Peringati Hari Santri, Siswa Sekolah Rakyat Tampilkan Puisi tentang Mimpi dan Perjuangan

Fabiola Febrinastri, Tantri Amela Iskandar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:40 WIB
Peringati Hari Santri, Siswa Sekolah Rakyat Tampilkan Puisi tentang Mimpi dan Perjuangan
Yasmin Firdausy, saat dia membacakan puisi bertajuk ‘Dari Bumi Kiai Bisri, Kami Menggapai Mimpi’ di Aula SRT 1 Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Kamis (22/10/2026). (Dok: Kemensos)

Suara.com - Air mata tak dapat dibendung oleh Yasmin Firdausy, saat dia membacakan puisi bertajuk ‘Dari Bumi Kiai Bisri, Kami Menggapai Mimpi’. Dengan suara lantang dan penuh penghayatan, siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Jombang itu melafalkan bait demi bait puisi yang dipersembahkan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026.

Di hadapan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Yasmin menunjukkan peningkatan kepercayaan diri meskipun belum genap tiga bulan menjalani pendidikan di Sekolah Rakyat.

“Bapak Presiden Prabowo Subianto, mungkin Bapak tidak mengenal namaku, mungkin Bapak tak pernah bertemu emak dan bapakku. Tetapi kebijakan Bapak telah mengetuk pintu rumahku,” ujar Yasmin dengan suara bergetar saat membacakan puisi di Aula SRT 1 Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Kamis (22/10/2026).

Selain Yasmin, sejumlah siswa lainnya juga menunjukkan kemampuan mereka melalui berbagai penampilan, mulai dari baris-berbaris variasi, tari tradisional remo, karate, pidato dalam empat bahasa, hingga yang cukup menarik perhatian, yaitu paduan suara.

Sejumlah peserta tampak turut berdiri dan mengepalkan tangan sembari bernyanyi bersama ketika para siswa membawakan lagu ‘Mars Hari Santri Nasional’.

Dalam acara yang juga dihadiri orang tua siswa dan pilar-pilar sosial tersebut, Gus Ipul menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kesempatan berharga untuk melihat perkembangan para siswa yang telah menjalani pendidikan di Sekolah Rakyat, baik yang mulai bersekolah sejak tahun lalu maupun tahun ini.

“Perlu saya sampaikan, kondisi siswa Sekolah Rakyat pada saat masuk itu beragam. Beragam kapasitasnya, beragam budaya dan kebiasaannya, beragam kemampuan akademiknya, serta beragam pula kondisi kesehatannya. Jadi, keberagaman ini memerlukan proses agar mereka bisa saling beradaptasi,” kata Gus Ipul saat ditemui usai kegiatan.

Gus Ipul mengungkapkan bahwa hingga saat ini Sekolah Rakyat telah menjangkau sekitar 44 ribu siswa di seluruh Indonesia. Sementara itu, sekitar 300 siswa di antaranya menempuh pendidikan di SRT 1 Kabupaten Jombang.

“Seperti kita ketahui, Sekolah Rakyat di Jombang ini mulai dirintis tahun lalu, 2025, dengan menggunakan gedung sementara di Mojoagung. Hari ini, kita pindah ke gedung permanen,” ujar Gus Ipul.

baca juga

Lebih lanjut, Gus Ipul menyampaikan bahwa penampilan para siswa SRT 1 Kabupaten Jombang di atas panggung menjadi salah satu contoh perkembangan mereka setelah menjalani pendidikan di Sekolah Rakyat. Para siswa dinilai menjadi lebih percaya diri, disiplin, dan mandiri.

Senada dengan Gus Ipul, para orang tua siswa juga merasakan perubahan positif pada anak-anak mereka. Salah satunya Ichwatul Ulumiyah, orang tua Yasmin. Ia mengungkapkan bahwa meskipun anaknya belum lama menjalani pendidikan di Sekolah Rakyat, kepercayaan dirinya telah meningkat pesat.

“Alhamdulillah, tambah sehat, tambah pede. Sebelumnya, kurang pede kalau di rumah,” kata Ichwatul.

