Pendamping PKH Asesmen Kondisi Miftahul Jannah Anak Yatim Penderita Penyakit Lupus di Lombok Tengah

Suara NTB

Minggu, 23 Juli 2023 | 08:39 WIB
Pendamping PKH Asesmen Kondisi Miftahul Jannah Anak Yatim Penderita Penyakit Lupus di Lombok Tengah
Kondisi Miftahul Jannah terbaring lemah. (Sumber foto: ist)

NTB.Suara.com - Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) melakukan asesmen terhadap kondisi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) atas nama Miftahul Jannah, anak yatim penderita penyakit lupus sehingga menyebabkan kulit terkelupas dan benjolan di bagian pinggang.

Miftahul Jannah adalah seorang anak berumur 13 tahun yang tinggal di Dusun Batu Ngerengseng Lauk, Desa Aik Bukaq, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi NTB. 

Miftahul Jannah seorang pelajar di SDI swasta di Batu Ngerengseng Lauq, yang menderita penyakit Lupus sejak tahun 2021. Saat ini, anak tersebut tinggal bersama ibunya bernama Murni, sedangkan ayahnya sudah lama meninggal dunia.

Kondisi perekonomiannya terbatas karena ibu kandung Miftahul Jannah tidak bisa mencari pekerjaan karena harus merawat anaknya yang tidak bisa ditinggal . 

Ibu kandung Miftahul Janah adalah penerima PKH dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) aktif dengan komponen anak SD. 

"Kondisi Miftahul Janah saat ini sangat parah. Kami sudah melakukan asesmen untuk selanjutnya agar segera dilakukan penanganan," kata Kepala Dusun Batu Ngerengseng Lauq, M. Aspawan  

Ia mengatakan pendamping PKH yang melakukan asesmen atas nama Sirojuddin. Ada juga dari staf desa yang ikut membantu proses asesmen terhadap Miftahul Jannah.

Hasil asesmen yang dilakukan pada 22 Juli 2023, Miftahul Jannah menderita penyakit Lupus semenjak kelas 4 SD, sehingga saat mau naik kelas 6 penyakitnya semakin parah sampai tidak sanggup ke sekolah dan saat ini hanya bisa terbaring. 

Anak tersebut sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Lombok Tengah dan dirawat selama 25 hari. Namun karena faktor tidak ada biaya keseharian saat menenami anaknya di rumah sakit, ibunya memutuskan untuk membawa Miftahul Jannah pulang.

baca juga

"Saat ini, kondisi Miftahul Jannah semakin parah sehingga makan nasi saja sudah tidak mampu, yang mampu dikonsumsi sehari-hari hanya minuman sereal sebagai pengganti makanan pokok," terang M. Aspawan.

Adapun intervensi yang sudah dilakukan, pendamping PKH secara tidak langsung mewawancarai atau melakukan asesmen langsung kepada keluarga. 

Pendamping PKH langsung menerima informasi dari kepala dusun yang mengurus administrasi saat miftahul janah masuk rumah sakit. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Harga Tiket MotoGP Mandalika Sudah Diumumkan, Ini Daftar Harganya

Harga Tiket MotoGP Mandalika Sudah Diumumkan, Ini Daftar Harganya

Ntb | Kamis, 13 Juli 2023 | 18:28 WIB

Kakek-kakek Rekam Wisman Berjemur di Lombok, Dispar : Harus Dihapus

Kakek-kakek Rekam Wisman Berjemur di Lombok, Dispar : Harus Dihapus

Bali | Kamis, 13 Juli 2023 | 10:48 WIB

IM3 Gelar Pelatihan Pemasaran Produk melalui Media Sosial di Desa Pagutan Lombok Tengah

IM3 Gelar Pelatihan Pemasaran Produk melalui Media Sosial di Desa Pagutan Lombok Tengah

Ntb | Jum'at, 07 Juli 2023 | 18:14 WIB

Terkini

SMP dan SMA Sekolah Tumbuh Gandeng Neon Bit Kembangkan Pembelajaran Coding dan Robotik

SMP dan SMA Sekolah Tumbuh Gandeng Neon Bit Kembangkan Pembelajaran Coding dan Robotik

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:30 WIB

4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?

4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:20 WIB

Fakta Ilmiah Cara Sabun Membersihkan Baju dari Noda Membandel

Fakta Ilmiah Cara Sabun Membersihkan Baju dari Noda Membandel

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:05 WIB

BREAKING NEWS: Peringatan Tsunami di Flores Usai Gempa 7,0

BREAKING NEWS: Peringatan Tsunami di Flores Usai Gempa 7,0

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

×