- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersitegang dengan warga Ciamis karena diminta melewati jalan rusak pada saat kejadian.
- Dedi menyatakan penolakan terhadap pengubahan rute secara sepihak dan menegaskan perbaikan jalan tersebut merupakan wewenang Kabupaten Ciamis.
- Pemerintah berencana menganggarkan dana sebesar Rp16 miliar untuk perbaikan jalan rusak yang telah terbengkalai sejak tahun 2012 tersebut.
Suara.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjadi sorotan setelah video dirinya bersitegang dengan warga Desa Cintajaya, Kabupaten Ciamis, viral di media sosial.
Kemarahan Dedi Mulyadi ini bahkan sampai jadi sorotan media negara tetangga, Malaysia.
Salah satu media Malaysia, Sinar Harian dalam laporannya menyebut Dedi Mulyadi naik pitam karena lewat jalan rusak.
"Gabenor naik angin dipaksa lalu jalan rosak," tulis judul pemberitaan media Malaysia tersebut.
"Warga melakukan aksi tersebut karena jalan di desa mereka tak kunjung diperbaiki. Mereka ingin Dedi melihat langsung kerusakan jalan yang selama ini mengganggu aktivitas masyarakat," ulas Sinar Harian.
![Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat Jawa Barat dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Senin (17/8/2026). [Reza Deny/Harapanrakyat]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/17/45400-gubernur-jawa-barat-dedi-mulyadi.jpg)
Dedi menegaskan, persoalan jalan rusak tidak bisa menjadi alasan bagi warga untuk mengubah rute rombongannya secara sepihak tanpa persetujuan.
Ia juga menjelaskan bahwa jalan di Desa Cintajaya tersebut berada di bawah kewenangan Pemerintah Kabupaten Ciamis, bukan tanggung jawab langsung Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Penjelasan itu tidak serta-merta meredakan perdebatan di media sosial.
Sejumlah warganet mempertanyakan reaksi Dedi terhadap masyarakat yang berupaya menyampaikan keluhan mengenai kondisi infrastruktur di daerah mereka.
Dedi kemudian menjelaskan bahwa dirinya tidak menolak kritik dari masyarakat.
Menurutnya, yang ia persoalkan adalah cara warga menyampaikan aduan tersebut.
Jalan Rusak Sejak 2012, Perbaikan Diproyeksikan pada 2027
Di tengah polemik tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyebut jalan di Desa Cintajaya telah mengalami kerusakan sejak 2012.
Pemerintah Kabupaten Ciamis kini diminta menyiapkan anggaran untuk perbaikan jalan pada 2027.
Biaya perbaikan diperkirakan mencapai Rp16 miliar. Anggaran tersebut diperuntukkan bagi perbaikan jalan kabupaten dan jalan desa di kawasan tersebut.
Kasus ini kembali menyoroti persoalan infrastruktur daerah yang belum terselesaikan selama bertahun-tahun.
"Di sisi lain, viralnya video tersebut memunculkan perdebatan mengenai cara pejabat merespons keluhan warga dan pentingnya komunikasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat," tutup media Malaysia itu.