Kata "Bismillah" Populer di Demo Prancis Hingga ke Belgia dan Italia, Apa Artinya?

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:23 WIB
Kata "Bismillah" Populer di Demo Prancis Hingga ke Belgia dan Italia, Apa Artinya?
Mirip Indonesia, Bendera One Piece Jadi Simbol Perlawanan Anak Muda Prancis Lawan Rezim [Istimewa]
baca 10 detik
  • Slogan viral di Snapchat memicu gelombang aksi unjuk rasa pelajar Prancis hingga meluas ke Eropa.

  • Para siswa menduga pesan asing bahasa gaul tersebut berasal dari polisi yang menyamar di grup obrolan.

  • Aksi protes berakar dari ketidakpuasan atas kondisi fasilitas sekolah dan ketimpangan sosial di kawasan suburban.

Suara.com - Sebuah pesan singkat "Bismillah" di aplikasi Snapchat memicu gelombang demonstrasi puluhan ribu pelajar yang meluas dari Prancis hingga ke Belgia dan Italia. Kalimat yang terdengar 'aneh' di Eropa tersebut mendadak viral di media sosial setelah marak dipakai dalam poster aksi unjuk rasa serta disuarakan oleh aktivist lingkungan Greta Thunberg.

Ungkapan misterius itu muncul pertama kali saat para siswa sedang mengordinasikan aksi penutupan sekolah melalui grup percakapan daring. Fenomena unik ini menandai bentuk perlawanan generasi muda terhadap dugaan penyusupan aparat keamanan dalam komunikasi internal mereka.

"Hai, Bismillah gelap. Kapan blokadenya?" bunyi pesan dari akun bernama "Mamadou" yang dilengkapi emoji bendera Aljazair, dikutip dari Euronews.

Massa demonstran membakar gedung kantor pemerintah di Prancis selama demo anarkis akhir pekan. Massa juga menjarah toko-toko mewah. (Foto/EU Today)
Massa demonstran membakar gedung kantor pemerintah di Prancis selama demo anarkis akhir pekan. Massa juga menjarah toko-toko mewah. (Foto/EU Today)

Secara harfiah kata "Bismillah" berarti "dengan menyebut nama Allah" yang sering dipakai sebagai ungkapan memulai sesuatu, sementara "c’est les ténèbres" bermakna "ini adalah kegelapan" atau situasi yang sangat buruk.

Penggabungan kedua istilah tersebut menghasilkan kalimat absurd yang justru digunakan para siswa untuk mengejek pihak luar yang gagal meniru gaya bahasa gaul mereka.

Kombinasi bahasa Arab, bahasa gaul jalanan, dan simbol negara yang terkesan kaku langsung menimbulkan kecurigaan di kalangan remaja. Para murid menyimpulkan bahwa pengirim pesan tersebut adalah aparat kepolisian yang menyamar menjadi remaja demi menyusup ke dalam grup protes rahasia.

Kebenaran mengenai pemilik asli akun penyamar tersebut hingga kini belum terverifikasi secara independen oleh pihak berwenang. Kementerian Dalam Negeri maupun kepolisian Prancis memilih untuk tidak memberikan komentar resmi terkait foto tangkapan layar yang beredar luas tersebut.

Sejumlah pengguna internet mengklaim berhasil melacak titik lokasi akun-akun mencurigakan tersebut berada di sekitar markas kepolisian. Kendati demikian, sebagian foto tangkapan layar yang tersebar di jejaring sosial diduga merupakan hasil rekayasa atau sekadar parodi.

Gelombang protes ini pertama kali pecah di Créteil pada 18 September lalu sebelum akhirnya menjalar ke berbagai wilayah di seluruh negeri. Para murid menyuarakan keresahan atas durasi belajar yang terlalu panjang, ruang kelas yang penuh sesak, fasilitas rusak, hingga krisis tenaga pengajar.

baca juga

Sekitar 400 sekolah terpaksa menghentikan kegiatan belajar mengajar akibat pemblokiran jalan oleh para siswa pada 2 Oktober. Masalah ini berdampak sangat parah di kawasan pinggiran kota yang dihuni masyarakat kelas pekerja dan kelompok minoritas.

