Dedi Mulyadi Kritik Minimnya RS Rujukan di Jabar, Penduduk 3 Kali Bali-Nusra Cuma Punya 1 RSUP

Suara NTB | Suara.com

Rabu, 08 Maret 2023 | 23:44 WIB
Dedi Mulyadi Kritik Minimnya RS Rujukan di Jabar, Penduduk 3 Kali Bali-Nusra Cuma Punya 1 RSUP
Dedi Mulyadi Kritik Jabar Minim RS Rujukan, Jumlah Penduduk 3 Kali Bali-Nusra Cuma Punya 1 RSUP (Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel)

NTB.Suara.com – Anggota DPR RI, Dedi Mulyadi mengkritik minimnya rumah sakit rujukan di Jawa Barat (Jabar). Sebab, Jawa Barat yang memiliki jumlah penduduk 11 kali dari penduduk Bali, ternyata hanya punya 1 Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP).

Diketahui, jumlah penduduk Jawa Barat saat ini mencapai 49,9 juta. Sedangkan jumlah penduduk Bali hanya 4,32 juta.

Saat ini, RSUP Prof Ngoerah (RSUP Sanglah) merupakan RS rujukan untuk warga di Bali-Nusra. Yakni Bali, Nusa Tenggara Barat (5,12 juta jiwa), dan Nusa Tenggara Timur (5,32 juta). Total penduduk di tiga provinsi itu 14,76 juta.

Dengan demikian, jumlah penduduk Provinsi Jawa Barat mencapai 3 kali lebih dari penduduk Bali-Nusra. Walau demikian, Jabar sampai saat ini hanya memiliki 1 RS rujukan atau RSUP Hasan Sadikin di Bandung.

Kondisi ini pun menuai kritik dari Dedi Mulyadi. Di tengah mencari informasi seputar kasus ibu hamil yang akan melahirkan namun meninggal dunia karena ditolak RSUD Ciereng Subang, mantan Bupati Purwakarta dua periode ini menyatakan kritik soal minimnya RS rujukan.

“Apa sih yang ada dalam pikiran saya? Yang ada dalam pikiran saya itu adalah bahwa kita ini mengalami problem layanan. Selalu problemnya adalah rumah sakit rujukan. Bayangin rumah sakit rujukan yang dianggap paling mumpuni di Jawa Barat itu adalah Rumah Sakit Hasan Sadikin. Satu loh untuk melayani seluruh warga Jawa Barat,” kata Kang Dedi dalam tayangan di kanal Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel, Selasa (7/3/2023) dikutip Rabu (8/3/2023).

Dedi Mulyadi menjelaskan, untuk warga yang ada di wilayah Depok, Bogor, Bekasi, Kota Bekasi, Karawang, dan Purwakarta masih bisa ke Jakarta. Namun, kata dia, masih banyak daerah yang terlalu jauh ke RS Hasan Sadikin.

Akan tetapi, kata dia, daerah yang jauh, seperti Banjar, Garut Selatan, Sukabumi, Surade, Jampang Kulon, Cirebon, Kuningan, Majalengka yang jauh jaraknya menuju Hasan Sadikin bagaimana nasibnya.

“Plus lamanya antrian, ingat loh masuk ke situ kalau operasi itu karena jumlah pasiennya membludak bisa ngantri berbulan-bulan untuk operasi saja,” tandas dia.

Lantas, apa solusinya? Kang Dedi menanyakan soal ini. Dia mengatakan, mesti yang bisa dilakukan adalah memanfaatkan anggaran keuangan daerah di Provinsi Jawa Barat untuk bangun rumah sakit rujukan di setiap daerah.

“Manfaatkan anggaran keuangan daerah di Provinsi Jawa Barat untuk bangun rumah sakit rujukan di setiap daerah. Minimal lima kabupaten/ kota itu satu rumah sakit rujukan,” katanya.

Dengan cara itu, kata dia, sehingga tidak terjadi penumpukan pasien pada satu rumah sakit yang tersentral, yang berdampak pada banyak pasien yang mengalami perlambatan pelayanan atau pasien meninggal di perjalanan.

