Sejarah Nasi Jinggo "Djenggo" Bali, Bukan di Gang Beji, tapi di Benoa

Suara NTB

Selasa, 19 September 2023 | 20:14 WIB
Sejarah Nasi Jinggo "Djenggo" Bali, Bukan di Gang Beji, tapi di Benoa
Nasi Jinggo khas Bali. (Net)

NTB.suara.com - Nasi Jinggo atau Nasi Djenggo, nasi bungkus dengan harga murah legendaris yang sekarang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kuliner Bali, memiliki akar yang dalam dan cerita menarik yang berawal dari tahun 1970-an. 

Fakta mengejutkan diungkap oleh akun Facebook Chef Bloem. Selama ini masyarakat mengenal nasi Jinggo adalah sebutan awal untuk nasi bungkus kulit pisang dengan laut sederhana yang dijual di Gang Beji, Denpasar.

Namun ulas dia, hidangan ini dimulai oleh ibu dari Chef Bloem yang berdedikasi, yang dengan tekun memasak nasi bungkus dengan tiga pilihan lauk: ayam, sapi, dan babi guling.

Setiap hari pukul 7 pagi, nasi bungkus ini sudah siap di pelabuhan Benoa. Sasarannya adalah para sopir mobil tangki Pertamina, pekerja pelabuhan, dan para pemancing yang membutuhkan sarapan pagi yang enak dan bergizi. 

"Nasi Men Djenggo saat itu dijual dengan harga dibawah 80 rupiah per bungkus. Men Djenggo saat itu sudah membuat rata-rata per hari 300 hingga 500 bungkus nasi bungkus. Bahkan sering hingga seribu bungkus karena ada pesanan dari kapal pesiar yang berlabuh di pelabuhan Benoa saat itu," papar warga Banjar Kaja, Sesetan, Denpasar, tersebut.

Penjual nasi ini dengan penuh semangat menyebutnya sebagai "NASI MEN DJENGGO." Tetapi mengapa disebut Nasi Men Djenggo?

Kisah dibalik nama ini ternyata memiliki akar yang menarik. Suami dari pemilik Nasi Djenggo adalah seorang penggemar berat film koboi, terutama film yang dibintangi oleh Franco Nero dengan karakter "Django."

Pria tersebut adalah keturunan Belanda dan Betawi kelahiran 1924, yang merupakan pensiunan TNI dengan pangkat terakhir Kapten. Ayah ini begitu mencintai film tersebut hingga sering kali, bahkan kepada bayinya yang masih kecil pada saat itu. Ia sering melantunkan nyanyian, "Djenggo jago tembak..Djenggo jago tembak."

Akibatnya, tetangga dan saudara-saudaranya sering mendengar panggilan tersebut. Sejak saat itu, nama "Djenggo" menjadi panggilan akrab yang melekat pada pemiliknya. Bahkan hingga sekarang, ketika ia pulang ke rumah Ibunya di Desa Sesetan, Banjar Kaja, semua saudara dan tetangganya masih memanggilnya Djenggo.

baca juga

Namun, pada tahun 1982, sang ibu memutuskan untuk menghentikan bisnis nasi bungkus ini. Alasannya adalah tuntutan agama Hindu, di mana ia harus mengabdikan diri sebagai seorang Mangku. Aktivitas membuat dan menjual nasi bungkus pun berhenti.

Pada tahun 1984, nama "Nasi Djenggo" muncul kembali di Denpasar, tepat di depan Pasar Badung. Hingga saat ini, Nasi Djenggo telah berkembang menjadi berbagai variasi hidangan yang menjadi makanan khas di Denpasar dan seluruh Bali. "Saksi hidup masih ada hampir semuanya, bagi yang berkeberatan dgn cerita ini bisa mengubungi saya," begitu keterangan @henryalexiebloem #chefbloem dikutip, Selasa 19 September 2023. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Waspadai Kemunculan Ubur-ubur Blue Bottle di Kawasan Pantai Sanur

Waspadai Kemunculan Ubur-ubur Blue Bottle di Kawasan Pantai Sanur

Bali | Sabtu, 16 September 2023 | 10:53 WIB

Foto Jadul Siswa SMP di Denpasar Tahun 1989, Penampilan Jadi Sorotan: Baju Siswa, Wajah Kepala Sekolah

Foto Jadul Siswa SMP di Denpasar Tahun 1989, Penampilan Jadi Sorotan: Baju Siswa, Wajah Kepala Sekolah

Bali | Rabu, 13 September 2023 | 17:49 WIB

Terkini

Beda Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki, Jangan Sampai Keliru Memilihnya

Beda Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki, Jangan Sampai Keliru Memilihnya

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 20:50 WIB

Review Film Cocktail 2: Racikan Ego, Kesetiaan, dan Badai Asmara di Sisilia

Review Film Cocktail 2: Racikan Ego, Kesetiaan, dan Badai Asmara di Sisilia

Your Say | Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45 WIB

Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!

Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 20:42 WIB

7 HP 5G Murah Terbaik Juni 2026: Usung Chipset Kencang, Libas Game Berat

7 HP 5G Murah Terbaik Juni 2026: Usung Chipset Kencang, Libas Game Berat

Tekno | Minggu, 21 Juni 2026 | 20:20 WIB

Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan

Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 20:11 WIB

Concealer untuk Mata Panda Warna Apa? Ini Tips Memilih dan 5 Rekomendasinya

Concealer untuk Mata Panda Warna Apa? Ini Tips Memilih dan 5 Rekomendasinya

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 20:05 WIB

Kejutkan Publik! Anne Hathaway Pamer Baby Bump untuk Anak Ketiga

Kejutkan Publik! Anne Hathaway Pamer Baby Bump untuk Anak Ketiga

Your Say | Minggu, 21 Juni 2026 | 20:05 WIB

Polisi Minta Pandangan Ahli Pidana Terkait Kasus Pembakaran Santri

Polisi Minta Pandangan Ahli Pidana Terkait Kasus Pembakaran Santri

Bali | Minggu, 21 Juni 2026 | 20:02 WIB

Gubernur Sulsel Groundbreaking Pembangunan Rumah Layak Huni di Takalar

Gubernur Sulsel Groundbreaking Pembangunan Rumah Layak Huni di Takalar

Sulsel | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:51 WIB

SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!

SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:42 WIB