NTB.Suara.com - Jika ditanya siapa pemain di Indonesia yang sangat sering pindah klub, maka Jefri Kurniawan adalah salah satunya. Dalam 15 tahun berkarier di sepak bola, kapten Gresik United ini sudah pindah sebanyak 20 kali di sejumlah klub. Di antaranya Arema FC, Borneo FC, Persija, hingga PSS Sleman.
Catatan paling sering pindah klub ini bisa jadi luar biasa. Bahkan, pemain yang berposisi sebagai penyerang sayap kiri atau kanan bahkan jadi gelandang serang itu bisa berpindah tiga klub dalam setahun.
Jefri Kurniawan lahir di Malang, 18 Maret 1991. Dia memulai karier sebagai pemain dari kota kelahirannya dengan bergabung di Akademi Arema Youth sejak 2004 atau usia 13 tahun hingga 2007.
Pada 1 Januari 2008, dia pindah ke klub tetangganya, Persema Youth. Setahun kemudian, yakni ketika berusia 18 tahun dia memulai kariernya di Persekam Malang Metro FC.
Satu tahun kemudian, yakni 1 Januari 2010, dia pindah ke Persikoba Kota Batu.
Setahun berikutnya atau 2011, dia memulai petualangan baru keluar dari seputaran Malang. Klub pertamanya di luar Malang-Batu, adalah Persik Kendal, Jawa Tengah. Juga dia hanya betah setahun.
Pada 2012, Jefri pergi lebih jauh. Pemain bertinggi 1,68 meter itu keluar Pulau Jawa. Yakni menjadi bagian Persesam Sampit, Kalimantan Tengah. Lagi-lagi, dia hanya setahun saja membela klub.
Tujuan barunya adalah PPSM Magelang dimulai pada 2013. Setahun kemudian membela Persinga Ngawi. Setahun berikutny atau 2015 Jefri kembali ke Pulau Kalimantan dengan membela Pusamania Borneo.
Bersama Pusamania Borneo agak lama. Selama dua tahun dia membela klub yang kini bernama Borneo FC Samarinda ini. Pada waktu itu, dia bermain bersama Oktovianus Maniani, Egi Melgiansyah, Gangga Mudana, Terens Puhiri, Saktiawan Sinaga, hingga Hamka Hamzah.
Kariernya makin menanjak. Dia dikontrak tim besar Persija Jakarta pada 1 Januari 2017. Namun, pada Agustus 2017 dia dipinjamkan ke Borneo FC, dan kembali ke Persija pada 1 Desember 2017.
Pada usia matangnya, yakni mencapai 27 tahun, dia akhirnya kembali ke kawitannya. Persisnya 1 Januari 2018 dia kembali ke Arema FC dengan status pinjaman.
Ketika masa peminjamannya berakhir di Arema FC, dia kembali membela Persija Jakarta selama setahun hingga habis kontrak.
Pada 1 Januari 2019, Jefri Kurniawan bergabung dengan Persela. Tapi hanya sebentar. Empat bulan kemudian, yakni 12 April 2019, dia membela klub dari Pulau Sumatera, yakni Badak Lampung FC. Dia bertahan selama lima bulan.
Klub terakhirnya sebelum ke Gresik United adalah PSS Sleman. Jepri membela Super Elja pada 18 September 2019.
Pemain yang saat ini memiliki harga pasar Rp1,3 miliar itu mendatangani kontrak dengan Gresik United pada 22 Agustus 2022 untuk mengarungi Liga 2 musim 2022/2023.