NTB.Suara.com - Striker Persebaya Surabaya Paulo Victor asal Brasil masih belum berhasil mencetak gol meskipun klubnya sudah membukukan empat gol dalam dua pertandingan BRI Liga 1 tahun 2003/2004.
Dari dua pertandingan tersebut, Persebaya Surabaya berada di posisi enam klasemen sementara dengan empat poin. Klub berjuluk Bajul Ijo tersebut menang satu kali melawan Persis Solo dengan skor 3-2 dan seri satu kali melawan Barito Putera dengan skor 1-1.
Tidak hanya Paulo Victor, dua striker lainnya juga belum menunjukkan tajinya di depan gawang lawan. Keduanya adalah Wildan Ramadhani, dan Ferdinand Sinaga.
Meskipun tiga penyerang andalannya belum memberikan sumbangan gol, Pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso menilai hal itu bukan masalah pelik. Yang terpenting baginya adalah bisa meraih tiga poin, meskipun gol dicetak bukan oleh pemain penyerang.
Dari empat gol Persebaya di BRI Liga 1 tahun 2023/2024, tiga di antaranya diciptakan oleh Bruno Moreira. Sedangkan satu gol hasil dari bunuh diri pemain Persis Solo.
"Paulo Victor baru bermain sekali dan hanya 45 menit, jadi normal-normal saja. Pertandingan berikutnya harus secepatnya, harus tune in karena tugas utama striker adalah mencetak gol," ujar Aji Santoso.
Ia juga menegaskan bahwa tugas mencetak gol bukan hanya pemain penyerang. Siapa pun harus bisa mencetak gol jika ada peluang. Hal itu juga terjadi pada musim kompetisi sebelumnya.
Pada musim kompetisi 2022/2023, sebut Aji, Sho Yamamoto jadi top scorer dengan sepuluh gol, padahal bukan pemain penyerang murni. Musim sebelumnya lagi, winger Taisei Marukawa top scorer dengan torehan 17 gol.
"Tugas mencetak gol ke gawang lawan bukan hanya striker, tapi semua pemain bisa apabila ada kesempatan terbuka lebar. Tetapi tentunya tugas utama penyerang adalah mencetak gol," tegas Aji Santoso. (*)
Baca Juga: Performanya Disorot Jelang Lawan Borneo FC, Gianluca Pandeynuwu Angkat Suara