Hal serupa disampaikan Yuli Prastiana, orang tua Andin Valentina, siswa kelas VII SRT 1 Kabupaten Jombang. Yuli mengatakan bahwa selama satu tahun mengenyam pendidikan di Sekolah Rakyat, anaknya menjadi lebih rajin beribadah dan belajar.

“Selama satu tahun, perkembangannya membaik, salat rajin, tambah pintar. Harapannya supaya jadi anak yang sukses,” ujar Yuli.

Menutup acara, Gus Ipul berpesan kepada para orang tua agar terus mendukung dan mengawal program Sekolah Rakyat sehingga anak-anak mereka mampu menggapai cita-cita sesuai dengan keinginan dan potensi masing-masing, baik yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi maupun yang ingin bekerja.

“Bagi yang ingin kuliah dan memiliki kemampuan akademik, nanti akan melanjutkan kuliah dengan dibiayai oleh pemerintah, selama kemampuan akademiknya mencukupi. Namun, kalau tidak ingin kuliah, boleh langsung bekerja. Nanti bisa menjadi pekerja terampil di dalam negeri atau luar negeri,” pungkasnya.

Sebagai informasi, kegiatan ini turut dihadiri Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial Supomo, Inspektur Jenderal Kementerian Sosial Dody Sukmono, jajaran Staf Khusus dan Tenaga Ahli Menteri Sosial, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Jombang Syaiful Anwar, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Jombang, serta pejabat terkait lainnya.

Berikut versi lengkap puisi yang dibacakan oleh Yasmin Firdausy:

Dari Bumi Kiai Bisri, Kami Menggapai Mimpi

Gus Dur pernah berpesan,

“Memuliakan manusia berarti memuliakan Penciptanya.”

Pesan itu sederhana,
tetapi begitu dalam maknanya.

Sebab setiap manusia berharga,
setiap anak memiliki hak yang sama,
dan setiap mimpi layak diberi kesempatan.

Aku berdiri di sini,
di Jombang, bumi para kiai,
tanah tempat KH Hasyim Asy’ari menanamkan cinta negeri,
tanah tempat KH Wahab Hasbullah menanam keteladanan,
Dan tanah tempat KH Bisri Syansuri mengajarkan arti kemanusiaan.

Di sini, dari Tebuireng hingga Denanyar,
doa-doa dipanjatkan,
ilmu diwariskan,
dan cinta Tanah Air terus dinyalakan.

Tetapi izinkan aku bercerita…

Aku hanyalah anak dari keluarga sederhana.

Emak, Bapakku mungkin tak punya banyak harta untuk diwariskan,
tetapi mereka tak pernah kehabisan doa untuk masa depanku.

Lalu sebuah pintu terbuka.

Namanya…
SEKOLAH RAKYAT!

Di sinilah aku menemukan jawaban.

Di sini aku belajar,
di sini aku tumbuh,
di sini aku mulai percaya,

Bahwa masa depan tidak ditentukan oleh seberapa kaya orang tua kita, tetapi oleh seberapa kuat kita berusaha!

Bapak Presiden Prabowo Subianto,

Mungkin Bapak tidak mengenal namaku.
Mungkin Bapak tak pernah bertemu emak dan bapakku.

Tetapi kebijakan Bapak
telah mengetuk pintu rumahku.

Mengubah kecemasan menjadi harapan,
mengubah keraguan menjadi keberanian.

Bapak Presiden,

Terima kasih telah melihat kami,
anak-anak yang mungkin selama ini tak terlihat.

Terima kasih telah memberi kami kesempatan
untuk mengubah garis kehidupan.

Dan hari ini,
Dari Jombang, Bumi Para Kiai,
Kami Mengucapkan…
Selamat Hari Santri 2026!
Semoga Semangat Para Ulama Dan Santri Terus Menyala!

