Respons Polemik Ijazah Gibran, PKS Tugaskan Fraksi DPR Jajaki Langkah Politik di Senayan

Dwi Bowo Raharjo, Adiyoga Priyambodo

Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:21 WIB
Respons Polemik Ijazah Gibran, PKS Tugaskan Fraksi DPR Jajaki Langkah Politik di Senayan
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (tengah). [ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso]
baca 10 detik
  • Sekjen PKS menyatakan fraksinya di DPR ditugaskan menindaklanjuti aspirasi publik terkait polemik ijazah Gibran.
  • Presiden PKS Al Muzammil Yusuf menegaskan kesiapan partainya menjadi jembatan aspirasi masyarakat untuk merespons putusan Mahkamah Konstitusi pada Senin, 19 Oktober 2026 di Jakarta.
  • PKS akan membahas potensi langkah politik di DPR bersama fraksi lain menyesuaikan situasi dan kondisi pada masa sidang mendatang.

Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muhammad Kholid, merespons langkah Presiden PKS Al Muzammil Yusuf yang menyatakan siap menjadi jembatan aspirasi masyarakat terkait polemik ijazah Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka.

Kholid mengungkapkan, bahwa pihak pimpinan partai telah memberikan arahan khusus kepada jajaran wakil rakyat di Senayan untuk menindaklanjuti hal tersebut.

"Presiden PKS menugaskan Fraksi DPR RI untuk membangun komunikasi dengan fraksi-fraksi lainnya. Kita tentu perlu menjajaki pandangan dan sikap fraksi lainnya," ujar Kholid saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (20/10/2026).

Saat ditanya mengenai kemungkinan langkah politik Fraksi PKS seperti mendorong pembentukan hak angket atau hak menyatakan pendapat di DPR, Kholid menjelaskan, bahwa dinamika tersebut akan berkembang seiring masuknya masa sidang mendatang.

"Saat ini DPR RI lagi reses, insyaallah nanti masa sidang berikutnya akan kita lihat situasi dan kondisinya," jelasnya.

Kholid menegaskan, komitmen partainya untuk terus mengawal dan menyalurkan suara masyarakat di lembaga legislatif.

"Prinsipnya, PKS menjadi jembatan aspirasi masyarakat, artinya aspirasi ini akan kami perjuangkan di DPR," pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Al Muzammil Yusuf, menyoroti putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait polemik ijazah Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka. PKS sendiri menyinggung persoalan ini sebagai "ijazah gate".

Hal tersebut disampaikannya dalam pidato politik pada acara Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) PKS di Jakarta, Senin (19/10/2026) malam.

baca juga

Al Muzammil menegaskan, bahwa PKS menghormati putusan MK yang bersifat final dan mengikat, tetapi menekankan pentingnya menjadikan momen ini sebagai bahan evaluasi untuk pemilu ke depan.

"Kejadian penting juga yang baru kita saksikan. Putusan MK terkait ijazah gate. Ini kita jadikan pintu gerbang evaluasi ke depan pemilu kita. Kita hormati putusan lembaga negara yang final dan mengikat," kata Muzzamil.

Menurutnya, di balik putusan MK tersebut ada persoalan. Terlebih PKS banyak didatangi rakyat yang protes agar partai mengambil sikap di DPR RI.

"Dan di dalamnya jelas terselip satu persoalan yang sekarang rakyat banyak datang bertanya, protes, termasuk mendatangi kita. Meminta diselesaikan, diproses lebih lanjut di DPR secara hukum dan konstitusional," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa polemik ini berkaitan erat dengan rasa keadilan publik serta kesetaraan di mata hukum dan pemerintahan.

Oleh karena itu, PKS menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi dan mengawal suara masyarakat di parlemen.

"PKS memandang polemik ijazah gate menyangkut rasa keadilan publik. Adanya perlakuan yang tidak sama di dalam hukum dan pemerintahan. PKS siap menjadi jembatan aspirasi publik," katanya.

