Syahganda Bantah Pemerintah Takedown Konten Kritik di Media Sosial

Vania Rossa, Novian Ardiansyah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 14:37 WIB
Syahganda Bantah Pemerintah Takedown Konten Kritik di Media Sosial
Kepala Bakom RI Syahganda Nainggolan di Local Media Summit 2026 yang diinisiasi Suara.com dan IMX di Manhattan Hotel Jakarta, Kamis (22/10/2026). (Suara.com/Novian)
baca 10 detik
  • Kepala Bakom RI Syahganda Nainggolan membantah tudingan bahwa pemerintah aktif melakukan patroli siber serta penghapusan konten kritik di media sosial.
  • Pernyataan tersebut disampaikan Syahganda Nainggolan dalam acara Local Media Summit 2026 yang berlangsung di Manhattan Hotel, Jakarta, pada Kamis (22/10/2026).
  • Pemerintah tetap bertindak apabila ditemukan konten pelanggaran norma, khususnya unggahan tidak pantas yang merusak kehormatan Presiden Prabowo Subianto.

Suara.com - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) Syahganda Nainggolan membantah anggapan bahwa pemerintah kerap menurunkan atau melakukan takedown terhadap konten di media sosial, termasuk unggahan yang berisi kritik dan masukan.

Menurut Syahganda, pemerintah tidak melakukan patroli siber untuk membatasi kebebasan masyarakat dalam menyampaikan pendapat di ruang digital. Hal itu disampaikannya untuk merespons keluhan sejumlah pihak yang merasa konten mereka terkena patroli siber hingga dihapus dari media sosial.

"Ya, banyak sekarang teman-teman yang mengeluh, 'Kenapa kita kena patroli siber? Kenapa kita di-takedown?' Padahal sebenarnya pemerintah tidak melakukan itu," kata Syahganda dalam acara Local Media Summit 2026 di Manhattan Hotel, Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Ia menjelaskan, pemerintah pada prinsipnya tidak melakukan pembatasan digital. Namun, Syahganda menyebut pemerintah tetap berkepentingan menjaga kehormatan kepala negara apabila terdapat konten yang dinilai melanggar norma yang berlaku di Indonesia.

Ia mencontohkan penggunaan foto Presiden Prabowo Subianto yang dinilai tidak pantas di media sosial. Menurutnya, pemerintah perlu menjaga kehormatan Presiden dalam situasi tersebut.

"Hanya memang kalau dia masuk pada pelanggaran norma-norma yang berlaku di Indonesia, misalkan kalau Bapak Presiden foto-fotonya di-kapitalisasi yang kurang senonoh dan lain-lain dibuat seperti itu, itu kan tentu pemerintah menjaga kehormatan Bapak Presiden," ujarnya.

Syahganda kembali menegaskan bahwa upaya tersebut, menurutnya, bukan bentuk pembatasan terhadap aktivitas masyarakat di ruang digital.

"Jadi bukan kita melakukan satu pembatasan. Jadi ada pertanyaan dari media kemarin saya lupa, apakah benar ada pembatasan digital? Kita sejatinya tidak melakukan pembatasan digital," kata Syahganda.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah munculnya keluhan dari sejumlah pihak mengenai dugaan pembatasan konten di media sosial. Syahganda menegaskan bahwa pemerintah tidak melakukan pembatasan digital, meski ia menyebut perlunya menjaga norma dan kehormatan kepala negara.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Syahganda Nainggolan Luruskan Pesan Prabowo ke MSCI: Bukan Menantang, tapi Tak Mau Ditekan

Syahganda Nainggolan Luruskan Pesan Prabowo ke MSCI: Bukan Menantang, tapi Tak Mau Ditekan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:21 WIB

Pakar UGM Kritik Polisi Copot Spanduk Greenpeace: Antikritik dan Tebang Pilih

Pakar UGM Kritik Polisi Copot Spanduk Greenpeace: Antikritik dan Tebang Pilih

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:13 WIB

Di Balik Aksi Greenpeace: Sigap Copot Spanduk, Lambat Tangani Karhutla

Di Balik Aksi Greenpeace: Sigap Copot Spanduk, Lambat Tangani Karhutla

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:19 WIB

Terkini

Hidup Mereka di 2 Tahun Prabowo - Gibran: Downgrade Kebutuhan Makan hingga Kuota Internet

Hidup Mereka di 2 Tahun Prabowo - Gibran: Downgrade Kebutuhan Makan hingga Kuota Internet

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 14:52 WIB

Investor Ramai-ramai Desak MSCI Jelaskan Ancaman Kucilkan Indonesia

Investor Ramai-ramai Desak MSCI Jelaskan Ancaman Kucilkan Indonesia

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 14:51 WIB

Triste Tropiques Tayang 25 November, Lee Sin Young Jadi Pembunuh Brutal

Triste Tropiques Tayang 25 November, Lee Sin Young Jadi Pembunuh Brutal

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Forum Bisnis Paten Indonesia 2026, Hubungkan Industri dengan Solusi Teknologi

Forum Bisnis Paten Indonesia 2026, Hubungkan Industri dengan Solusi Teknologi

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 14:49 WIB

Dari Kopdes hingga Dapur MBG, Keterlibatan TNI-Polri Dinilai Berisiko Bagi Warga Sipil

Dari Kopdes hingga Dapur MBG, Keterlibatan TNI-Polri Dinilai Berisiko Bagi Warga Sipil

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 14:43 WIB

PNM Lansiapreneur Buka Peluang bagi Lansia untuk Tetap Berkarya dan Produktif

PNM Lansiapreneur Buka Peluang bagi Lansia untuk Tetap Berkarya dan Produktif

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 14:40 WIB

Posisi Mesin Cuci dan Tempat Jemuran Menurut Feng Shui, Perhatikan agar Energi Seimbang

Posisi Mesin Cuci dan Tempat Jemuran Menurut Feng Shui, Perhatikan agar Energi Seimbang

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 14:40 WIB

Syahganda Bantah Pemerintah Takedown Konten Kritik di Media Sosial

Syahganda Bantah Pemerintah Takedown Konten Kritik di Media Sosial

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 14:37 WIB

Prabowo Menantang MSCI, Duit Asing Kabur Rp576 Miliar dalam Waktu 3 Jam!

Prabowo Menantang MSCI, Duit Asing Kabur Rp576 Miliar dalam Waktu 3 Jam!

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 14:36 WIB

Sisi Gelap Wanita Karier: Jebakan Beban Ganda di Balik Kemandirian Finansial

Sisi Gelap Wanita Karier: Jebakan Beban Ganda di Balik Kemandirian Finansial

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 14:30 WIB

×