Kemunculan Cucu Krakatau Seluas 30,3 Hektare Bikin Heboh Media Asing: Gunung Api Baru?

Galih Prasetyo

Rabu, 23 September 2026 | 15:06 WIB
Kemunculan Cucu Krakatau Seluas 30,3 Hektare Bikin Heboh Media Asing: Gunung Api Baru?
Daratan baru dekat Gunung Anak Krakatau [Istimewa]
baca 10 detik
  • Daratan baru seluas 30,3 hektare muncul di sekitar Gunung Anak Krakatau akibat akumulasi material vulkanik.
  • Petugas menyatakan daratan tersebut berada dalam pemantauan dan belum tentu menjadi pusat erupsi baru.
  • Status Gunung Anak Krakatau diturunkan menjadi Waspada, sementara warga dilarang beraktivitas dalam radius dua kilometer.

Suara.com - Daratan baru seluas sekitar 30,3 hektare muncul di sekitar Gunung Anak Krakatau (GAK), Lampung Selatan, Indonesia.

Kemunculan daratan tersebut memicu spekulasi di tengah masyarakat Indonesia namun juga jadi perhatian media luar negeri.

Salah satu media Malaysia menyoroti daratan baru yang berada di antara Pulau Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sertung.

"Area tersebut diduga terbentuk dari akumulasi material vulkanik yang keluar selama aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau," ulas media Malaysia, Sinar Harian.

Sementara itu, Kepala Pos Pemantauan Gunung Anak Krakatau di Desa Hargo Pancuran, Suwarno, membenarkan keberadaan daratan tersebut.

Menurut Suwarno, daratan itu bukan muncul secara tiba-tiba setelah satu kali letusan. Material vulkanik telah terakumulasi seiring meningkatnya aktivitas Gunung Anak Krakatau.

“Ya, hasil daripada letusan sebelumnya. Kira-kira 30,3 hektare,” kata Suwarno.

Gunung Anak Krakatau (NASA)
Gunung Anak Krakatau (NASA)

Muncul Saat Aktivitas Anak Krakatau Meningkat

Kemunculan daratan tersebut mulai terlihat setelah aktivitas Gunung Anak Krakatau mengalami peningkatan. Kondisi itu terjadi setelah status gunung api tersebut dinaikkan menjadi Level III atau Siaga pada 2 Juli 2026.

baca juga

Meski menjadi perhatian, Suwarno menegaskan daratan baru tersebut masih berada dalam pemantauan petugas.

Lokasinya juga masih termasuk kawasan kompleks Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sertung.

Kemunculan daratan kemudian memunculkan spekulasi bahwa kawasan tersebut dapat menjadi titik awal terbentuknya gunung berapi baru.

Istilah “cucu Krakatau” pun mulai digunakan untuk menggambarkan kemungkinan tersebut.

Namun, dugaan itu belum memiliki dasar yang cukup.

Suwarno menjelaskan Gunung Anak Krakatau memiliki sistem saluran magma di bawah permukaan. Magma secara alami akan mencari rekahan yang lebih mudah untuk menjadi jalur keluarnya material vulkanik.

Akan tetapi, kemunculan daratan baru tidak otomatis menunjukkan adanya saluran magma baru di lokasi tersebut.

Pihak berwenang juga belum dapat memastikan apakah terdapat pergerakan magma menuju kawasan daratan baru itu.

Kemungkinan area tersebut menjadi pusat erupsi baru juga masih belum diketahui.

Sementara itu, status Gunung Anak Krakatau justru mengalami penurunan.

Statusnya diturunkan dari Level III (Siaga) menjadi Level II (Waspada) pada Senin setelah evaluasi menunjukkan adanya penurunan aktivitas erupsi, gempa, serta perubahan bentuk gunung.

Meski statusnya turun, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan.