Dari Bumi Tempat Kiai Bisri Syansuri, Kami Kini Menggapai Mimpi!
Jayalah Santri! Jayalah Indonesia! ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wamensos Dukung Rencana Pembangunan Sekolah Rakyat di Hulu Sungai Utara

Wamensos Dukung Rencana Pembangunan Sekolah Rakyat di Hulu Sungai Utara

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:24 WIB

Gus Ipul Laporkan Kinerja Dua Tahun Kemensos dalam Sidang Kabinet di Istana

Gus Ipul Laporkan Kinerja Dua Tahun Kemensos dalam Sidang Kabinet di Istana

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:32 WIB

MBG hingga Rumah Subsidi, Prabowo-Gibran Dorong Pembangunan yang Lebih Dekat dengan Rakyat

MBG hingga Rumah Subsidi, Prabowo-Gibran Dorong Pembangunan yang Lebih Dekat dengan Rakyat

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:57 WIB

Sekolah Rakyat Putus Rantai Kemiskinan, Anak Belajar Orang Tua Diberdayakan

Sekolah Rakyat Putus Rantai Kemiskinan, Anak Belajar Orang Tua Diberdayakan

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:38 WIB

Persiapan Sekolah Rakyat Permanen Bergerak, 2 Daerah Siapkan Lahan

Persiapan Sekolah Rakyat Permanen Bergerak, 2 Daerah Siapkan Lahan

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:28 WIB

Kemensos dan CIMA Bahas Rencana Kolaborasi Fasilitasi Lulusan Sekolah Rakyat di Industri Maritim

Kemensos dan CIMA Bahas Rencana Kolaborasi Fasilitasi Lulusan Sekolah Rakyat di Industri Maritim

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 17:54 WIB

Terkini

Peringati Hari Santri, Siswa Sekolah Rakyat Tampilkan Puisi tentang Mimpi dan Perjuangan

Peringati Hari Santri, Siswa Sekolah Rakyat Tampilkan Puisi tentang Mimpi dan Perjuangan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:40 WIB

4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas

4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:40 WIB

KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Kasus BPPJPN Sumut, 1 Mangkir dari Panggilan

KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Kasus BPPJPN Sumut, 1 Mangkir dari Panggilan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:33 WIB

SymWhite 377 vs Tranexamic Acid: Mana yang Lebih Cepat Memudarkan Flek Hitam?

SymWhite 377 vs Tranexamic Acid: Mana yang Lebih Cepat Memudarkan Flek Hitam?

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Kritik Prosedur Pencabutan IUP Kristalin Ekalestari, Haris Azhar: Ada Tata Cara, Ini Negara Hukum!

Kritik Prosedur Pencabutan IUP Kristalin Ekalestari, Haris Azhar: Ada Tata Cara, Ini Negara Hukum!

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:31 WIB

LPSK Serahkan Laporan Restitusi Kasus TPPU PT DSI, 5.102 Korban Berhak Dapat Ganti Rugi Rp1,07 T

LPSK Serahkan Laporan Restitusi Kasus TPPU PT DSI, 5.102 Korban Berhak Dapat Ganti Rugi Rp1,07 T

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:28 WIB

Kemenkeu Beberkan Jurus APBN 2027: Targetkan Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Kemenkeu Beberkan Jurus APBN 2027: Targetkan Ekonomi Tumbuh 6 Persen

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:27 WIB

Dean Zandbergen Batal Jadi WNI, Duo Striker Brazil Justru Bisa Bela Timnas!

Dean Zandbergen Batal Jadi WNI, Duo Striker Brazil Justru Bisa Bela Timnas!

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:25 WIB

Hari Museum Indonesia 2026, Revitalisasi 200 Cagar Budaya Jadi Mercusuar Era Prabowo

Hari Museum Indonesia 2026, Revitalisasi 200 Cagar Budaya Jadi Mercusuar Era Prabowo

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:23 WIB

Krisis Dokter Gigi, 29 Kampus Ditugaskan Buka Fakultas Kedokteran Gigi Baru

Krisis Dokter Gigi, 29 Kampus Ditugaskan Buka Fakultas Kedokteran Gigi Baru

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:20 WIB

×