NTB.Suara.com – Nursyah, mertua Arie Kriting atau ibunda Indah Permatasari akhirnya nyerah. Kini dia menutup kolom komentar instagramnya. Dengan demikian, netizen pun menang.
Selama ini, Nursyah memang kerap meladeni celotehan netizen yang menyerang dirinya lewat komentar di Instagram.
Bahkan, hampir setiap celotehan netizen dia balas dengan komentar. Entah tak kenal Lelah, itu berlangsung cukup lama lewat akun Instagram @mustaminnursyah.
Dia kerap berseteru dengan netizenn soal sikapnya terhadap Arie Kriting dan Indah Permatasari. Sejauh ini, perkawinan Arie Kriting dan Indah Permatasari tidak mendapat restu dari Nursyah.
Nursyah juga kerap menuding anaknya sudah dia rawat, biayai, dan besarkan, namun tidak mengikuti kemauannya. Netizen menuding dia tidak ikhlas sebagai ibu.
Pun sikapnya terhadap Arie Kriting dituding netizen lantaran Nursyah memandang kebangsawanan dan harta.
Belakangan ini, Nursyah memang sudah lebih defensive. Ketika mendapat serangan membabi-buta dari netizen, dia kerap menjawab dengan kalimat singkat.
“Terima kasih caciannya,” kata Nursyah
“Terima kasih hinaannya,” lanjut dia lagi dalam komentar balasannya selama ini.
Saat dia mengunggah video saat bernyanyi bersama ibunya lewat Instagram pada Selasa (7/3/2023) dia masih digeruduk komentar netizen.
Namun, pada unggahan terbarunya berupa video dia sedang membasuh kaki ibundanya, kemudian air bekas cuci kaki itu diminumnya pada Kamis (9/3/2023), ternyata kolom komentar sudah ditutup.
Dalam unggahan terbarunya itu dia menulis dengan kata-kata pedas, yang diduga ditujukan untuk netizen yang sering membully-nya.
“Anjing menggonggong kafila berlalu,” tulis ibunda Indah Permatasari ini dalam captionnya.
Peribahasa itu artinya membiarkan orang lain berbicara, mencemooh atau mempergunjingkan. Akan tetapi, orang tersebut tidak menghirauka begitu saja atau membiarkan saja, dan tidak dimasukkan ke hati.
Peribahasa itu juga bisa diartikan orang yang tidak mempedulikan nasihat orang lain atau menganggap nasihat orang seperti gonggongan anjing saja. (*)