NTB.Suara.com - Seorang wanita tuna rungu dengan paras yang cantik dipekerjakan di "lokalisasi" yang disebut-sebut bernama kontrakan Abu.
Gadis manis ini masuk dunia malah setelah berkenalan dengan seorang wanita yang kerap menjemputnya.
Gadis cantik ini dipekerjakan di Kontrakan Abu nomor 12 yang berada di Situ Buleud, Purwakarta, Jawa Barat.
Situ Buleud adalah lokasi tempat berdirinya Taman Air Mancur Sri Baduga yang terkenal dengan keindahan air mancurnya dan menjadi terbesar se-Asia Tenggara yang juga merupakan karya dari Dedi Mulyadi saat menjadi bupati Purwakarta dua periode.
Soal kehidupan malam dan "lokalisasi" kontekaan Abu diungkap oleh ibu dari gadis tuna rungu itu.
"Ada warung jualan sembako. Di sana kalau malam ada yang joged-joged," karanya ketika disambangi Kang Dedi. Kang Dedi menyambangi kediaman gadis tunarungu itu ketika mendapat kabar bahwa si gading sering pergi dari rumah.
Bahkan, baru saja pulang setelah sebulan lebih menghilang dan ternyata ditemukan sang ibu di Kontrakan Abu.
"Saat hilang sudah lapor polisi," terang sang ibu soal anak gadisnya yang berusia 25 tahun yang kini rambutnya sudah di cat merah.
"Waktu saya jemput saya dikerubungi enam orang. Saya bilang kepada mereka akan lapor Pak Dedi Mulyadi. Mereka jawab bilang aja tidak takut," kisah sang ibu.
Baca Juga: Putri Anne Ceritakan Proses Pernikahan Dengan Arya Saloka : KUA Beb
Kang Dedi yang mendapat keterangan seperti itu tampaknya menahan kemarahannya karena tiba-tiba saja Situ Buleud yang sebelumnya bersih.
Kini malah menjadi tempat berdirinya kafe remang-remang berkedok warung sembako. Pada kesempatan itu, Kang Dedi berjanji akan membantu BPJS keluarga tersebut karena anak-anak mereka mengalami cacat fisik. ***