NTB.Suara.com – Sudah 15 tahun penyanyi cantik nan mungil Yuni Shara masih betah menjanda. Sejak berpisah dengan suami keduanya, Henry Siahaan, Yuni Shara belum menikah lagi. Namun, untuk urusan gairah seksualnya, dia punya cara dalam melampiaskannya meski tanpa lelaki atau suami.
Penyanyi dengan suara emas ini memiliki trauma berat akibat pernikahan pertamanya. Suami pertama Yuni Shara, Raymond Manthey dikatakannya kerap melakukan KDRT terhadapnya.
Pernikahan yang berlangsung pada 1993 itu hanya berjalan 4 bulan. Sejak itu, Yuni Shara kerap ilfeel (hilang perasaan) terhadap lelaki.
"Aku nikah pertama, aku sudah di-KDRT setiap hari. Masih muda dan itu sangat membekas,” kata kakak Krisdayanti ini dalam bincang-bincang di kanal Youtube Deddy Corbuzier.
Kepada Deddy, Yuni menuturkan, ketika dia menikah lagi dengan Henry Siahaan pada 2002 hingga memberinya dua anak laki-laki, Yuni mengaku hampir tidak pernah mencapai klimaks saat berhubungan intim. Dia mengaku tidak pernah menikmati ketika melakukan hubungan suami istri.
"Pura-pura (menikmati hubungan intim, red). Aku nggak tahu rasanya orgasme,” jelas Yuni.
Hubungannya dengan Henry Siahaan kandas pada 2008 saat Henry dipenjara karena kasus korupsi jaringan komunikasi dan alat komunikasi tahun proyek 2001.
Dia sempat berpacaran dengan Raffi Ahmad sejak 2009. Usia mereka terpaut cukup jauh. 15 tahun. Raffi masih berusia 22 tahun, Yuni 37 tahun. Hubungan gagal ke pelaminan.
Pada saat usianya sudah menginjak 40-an tahun tanpa pasangan, Yuni Shara mengaku punya cara untuk memuaskan hasrat seksualnya. Suatu ketika sekitar tahun 2016, atau ketika dia berusia 44 tahun, dia ke Belanda.
Di negeri Kincir Angin, dia mendatangi toko yang menjual alat bantu seks. Dia menanyakan berbagai alat dan cara pengoperasiannya. Akhirnya dia membeli dan menggunakannya.
"Sejak itu (punya sex toys) aku punya teman," ujar dia dalam tayangan 19 Desember 2019 lalu, dikutip NTB.Suara.com Minggu (5/3/2023).
"Dan lu bisa orgasme? (saat pakai sex toys?, red)" tanya Deddy.
Mendapat pertanyaan vular itu, dia mengaku, sex toys yang dibelinya dari Belanda justru sukses membuatnya ke 'puncak'. Dia baru tahu rasanya orgasme, meski tanpa dengan lelaki.
"(Aku) bisa (orgasme)," tandas Yuni begitu mantap menjawab pertanyaan Deddy.
Dia mengatakan, alat bantu seks ini tidak merepotkan. Bisa disimpan dan digunakan kapan saja dia inginkan.