NTB.Suara.com - Timnas Indonesia U17 dipastikan tidak menggunakan JIS sebagai kandang untuk laga babak penyisihan Grup A Piala Dunia U17. Garuda muda asuhan Bima Sakti itu akan berlaga di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Timnas Indonesia U17 mengawali laga perdana melawan Ekuador pada Jumat (10/11) malam. Selanjutnya, Indonesia vs Panama berlangsung Senin (13/11). Dan vs Maroko pada Kamis (16/11).
Sedangkan pertandingan lain antara Ekuador dan Panama akan digelar di Stadion Manahan, Solo. Ini untuk menjaga azas fair play.
Ketum PSSI Erick Thohir menyatakan, hasil drawing memberikan kans bagi Timnas Indonesia U17 untuk bisa meraih hasil yang lebih baik.
"Kuncinya ada persiapan di Jerman. Saya yakin kita akan mendapatkan hasil maksimal di Jerman dengan beruji coba melawan tim-tim dari Amerika Latin dan Afrika," tandas Erick Thohir dilansir dari laman PSSI.
Erick menjelaskan, apabila Tim asuhan Bima Sakti bisa menjadi juara grup, maka akan kembali menjadikan Stadion Gelora Bung Tomo sebagai tempat berlaga.
Akan tetapi, lanjutnya, jika menjadi runner-up atau peringkat tiga terbaik, maka Iqbal Gwijangge dkk akan berlaga di Stadion Manahan, Solo.
Sepanjang penyisihan, Garuda Muda memiliki waktu yang pendek untuk istirahat. Yakni hanya 2 hari. Karena itu, Bima Sakti dengan konsultan Frank Wormuth harus menjaga stabilitas stamina para pemain, apalagi pertandingan kemungkinan dalam intensitas tinggi.
Meski terhindar dari grup neraka, Timnas Indonesia U17 tetap wajib waspada terhadap lawan-lawan mereka. Bagaimana pun Ekuador, Panama, dan Maroko lolos dari kualifikasi setelah melalui jalan berat.
Ekuador lolos ke Piala Dunia U17 setelah jadi runner-up dari zona CONMEBOL, kemudian Panama jadi semifinalis zona CONCACAF, dan Maroko merupakan runner-up dari zona CAFA.
Grup B yang terdiri dari Spanyol, Mali, Uzbekistan, Kanada akan menggunakan Stadion Manahan, Solo.
JIS akan dipakai laga Grup C (Brasil, Inggris, Iran, Kaledonia Baru) dan E (Prancis, Korea Selatan, Amerika Serikat, Burkina Faso).
Sedangkan Stadion Si Jalak Harupat Bandung akan jadi tempat penyisihan Grup D yang berisi Jepang, Argentina, Senegal, Polandia; dan Grup F berisi Meksiko, Jerman, Selandia Baru, dan Venezuela. (*)