Ini Alasan Motor Listrik Sulit Diterima Masyarakat Indonesia

Dythia Novianty

Kamis, 18 Agustus 2016 | 15:58 WIB
Ini Alasan Motor Listrik Sulit Diterima Masyarakat Indonesia
Jajaran motor listrik Terra Motors di GIIAS 2016. [Suara.com/Dythia Novianty]

Suara.com - Kendaraan listrik memang tengah menjadi booming di beberapa negara belahan dunia, tapi belum untuk pasar Indonesia. Ada beberapa alasan yang melatarbelakangi sulit diterimanya motor listrik bagi masyarakat Indonesia.

Direktur PT Jaya Mimika Lestari, sebagai distributor resmi Terra Motors di Indonesia, Bassa Suseno menuturkan sebenarnya sepeda listrik sudah ada sejak lama di Indonesia. Hanya saja belum bisa diterima baik.

"Regulasi untuk kendaraan listrik belum jelas, seperti penentuan biaya pajaknya. Selain itu, infrastruktur di Indonesia memang masih dalam proses, dan pola pikir masyarakat di kita," ungkap Bassa saat ditemui di booth GIIAS 2016, Tangerang Selatan, Kamis (18/8/2016).

Selain itu, regulasi jalan-jalan protikol diharapkan juga menyediakan jalur khusus sepeda motor listrik, sehingga membuat masyarakat lebih nyaman berkendara. Dia menuturkan, kendaraan listrik sebenarnya memiliki banyak kelebihan, seperti tidak adanya asap sehingga membuat lingkungan jauh lebih bersih. Selain itu, secara jangka panjang jauh lebih hemat.

"Pasalnya mereka hanya berfikir harga bensin masih murah. Tapi jika memikir ke depannya, kendaraan listrik tidak memerlukan perawatan rutin dan tidak ada mekanik yang bergerak. Seperti jika lampu merah, secara otomatis tidak ada arus listrik yang digunakan," paparnya.

Sedangkan jika melihat infrastruktur, Bassa menambahkan, kabarnya diakhir tahun nanti PLN sudah mulai memasang pull pengisian baterai di berbagai pusat hiburan. Dan jika melihat ke beberapa negara tetangga sebut saja Cina dan Vietnam, masyarakatnya 90 persen sudah menggunakan sepeda motor listrik untuk menunjang kehidupan mereka sehari-hari.

"Mereka memiliki pola pikir berbeda dengan masayarakat kita. Disana suka kendaraan yang tidak bersuara, sedangkan di sini masyarakatnya tidak bergaya jika mengendarai motor yang tidak bersuara," ujar dia.

Bassa melihat, dari semua ini sangat diperlukan edukasi yang mendalam bagi masyarakat Indonesia bagaimana manfaat mengendarai kendaraan listrik, dan apa saja yang menjadi kelebihannya.

"Edukasi sangat perlu dilakukan agar masyarakt lebih aware," pungkasnya.    

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jawara Motor Listrik Jepang Tampil Perdana di GIIAS 2016

Jawara Motor Listrik Jepang Tampil Perdana di GIIAS 2016

Otomotif | Kamis, 18 Agustus 2016 | 12:15 WIB

Kawasaki Ninja H2R Ikut Mejeng di GIIAS 2016

Kawasaki Ninja H2R Ikut Mejeng di GIIAS 2016

Otomotif | Rabu, 17 Agustus 2016 | 19:45 WIB

Gaya Retro Peugeot Djenggo Evasion 150 Warnai GIIAS 2016

Gaya Retro Peugeot Djenggo Evasion 150 Warnai GIIAS 2016

Otomotif | Rabu, 17 Agustus 2016 | 19:20 WIB

Tarik Truk Ramaikan Acara "Seru-Seruan 17-an" di GIIAS 2016

Tarik Truk Ramaikan Acara "Seru-Seruan 17-an" di GIIAS 2016

Otomotif | Rabu, 17 Agustus 2016 | 15:30 WIB

KTB Usung Tema "Best Life Cycle Value" di GIIAS 2016

KTB Usung Tema "Best Life Cycle Value" di GIIAS 2016

Otomotif | Rabu, 17 Agustus 2016 | 15:00 WIB

Terkini

Lalu Lintas Padat saat Libur Sekolah? Begini Cara Menghemat Bensin saat Macet

Lalu Lintas Padat saat Libur Sekolah? Begini Cara Menghemat Bensin saat Macet

Otomotif | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:12 WIB

5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax

5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:00 WIB

100 Ribu Buruh Perusahaan Otomotif "V" Terancam PHK

100 Ribu Buruh Perusahaan Otomotif "V" Terancam PHK

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:13 WIB

Tunda Nyicil Scoopy Baru, Yamaha Grand Filano Bekas Lebih Murah, Mending Mana?

Tunda Nyicil Scoopy Baru, Yamaha Grand Filano Bekas Lebih Murah, Mending Mana?

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:03 WIB

Pesona SUV Mazda yang Seukuran dengan Suzuki S-Presso, Harga Cuma Tak Sampai 200 Juta

Pesona SUV Mazda yang Seukuran dengan Suzuki S-Presso, Harga Cuma Tak Sampai 200 Juta

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:00 WIB

Irit dan Tangguh, Ini Alasan Kenapa Yamaha Gear Ultima Jadi Skutik Favorit Perempuan

Irit dan Tangguh, Ini Alasan Kenapa Yamaha Gear Ultima Jadi Skutik Favorit Perempuan

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:23 WIB

Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu

Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:10 WIB

Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik

Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:27 WIB

Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?

Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:15 WIB

Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte

Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:21 WIB

×