NTB.Suara.com - Tim SAR gabungan berhasul menemukan Muslimin (20), dalam kondisi meninggal dunia di dasar laut. Pria tersebut merupakan satu dari dua warga yang hilang akibat terseret ombak saat memancing ikan di Pantai Orong Bukal, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi NTB, Minggu (23/7/2023).
"Korban ditemukan masih di sekitar lokasi kejadian. Penemuan sekitar pukul 12.10 Wita di kedalaman sekitar sepuluh meter," kata Kepala Kantor SAR Mataram Lalu Wahyu Efendi, melalui keterangan tertulis.
Ia mengatakan tim SAR gabungan kemudian mengevakuasi korban ke pinggir pantai. Selanjutnya, jenazah diserahkan ke pihak keluarga untuk dikuburkan.
Untuk satu korban lagi atas nama Saefudin (20), kata Lalu Wahyu, masih belum ditemukan hingga Minggu petang. Meskipun demikian, upaya pencarian akan terus dilakukan.
Operasi pencarian dan pertolongan melibatkan tim rescue Kantor SAR Mataram, anggoa TNI, Polri, Garda Muda, The Real, nelayan, warga setempat, serta unsur lainnya.
"Pencarian yang dilakukan oleh tim SAR gabungan dihentikan tadi sore dan akan kembali dilanjutkan pada Senin (24/3/2023) pagi," jelasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, dua orang warga terseret ombak saat memancing ikan di Pantai Orong Bukal, Desa Buwun Mas, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi NTB, pada Sabtu (22/7/2023).
Mereka adalah Saefudin dan Muslimim. Kedua pria berusia 20 tahun itu berasal dari Dusun Blongas, Desa Persiapan Buwun Mas, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat.
Kantor SAR Mataram yang mendapatkan laporan mengerahkan tim rescue untuk melakukan pencarian para korban. Mereka membawa peralatan berupa perahu karet bermesin, life jacket, kendaraan operasional, dan peralatan pendukung lainnya. (*)
Baca Juga: Terancam Sanksi Partai Setelah Bertemu Prabowo, Budiman : Prabowo Tidak Bisa Diabaikan