Karhutla Tanjung Puting Jadi Perhatian Khusus, Prabowo Siapkan Anggaran Rp 2 Miliar

Vania Rossa, Novian Ardiansyah

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:08 WIB
Karhutla Tanjung Puting Jadi Perhatian Khusus, Prabowo Siapkan Anggaran Rp 2 Miliar
Prabowo saat memimpin rapat perkembangan penanganan karhutla secara hybrid dari Istana Merdeka, Jakarta, Senin (12/10/2026). (Dok. Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)
baca 10 detik
  • Kebakaran hutan dan lahan di Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah, mencapai 513,89 hektare dan menjadi perhatian khusus Presiden Prabowo Subianto.
  • Prabowo menyiapkan 200 pompa air serta anggaran Rp2 miliar untuk pembuatan 200 titik bor air guna mendukung pemadaman.
  • Ia juga meminta penguatan jumlah polisi hutan hingga 70 ribu personel untuk meningkatkan perlindungan dan pencegahan kebakaran di kawasan hutan Indonesia.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah. Pemerintah menyiapkan dukungan berupa 200 pompa air dan anggaran Rp2 miliar untuk pembuatan 200 titik bor air guna membantu pemadaman.

Arahan tersebut disampaikan Prabowo saat memimpin rapat perkembangan penanganan karhutla secara hybrid dari Istana Merdeka, Jakarta, Senin (12/10/2026).

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto melaporkan, kebakaran baru ditemukan di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting dengan luas mencapai sekitar 513,89 hektare.

Penanganan dilakukan melalui penguatan satuan tugas darat. Sementara itu, operasi udara masih menghadapi kendala akibat rendahnya jarak pandang yang disebabkan asap tebal.

Prabowo menegaskan, kawasan Taman Nasional Tanjung Puting harus mendapat perhatian serius karena merupakan kawasan konservasi.

"Taman Nasional Tanjung Puting menjadi perhatian karena itu taman nasional,” kata Prabowo.

Prabowo Minta Penguatan Polisi Hutan

Selain penanganan kebakaran, Prabowo menekankan pentingnya memperkuat keberadaan polisi hutan untuk menjaga kawasan hutan di Indonesia.

Ia meminta penambahan jumlah dan peningkatan kapasitas personel dilakukan secara bertahap agar perlindungan hutan dan pencegahan kebakaran dapat berjalan lebih efektif.

baca juga

“Karena itu tolong sampaikan ke MenPANRB, kalau memang saya minta 70 ribu polisi hutan karena ada maksud untuk menjaga hutan-hutan kita,” ujar Prabowo.

Prabowo juga meminta Polri membantu meningkatkan kapasitas polisi hutan melalui pelatihan.

“Kapolri nanti bisa bantu ya didik polisi hutan,” katanya.

Prabowo Siapkan 200 Pompa dan Rp2 Miliar untuk Titik Bor Air

Dalam rapat yang sama, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin melaporkan kondisi penanganan kebakaran di Taman Nasional Tanjung Puting.

Menurut Zainul, titik-titik kebakaran tersebar di sejumlah lokasi, berada di kawasan rawa, dan sulit dijangkau kendaraan. Salah satu kebutuhan mendesak untuk mendukung pemadaman adalah pompa air berukuran kecil.

Menanggapi laporan tersebut, Prabowo memutuskan memberikan dukungan pompa air dalam jumlah lebih besar dari kebutuhan awal yang disampaikan, yakni sekitar 50 unit.

“Berapa kau butuh pompa air? 50? Saya kirim 200,” ujar Prabowo.

Selain pompa air, Zainul menyampaikan kebutuhan tim pengeboran untuk menyediakan sumber air di lokasi kebakaran. Karakteristik kawasan rawa memungkinkan sumber air diperoleh melalui pengeboran dengan kedalaman sekitar 10 hingga 15 meter.

Prabowo kemudian menyetujui dukungan anggaran Rp2 miliar untuk pembuatan 200 titik bor air.

“Saya kirim Rp2 miliar, 200 titik,” kata Prabowo.

Prabowo juga meminta masyarakat setempat dilibatkan dalam proses pembuatan titik-titik bor tersebut.

Dukungan peralatan dan penyediaan sumber air diharapkan membantu mempercepat pemadaman di kawasan yang sulit dijangkau. Prabowo menegaskan, langkah penanganan di lapangan juga harus disertai penguatan strategi pencegahan agar kebakaran hutan dan lahan tidak kembali meluas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Belum Tetapkan Karhutla Bencana Nasional, Klaim Masih Mampu Atasi

Pemerintah Belum Tetapkan Karhutla Bencana Nasional, Klaim Masih Mampu Atasi

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Tiga Bulan Tak Juga Padam, DPR Minta Prabowo Tetapkan Status Bencana Nasional untuk Karhutla

Tiga Bulan Tak Juga Padam, DPR Minta Prabowo Tetapkan Status Bencana Nasional untuk Karhutla

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Prabowo Pilih Prof Satyawan Jadi Kepala BPGMN, Bakal Dilantik Pekan Depan

Prabowo Pilih Prof Satyawan Jadi Kepala BPGMN, Bakal Dilantik Pekan Depan

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:18 WIB

Terkini

Karhutla Tanjung Puting Jadi Perhatian Khusus, Prabowo Siapkan Anggaran Rp 2 Miliar

Karhutla Tanjung Puting Jadi Perhatian Khusus, Prabowo Siapkan Anggaran Rp 2 Miliar

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:08 WIB

Ally, Film Animasi Perdana Sutradara Bong Joon Ho, Bersiap Tayang Juli 2027

Ally, Film Animasi Perdana Sutradara Bong Joon Ho, Bersiap Tayang Juli 2027

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:05 WIB

24 Tahun Bom Bali, Kenangan dan Doa untuk 202 Korban

24 Tahun Bom Bali, Kenangan dan Doa untuk 202 Korban

Foto | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Bukan Lagi Anomali, Pakar UGM Sebut Cuaca Ekstrem Jadi Kenormalan Baru

Bukan Lagi Anomali, Pakar UGM Sebut Cuaca Ekstrem Jadi Kenormalan Baru

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:00 WIB

5 Pelembap Tanpa AHA BHA untuk Kulit Sensitif Pasca Peeling, Penyelamat Skin Barrier

5 Pelembap Tanpa AHA BHA untuk Kulit Sensitif Pasca Peeling, Penyelamat Skin Barrier

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:39 WIB

6 Aturan Posisi Tempat Tidur untuk Menjaga Kualitas Tidur Menurut Feng Shui

6 Aturan Posisi Tempat Tidur untuk Menjaga Kualitas Tidur Menurut Feng Shui

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:25 WIB

Tablig Akbar di Monas, Ribuan Jemaah Panjatkan Doa untuk Indonesia

Tablig Akbar di Monas, Ribuan Jemaah Panjatkan Doa untuk Indonesia

Foto | Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Bidik Potensi Ekonomi Banyumas, Bank BSN Resmikan KC Purwokerto

Bidik Potensi Ekonomi Banyumas, Bank BSN Resmikan KC Purwokerto

Foto | Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:00 WIB

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Kalbar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

×