-
Yayasan GSN membagikan 130 becak listrik gratis untuk pengayuh becak di Kabupaten Bogor.
-
Armada becak listrik ramah lingkungan ini diproduksi langsung oleh perusahaan manufaktur PT Pindad.
-
Bantuan bertujuan mempermudah aktivitas mencari nafkah sekaligus menghemat tenaga fisik para penarik becak.
Suara.com - Ratusan penarik becak di Kabupaten Bogor kini beralih menggunakan armada bertenaga daya listrik buatan dalam negeri untuk menunjang kerja harian mereka. Langkah moderenisasi transportasi roda tiga ini menyasar pengayuh becak konvensional guna menghemat tenaga fisik saat mencari nafkah.
Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional membagikan 130 unit becak listrik secara gratis di Alun-Alun Kabupaten Bogor pada Sabtu (17/10/2026) lalu.
Teknologi kendaraan ramah lingkungan yang diserahkan ini dirancang langsung oleh produsen pertahanan nasional, PT Pindad.
Keterlibatan manufaktur negara tersebut menjamin kualitas dan ketahanan mesin untuk operasional harian para pengayuh.
Kehadiran unit ini langsung menyedot perhatian warga karena diproduksi oleh pabrikan yang sama dengan pembuat kendaraan dinas kenegaraan.
Hal itu memberikan kebanggaan tersendiri bagi para penerima manfaat di lapangan.
Ketua Umum Yayasan GSN, Nanik S. Deyang, menegaskan kualitas kendaraan roda tiga berbasis baterai ini tidak kalah dari armada eksklusif lainnya.
Kualitas rakitannya setara dengan kendaraan taktis dan mobil resmi pimpinan negara.
“Naik becak ini, sama dengan naik mobil presiden,” ujar Nanik dalam video Instagram @metrobogor.
Mantan Ketua Badan Gizi Nasional itu menjelaskan bahwa keterlibatan PT Pindad membawa standar manufaktur tinggi pada armada roda tiga ini. Perusahaan tersebut terkenal memproduksi armada Maung hingga Garuda yang dipakai Presiden Prabowo Subianto.
Bantuan alat transportasi modern ini disalurkan secara spesifik kepada 130 pengayuh becak konvensional yang selama ini mengandalkan tenaga fisik. Pemberian ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas serta menjaga kesehatan para pekerja usia lanjut.