Aksi mogok siswa ini kemudian menyatu dengan demonstrasi nasional terkait biaya hidup yang berujung pada kerusuhan serta penjarahan besar. Penggunaan kata unik tersebut lantas melintasi batas negara dan muncul dalam aksi solidaritas pelajar di Brussel, Bologna, Milan, hingga Berlin.

Isu keprihatinan pendidikan ini berakar dari ketimpangan fasilitas sekolah di wilayah pinggiran kota yang dihuni mayoritas warga berpenghasilan rendah. Akumulasi kekecewaan terhadap sistem pendidikan formal tersebut akhirnya meledak menjadi gerakan sosial berskala internasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bawa Keranda Bertuliskan Keadilan, Mahasiswa Jayabaya Kritik Dua Tahun Prabowo-Gibran

Bawa Keranda Bertuliskan Keadilan, Mahasiswa Jayabaya Kritik Dua Tahun Prabowo-Gibran

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:14 WIB

Tembus Penjagaan, Spanduk Protes 2 Tahun Rezim Prabowo Berkibar di Monumen Tugu Tani

Tembus Penjagaan, Spanduk Protes 2 Tahun Rezim Prabowo Berkibar di Monumen Tugu Tani

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:38 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa dan Warga Gelar Aksi di Tugu Tani

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa dan Warga Gelar Aksi di Tugu Tani

Foto | Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:30 WIB

Terkini

Respons Inisiatif PKS Soal Ijazah Gibran, Komarudin PDIP: Dulu Saya Bicara Malah Dibully

Respons Inisiatif PKS Soal Ijazah Gibran, Komarudin PDIP: Dulu Saya Bicara Malah Dibully

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:23 WIB

Kata "Bismillah" Populer di Demo Prancis Hingga ke Belgia dan Italia, Apa Artinya?

Kata "Bismillah" Populer di Demo Prancis Hingga ke Belgia dan Italia, Apa Artinya?

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:23 WIB

Syuting Tahun Depan! Along with the Gods Resmi Berlanjut ke Film Ketiga

Syuting Tahun Depan! Along with the Gods Resmi Berlanjut ke Film Ketiga

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Usut Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB yang Seret Prajurit Aktif, KPK Surati Panglima TNI

Usut Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB yang Seret Prajurit Aktif, KPK Surati Panglima TNI

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:17 WIB

Demo di DPRD DIY Berakhir Ricuh, Mahasiswa yang Diamankan Diantar Pulang Polisi Dini Hari

Demo di DPRD DIY Berakhir Ricuh, Mahasiswa yang Diamankan Diantar Pulang Polisi Dini Hari

Jogja | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:17 WIB

Cinta atau Takhta? Intrik Keluarga Hartono dalam Novel Rare Karya Ceci

Cinta atau Takhta? Intrik Keluarga Hartono dalam Novel Rare Karya Ceci

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:15 WIB

Cara Kerja Mitsubishi New Xforce HEV Tembus 1.000 Km Sekali Pengisian BBM

Cara Kerja Mitsubishi New Xforce HEV Tembus 1.000 Km Sekali Pengisian BBM

Otomotif | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:15 WIB

Modus Kijang Angkut Ratusan Liter BBM Subsidi di Lampung Barat Terbongkar

Modus Kijang Angkut Ratusan Liter BBM Subsidi di Lampung Barat Terbongkar

Lampung | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:11 WIB

KPK Ungkap Pengadaan Tenda hingga Perahu Karet dalam Kasus Korupsi Dana Bencana BNPB

KPK Ungkap Pengadaan Tenda hingga Perahu Karet dalam Kasus Korupsi Dana Bencana BNPB

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:07 WIB

Sepatu Adidas, Nike dan HOKA, Mana yang Lebih Bagus Buat Daily Run?

Sepatu Adidas, Nike dan HOKA, Mana yang Lebih Bagus Buat Daily Run?

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:06 WIB

×