Warga dan wisatawan dilarang melakukan aktivitas dalam radius dua kilometer dari kawah aktif Gunung Anak Krakatau.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bantuan Kemanusiaan Buat Korban Bencana RI, Dari Karhutla hingga Gempa NTT

Bantuan Kemanusiaan Buat Korban Bencana RI, Dari Karhutla hingga Gempa NTT

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 07:30 WIB

Gelar Doa Bersama, Dewan Pers Sebut 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau Sebagai Pahlawan Pers

Gelar Doa Bersama, Dewan Pers Sebut 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau Sebagai Pahlawan Pers

News | Senin, 21 September 2026 | 17:11 WIB

Lengkap! Ini Proses Terbentuknya Gunung Anak Krakatau dari Kaldera Purba

Lengkap! Ini Proses Terbentuknya Gunung Anak Krakatau dari Kaldera Purba

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 11:46 WIB

Tangis Keluarga Iringi Penghentian Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Tangis Keluarga Iringi Penghentian Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Foto | Jum'at, 18 September 2026 | 07:00 WIB

10 Hari Tanpa Titik Terang, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dihentikan

10 Hari Tanpa Titik Terang, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dihentikan

Foto | Jum'at, 18 September 2026 | 06:00 WIB

Terkini

Dua Kali Dihalangi Masuk, Ombudsman Temukan Kamar Berfasilitas Bak Apartemen di Lapas Cibinong

Dua Kali Dihalangi Masuk, Ombudsman Temukan Kamar Berfasilitas Bak Apartemen di Lapas Cibinong

News | Rabu, 23 September 2026 | 15:07 WIB

Dari Lensa ke Cerita, BRI inFrame 2026 Potret Bakal Hadirkan Gerak Ekonomi Kerakyatan

Dari Lensa ke Cerita, BRI inFrame 2026 Potret Bakal Hadirkan Gerak Ekonomi Kerakyatan

Sumbar | Rabu, 23 September 2026 | 15:07 WIB

Kemunculan Cucu Krakatau Seluas 30,3 Hektare Bikin Heboh Media Asing: Gunung Api Baru?

Kemunculan Cucu Krakatau Seluas 30,3 Hektare Bikin Heboh Media Asing: Gunung Api Baru?

News | Rabu, 23 September 2026 | 15:06 WIB

BRI inFrame 2026, Saat Fotografi Mengisahkan Perjalanan Ekonomi Kerakyatan Indonesia

BRI inFrame 2026, Saat Fotografi Mengisahkan Perjalanan Ekonomi Kerakyatan Indonesia

Jogja | Rabu, 23 September 2026 | 15:05 WIB

Merekam Cerita dari Negeri: BRI inFrame 2026 Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan

Merekam Cerita dari Negeri: BRI inFrame 2026 Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 15:02 WIB

Bukan Cuma Jago di Lapangan, Kevin Diks Ungkap Kelebihan Mitchell Baker dan Luke Vickery

Bukan Cuma Jago di Lapangan, Kevin Diks Ungkap Kelebihan Mitchell Baker dan Luke Vickery

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 15:01 WIB

BRI inFrame 2026 Kembali Digelar, Menangkap Cerita Ekonomi Kerakyatan Indonesia

BRI inFrame 2026 Kembali Digelar, Menangkap Cerita Ekonomi Kerakyatan Indonesia

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 15:00 WIB

Ciri-ciri Bruntusan Akibat Sunscreen, Lengkap dengan Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Ciri-ciri Bruntusan Akibat Sunscreen, Lengkap dengan Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 15:00 WIB

Relationship di Era Gen Z: Ketika Love Language Bukan Satu-satunya Ukuran

Relationship di Era Gen Z: Ketika Love Language Bukan Satu-satunya Ukuran

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 15:00 WIB

Lewat BRI inFrame 2026, Kisah Ekonomi Kerakyatan Indonesia Diabadikan dalam Bingkai Fotografi

Lewat BRI inFrame 2026, Kisah Ekonomi Kerakyatan Indonesia Diabadikan dalam Bingkai Fotografi

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 14:58 WIB

×