"Demokrasi harus bergerak menuju meritokrasi. Setiap anak bangsa memiliki kesempatan yang sama untuk memimpin dengan modal integritas dan kompetensi, bukan dispensasi. Pemilu harus jurdil," lanjut dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Santai Hadapi Isu Ijazah Palsu, Jokowi: Ada Penumpang Gelap dan Operasi Politik!

Santai Hadapi Isu Ijazah Palsu, Jokowi: Ada Penumpang Gelap dan Operasi Politik!

Video | Senin, 19 Oktober 2026 | 09:13 WIB

Pansus Ijazah Gibran Menggelinding, Siapa Elite Politik yang Paling Diuntungkan?

Pansus Ijazah Gibran Menggelinding, Siapa Elite Politik yang Paling Diuntungkan?

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:29 WIB

Polemik Ijazah Palsu Buat Elektabilitas Gibran Tergerus? SMRC: Besok Kita Rilis Datanya

Polemik Ijazah Palsu Buat Elektabilitas Gibran Tergerus? SMRC: Besok Kita Rilis Datanya

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:25 WIB

Pansus Ijazah Gibran: Siapa yang Diuntungkan Jika Kursi Wapres Kosong?

Pansus Ijazah Gibran: Siapa yang Diuntungkan Jika Kursi Wapres Kosong?

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Data: Mayoritas Suara Warganet X Positif soal Isu Ijazah Gibran, Lho Kenapa?

Data: Mayoritas Suara Warganet X Positif soal Isu Ijazah Gibran, Lho Kenapa?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:12 WIB

Terkini

Respons Polemik Ijazah Gibran, PKS Tugaskan Fraksi DPR Jajaki Langkah Politik di Senayan

Respons Polemik Ijazah Gibran, PKS Tugaskan Fraksi DPR Jajaki Langkah Politik di Senayan

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:21 WIB

Marak Perundungan Anak, DPR Usul UU Khusus Tapi KPAI Beri Catatan Ini

Marak Perundungan Anak, DPR Usul UU Khusus Tapi KPAI Beri Catatan Ini

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Budaya Produktivitas & Tekanan Hidup Selalu Cepat: Bolehkah Kita Melambat?

Budaya Produktivitas & Tekanan Hidup Selalu Cepat: Bolehkah Kita Melambat?

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Paket Serum dan Moisturizer Lokal Murah Under Rp50 Ribu, Cek 3 Rekomendasinya

Paket Serum dan Moisturizer Lokal Murah Under Rp50 Ribu, Cek 3 Rekomendasinya

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:18 WIB

Kritik Pusham UII: Punya Kementerian HAM tapi Kasus HAM Berat Mandek!

Kritik Pusham UII: Punya Kementerian HAM tapi Kasus HAM Berat Mandek!

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:18 WIB

Asap Picu ISPA, Ruang Rawat RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh Penuh

Asap Picu ISPA, Ruang Rawat RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh Penuh

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:17 WIB

Gaji Naik, Gaya Hidup Ikut Melonjak: Mengapa Kita Sulit Menambah Tabungan?

Gaji Naik, Gaya Hidup Ikut Melonjak: Mengapa Kita Sulit Menambah Tabungan?

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:15 WIB

Sinopsis Motherland, Drama Thailand Terbaru Pon Nawasch dan Eisaya Hosuwan

Sinopsis Motherland, Drama Thailand Terbaru Pon Nawasch dan Eisaya Hosuwan

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:15 WIB

5 Parfum Scarlett untuk Pria yang Wanginya Tahan Lama, Bisa Awet hingga 16 Jam

5 Parfum Scarlett untuk Pria yang Wanginya Tahan Lama, Bisa Awet hingga 16 Jam

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:15 WIB

3 Paket Skincare 3-in-1 Murah Viva Cosmetics, Ada Acne Care hingga Anti Aging

3 Paket Skincare 3-in-1 Murah Viva Cosmetics, Ada Acne Care hingga Anti Aging

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:15 WIB

×