NTB.suara.com - Ketika berbicara tentang sepeda motor, nama Honda selalu menjadisalah satu yang pertama terlintas dalam pikiran. Merek yang satu ini telah merajai pasar otomotif Indonesia dan dunia dengan berbagai jenis kendaraan berkualitas tinggi.
Bahkan, nama Honda telah menjadi sinonim dengan sepeda motor di beberapa daerah, di mana orang sering kali menyebut naik "Honda," meskipun yang mereka kendarai adalah merek lain seperti Yamaha atau Suzuki.
Namun, tahukah Anda apa makna dari logo Honda yang terkenal, khususnya sayap tunggal yang menjadi identitasnya? Mengapa Honda memilih untuk menggunakan hanya satu sayap dalam logo mereka? Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi sejarah dan makna dari logo ikonik Honda yang telah membantu perusahaan ini terbang tinggi di industri otomotif.
Kisah Honda dimulai pada tanggal 24 September ketika Soichiro Honda mendirikan pabrik otomotif. Dengan dedikasi dan inovasi yang luar biasa, bisnisnya berkembang pesat hingga akhirnya Honda menjadi salah satu produsen terbesar di dunia pada tahun 1959. Namun, ada yang menarik dalam perjalanan Honda ini, yaitu perbedaan logo antara sepeda motor dan mobil produksi mereka.
Pada mobil, logo Honda hanya terdiri dari huruf H yang berdiri tegak. Sedangkan pada sepeda motor, logo Honda memiliki bentuk yang lebih khas, yaitu sayap tunggal yang menjadi ciri khasnya.
Ini berbeda dengan beberapa produsen lain seperti Suzuki, yang menggunakan logo yang sama untuk motor dan mobil mereka, yaitu huruf S. Jadi, mengapa Honda memilih untuk memiliki logo yang berbeda untuk sepeda motor dan mobil mereka? Untuk menjawab pertanyaan ini, mari kita telusuri sejarah logo sayap tunggal Honda lebih lanjut.
Soichiro Honda, pendiri perusahaan ini, adalah seorang yang sangat terobsesi dengan detail. Ia memiliki peran besar dalam desain logo untuk sepeda motor Honda. Saat menciptakan logo ini, ia terinspirasi oleh salah satu tokoh dalam Mitologi Yunani Kuno, yaitu Dewi Nike.
Dewi Nike adalah Dewi Kemenangan dalam mitologi Yunani. Salah satu ciri khasnya adalah sepasang sayap besar yang terletak di punggungnya. Sayap ini adalah simbol kemenangan. Dan itulah yang kemudian menginspirasi Soichiro Honda ketika merancang logo untuk perusahaan dan mereknya.
Logo sayap tunggal Honda mengalami beberapa revisi selama sejarahnya. Logo pertama kali muncul pada tahun 1947, dan kemudian mengalami revisi pada tahun 1948. Pada tahun 1953, Honda sempat mengganti logo yang sebelumnya hanya memiliki satu sayap menjadi dua sayap. Namun, pada tahun 1968, logo dua sayap kembali digantikan dengan satu sayap tunggal. Sejak itu, logo sayap tunggal Honda tidak mengalami banyak perubahan hingga saat ini.
Pertanyaan yang sering muncul adalah mengapa logo Honda hanya memiliki satu sayap, bukan dua seperti sayap Dewi Nike dalam mitologi Yunani? Sayangnya, jawaban pasti untuk pertanyaan ini tidak selalu mudah ditemukan di sumber-sumber yang tersedia di internet. Namun, ada beberapa penjelasan yang mungkin dapat memberikan pemahaman.
Baca Juga: Pemerintah Diminta Tegas Tindak Kehadiran Social Commerce Seperti TikTok Shop
Salah satu penjelasan yang sederhana adalah bahwa satu sayap terlihat dari samping. Ketika Anda melihat objek dari samping, biasanya hanya satu sayap yang terlihat. Ini mirip dengan melihat burung dari samping, di mana hanya satu sayapnya yang terlihat, bukan kedua sayapnya.
Selain itu, logo dengan satu sayap tunggal juga menciptakan identitas visual yang kuat. Ini membuat logo Honda mudah dikenali dan diingat oleh orang-orang di seluruh dunia. Dalam dunia otomotif yang kompetitif, memiliki identitas merek yang kuat adalah hal yang sangat penting. (*)