“Ini catatan penting bagi kita semua untuk diarahkan pembangunan ini pada hal yang konstruktif yang bisa dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat yang bersifat pelayanan terutama untuk melayani orang-orang miskin,” tandas Kang Dedi.

Pernyataan Kang Dedi ini pun mendapat komentar positif dari sejumlah netizen yang menulis di kolom komentar kanal youtubenya.

“Suka banget sama cara kepemimpinan pak Hj Dedi Mulyadi, ayoo usulkan presiden dan pemerintah membuat RS rujukan di setiap daerah setidaknya 1 RS yg lengkap untuk melayani masyarakat,” tulis Dea Febriyanti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kang Dedi Mulyadi Datangi Rumah Ibu Melahirkan Meninggal karena Ditolak RSUD Subang: Tak Boleh Tolak Pasien!

Kang Dedi Mulyadi Datangi Rumah Ibu Melahirkan Meninggal karena Ditolak RSUD Subang: Tak Boleh Tolak Pasien!

| Selasa, 07 Maret 2023 | 20:55 WIB

Dear Dedi Mulyadi, Bupati Anne Ratna Gelontorkan Rp15 Miliar untuk Bangun Jalan Lingkar Barat Purwakarta

Dear Dedi Mulyadi, Bupati Anne Ratna Gelontorkan Rp15 Miliar untuk Bangun Jalan Lingkar Barat Purwakarta

| Selasa, 07 Maret 2023 | 05:43 WIB

Kang Dedi Kagum Mak Juwana, Jual Kerupuk untuk Bekal Cucu

Kang Dedi Kagum Mak Juwana, Jual Kerupuk untuk Bekal Cucu

| Minggu, 05 Maret 2023 | 09:19 WIB

Haikal Nangis ke Kang Dedi, Domba untuk Bayar Uang Sekolah dan Perbaiki Rumah Hilang

Haikal Nangis ke Kang Dedi, Domba untuk Bayar Uang Sekolah dan Perbaiki Rumah Hilang

| Sabtu, 04 Maret 2023 | 08:42 WIB

Jalan Kaki Jualan Kerupuk di Pagi Buta, Emak ini Dapat Rejeki Nomplok dari Kang Dedi Mulyadi

Jalan Kaki Jualan Kerupuk di Pagi Buta, Emak ini Dapat Rejeki Nomplok dari Kang Dedi Mulyadi

| Sabtu, 04 Maret 2023 | 08:11 WIB

Dikritik Kang Dedi Mulyadi soal Jalan Kabupaten Purwakarta, Anne Ratna Pamerkan Layanan Warga Ini

Dikritik Kang Dedi Mulyadi soal Jalan Kabupaten Purwakarta, Anne Ratna Pamerkan Layanan Warga Ini

| Jum'at, 03 Maret 2023 | 14:52 WIB

Terkini

Tol Bocimi KM 72 Longsor! Jalur Arah Bogor dan Jakarta Ditutup Sementara

Tol Bocimi KM 72 Longsor! Jalur Arah Bogor dan Jakarta Ditutup Sementara

Jabar | Kamis, 07 Mei 2026 | 00:06 WIB

Identitas Korban Bus ALS di Muratara Mulai Terungkap, Ini Daftar Nama yang Sudah Teridentifikasi

Identitas Korban Bus ALS di Muratara Mulai Terungkap, Ini Daftar Nama yang Sudah Teridentifikasi

Sumsel | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:46 WIB

5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China

5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China

Bogor | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:41 WIB

Bus ALS yang Terbakar di Muratara Ternyata Bawa Motor dan Tabung Gas Elpiji

Bus ALS yang Terbakar di Muratara Ternyata Bawa Motor dan Tabung Gas Elpiji

Sumsel | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:32 WIB

5 Rekomendasi Brand Sepatu Lokal Terbaik yang Sedang Trend di Tahun 2026, Gaya Kamu Auto Naik Level

5 Rekomendasi Brand Sepatu Lokal Terbaik yang Sedang Trend di Tahun 2026, Gaya Kamu Auto Naik Level

Banten | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:32 WIB

5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif

5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif

Jabar | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:22 WIB

Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI

Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI

Sulsel | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:19 WIB

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara

Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara

Sumsel | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:12 WIB

4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan

4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan

Bogor | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:11 WIB