NTB.Suara.com – Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso mengizinkan para pemainnya bermain keras pada kompetisi Liga 1 2023-2024 yang akan bergulir mulai 1 Juli 2023 mendatang.
Hal itu disampaikan Aji Santoso di tengah aktivitas pemusatan latihan tim yang dijalani para pemain Persebaya di Yogyakarta sejak Senin (5/6/2023) lalu.
Aji Santoso mengatakan kepada Bruno Moreira dkk bahwa ia senang apabila Persebaya tampil dengan memperagakan permainan keras.
Akan tetapi keras yang dimaksud pelatih berkacamata itu bukan keras yang menjurus kasar.
Melainkan menunjukkan daya juang tinggi setiap melakoni pertandingan baik kandang maupun tandang.
“Saya ingatkan sama kamu (pemain Persebaya), saya suka main keras,” ujar pelatih asal Kepanjen Kabupaten Malang itu dilansir NTB.Suara.com dari kanal YouTube Persebaya, Senin (12/6/2023).
“Karena sepakbola (olahraga) laki-laki tetapi harus fair jangan ambil kaki dan jangan tendang kaki,” imbuh pelatih berkacamata itu.
Permainan keras memang menjadi identitas tim berjuluk Bajul Ijo sejak ditangani Aji Santoso pada Liga 1 musim 2019 lalu hingga sekarang.
Memperagakan permainan bola-bola pendek dan mengandalkan kecepatan membuat Persebaya menjadi salah satu tim Liga 1 yang selalu menyuguhkan permainan atraktif.
Baca Juga: Kadin Indonesia dan YBLL Dukung Pemberdayaan Petani Bambu di Nusa Tenggara Timur
Apalagi musim ini mereka memiliki pemain-pemain baru yang memiliki karakter permainan keras seperti Yohanes Kandaimu dan gelandang jangkar baru, Ripal Wahyudi.
Ditambah dengan kedatangan bek asing asal Serbia, Dusan Stefanovic yang juga dikenal memiliki permainan keras dalam mengawal lini pertahanan tim yang ia bela khas karakter pemain-pemain asal Serbia yang mengandalkan kekuatan fisik.
Dalam waktu dekat Persebaya akan kembali berujicoba melawan tim selevel yakni Persija Jakarta pada 18 Juni 2023 mendatang.
Sebelumnya Persebaya telah menjajal kekuatan Bali United beberapa waktu lalu dalam laga ujicoba bertajuk Surabaya Game 730. (MF Ifta/*)