Legendaris Pelajaran SMA yang Mengguncang Belanda

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Today History 29 Juli: Hari Harimau Internasional hingga Serangan Udara Pertama AURI

Today History 29 Juli: Hari Harimau Internasional hingga Serangan Udara Pertama AURI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 12:40 WIB

Terkini

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:45 WIB

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:15 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:05 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

×