NTB.Suara.com - Tuan Guru H Muhammad Zainul Majdi atau akrab disapa TGB Lombok dan Dr H Zulkieflimansyah atau Doktor Zul merupakan dua tokoh di Provinsi NTB. Keduanya merupakan sahabat karib yang terus berikhtiar membangun daerahnya.
Tuan Guru Bajang atau TGB Lombok adalah mantan Gubernur NTB dua periode (2008-2018). Saat ini, tokoh ulama sekaligus politisi kelahiran Pancor, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi NTB, tersebut menjabat sebagai Ketua Harian Nasional DPP Perindo.
Sementara Doktor Zul masih fokus menjalankan amanahnya sebagai Gubernur NTB menggantikan TGB Lombok. Pria kelahiran Kabupaten Sumbawa, Pulau Sumbawa, Provinsi NTB itu juga masih memegang jabatan sebagai Ketua DPP PKS Bidang Pembinaan Kepala Daerah.
Meskipun kedua tokoh NTB itu menjadi politisi dalam payung partai politik yang berbeda, namun mereka tetap dalam bingkai persahabatan. Seolah, tidak ada jarak yang jauh antara keduanya. Komunikasi dalam suatu perbedaan masih terjalin harmonis.
Bahkan, kedua laki-laki yang lahir pada bulan yang sama dan tahun yang sama (Mei 1972) itu sering memperlihatkan kemesraan komunikasi kepada publik. Tidak hanya secara langsung, tapi juga melalui dunia maya, seperti media sosial yang bisa dilihat orang.
Salah satu potret keakraban diperlihatkan oleh Doktor Zul melalui akun Instagram pribadinya @zukieflimansyah. Gubernur NTB itu memposting potret dirinya bersama TGB Lombok mengenakan sarung di suatu lapangan hijau terbuka yang ada di Jakarta.
"Pagi ini ngobrol dan berdiskusi santai dgn Tuan Guru Bajang (TGB). Bukan hanya di Mataram, di Jakartapun kami bertetangga. Jadi pagi2 dan obrolin Politik Tanah Air yg semakin menarik. Dan juga obrolin yg lain2..," tulis H Zulkieflimansya yang juga akrab disapa Bang Zul, di akun Instagramnya, Jumat (14/07/2023).
Ia menuliskan bahwa banyak yang menanyakan hubungannya dengan TGB seperti apa setelah Ketua Organisasi Internasional Alumni Al Azhar (OIAA) Cabang Indonesia itu menjadi pimpinan Partai Perindo, sedangkan Bang Zul menjadi Pimpinan PKS.
Perbedaan sudah sangat jelas antara Perindo dan PKS, khususnya dalam hal Calon Presiden yang akan diusung pada Pemilu 2024. Calon Presiden PKS adalah Anies Baswedan, sedangkan Partai Perindo mengusung Ganjar Pranowo.
Baca Juga: BRI Liga 1: Aji Santoso Tak Masalah Persebaya vs PSIS Semarang Minggu Besok Berakhir Imbang
Namun, Doktor Zul menegaskan bahwa persahabatannya dengan TGB Lombok yang merupakan adik kandung Wakil Gubernur NTB, Hj Sitti Rohmi Djalilah, tidak mudah terpisahkan hanya karena perbedaan pilihan. Keduanya tetap kompak untuk bertukar pikiran dan saling memberi masukan untuk kemajuan Provinsi NTB.
"Hubungan persahabatan kami sdh beyond Partai Politik. Beda partai ya biasa2 saja. Beda partai nggak hrs mencederai persahabatan dan persaudaraan kita. Caleg2 perindo banyak yg merupakan usulan dari saya dan tim utama saya. begitu juga sebaliknya banyak juga calek di PKS yg di usulkan oleh TGB...," sebut Doktor Zul.
Sekali lagi, Bang Zul menegaskan isi hatinya bahwa beda partai tak harus dan tak boleh mencederai persahabatan dan persaudaraan.
Keakraban Mantan Gubernur NTB dan sosok Gubernur NTB yang memimpin saat ini mendapat respon dari sejumlah netizen. Mereka ada yang memuji contoh sikap politik yang ditunjukkan oleh kedua putra NTB tersebut. Namun ada juga yang memberikan kritikan.
"Elit justru biasa biasa saja bang gub karena memang begitulah politik. Tidak perlu terlalu serius. Akar rumput yg biasanya lebih fanatik sampai rela putus hubungan persaudaraan hanya akibat beda pilihan. Rakyat harus mulai belajar dng melihat pemimpinnya," tulis akun @abe_jabar_prabu mengomentari postingan Doktor Zul.
"Perpaduan Anak-anak Rinjani dan Tambora," ucap akun rio_ramabaskara. (*)