GIIAS Diharap Makin Banyak Tunjukkan Mobil Berteknologi Hijau

Liberty Jemadu | Insan Akbar Krisnamusi | Suara.com

Sabtu, 19 Agustus 2017 | 23:10 WIB
GIIAS Diharap Makin Banyak Tunjukkan Mobil Berteknologi Hijau
Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, melihat-lihat mobil yang dipamerkan di arena GIIAS 2017, Jumat (11/8). [Suara.com/Insan Akbar Krisnamusi]

Suara.com - Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS), yang digadang-gadang sebagai penunjuk arah industri otomotif di Tanah Air, diharapkan makin banyak menunjukkan kendaraan ramah lingkungan. Adapun GIIAS 2017, yang masih berlangsung hingga besok, sementara ini mencatatkan transaksi jual-beli lebih dari 20.000 unit.

GIIAS 2017 berlangsung pada 10-20 Agustus di Indonesia Convention Exhibition, Serpong, Tangerang. Meski masih tersisa satu hari pelaksanaan, seremoni penutupan pameran yang diikuti 32 merek mobil itu sudah dilakukan pada Sabtu (19/8/2017) malam.

Ketua Bidang Pameran Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Rizwan Alamsjah, menganggap GIIAS memainkan peran penting sebagai penunjuk arah industri otomotif Tanah Air di masa depan. Hal itu ditunjukkan lewat hadirnya Wakil Presiden Jusuf Kalla di Gaikindo International Automotive Conference 2017, konferensi internasional di hari kedua GIIAS.

Selain itu, ada pula peluncuran 40 mobil baru dan mobil konsep, dengan tiga mobil di antaranya merupakan world premiere.

"GIIAS 2017 diliput 54 wartawan asing, termasuk dari negara asal pabrikan otomotif seperti Jepang," ujar Rizwan dalam kata sambutannya.

Dia menjelaskan bahwa hingga Sabtu siang ini, tercatat bahwa volume transaksi dari 20 pabrikan mencapai lebih dari 20.000 unit.

"Masih ada 12 merek yang belum melaporkan penjualan mereka," ucap Rizwan.

Sementara itu, jumlah pengunjung per Sabtu menyentuh lebih dari 400.000 orang.

Direktur Jendral Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian, I Gusti Putu Suryawirawan, menerangkan bahwa Indonesia sudah menargetkan untuk mengurangi gas rumah kaca sebanyak 29 persen pada 2030, sesuai amanat dari COP 21 di Paris pada dua tahun lalu.

Putu kemudian menyinggung mengenai regulasi low carbon emission vehicle (LCEV) yang saat ini sedang disusun pemerintah. Dengan regulasi ini, kata Putu, para pabrikan diharapkan memasarkan mobil-mobil ramah lingkungan di Nusantara.

"Kami dari Kementerian Perindustrian memakai konsep konsumsi bahan bakar. Konsep seperti yang ada di regulasi low cost green car (LCGC) sejak 2013 dengan akan terus dipertahankan," tandas Putu saat berpidato di upacara penutupan.

"Konsumsi bahan bakar untuk LCGC adalah 20 km untuk satu liter. Selanjutnya adalah kendaraan-kendaraan yang bisa mencapai lebih dari 28 km untuk satu liter. Oleh karena itu, kami harapkan di GIIAS selanjutnya akan adan lebih banyak lagi kendaraan-kendaraan ramah lingkungan," sambung Putu.

GIIAS edisi tahun depan sendiri sudah ditetapkan tanggal pelaksanaannya. GIIAS ke-26 itu kelak berlangsung pada 2-12 Agustus 2018.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Penjualan LCGC Turun, Honda Nilai Kenaikan Harga BBM Bisa Jadi Peluang Baru

Penjualan LCGC Turun, Honda Nilai Kenaikan Harga BBM Bisa Jadi Peluang Baru

Otomotif | Senin, 30 Maret 2026 | 20:15 WIB

7 Cara Menghemat BBM Motor Matic untuk Aktivitas Harian yang Lebih Irit

7 Cara Menghemat BBM Motor Matic untuk Aktivitas Harian yang Lebih Irit

Otomotif | Senin, 30 Maret 2026 | 19:55 WIB

Lamborghini Coret Rencana Supercar Listrik Demi Kembangkan Penantang Ferrari

Lamborghini Coret Rencana Supercar Listrik Demi Kembangkan Penantang Ferrari

Otomotif | Senin, 30 Maret 2026 | 19:15 WIB

Changan Deepal S07 SUV Listrik Mewah dengan Teknologi Canggih dan Harga Kompetitif

Changan Deepal S07 SUV Listrik Mewah dengan Teknologi Canggih dan Harga Kompetitif

Otomotif | Senin, 30 Maret 2026 | 19:03 WIB

Pulang Mudik Lebaran? Segera Cek 4 Bagian Vital Mobil Ini Biar Mesin Tetap Awet

Pulang Mudik Lebaran? Segera Cek 4 Bagian Vital Mobil Ini Biar Mesin Tetap Awet

Otomotif | Senin, 30 Maret 2026 | 19:00 WIB

Apa Saja yang Perlu Disiapkan sebelum Beli Mobil Listrik Bekas?

Apa Saja yang Perlu Disiapkan sebelum Beli Mobil Listrik Bekas?

Otomotif | Senin, 30 Maret 2026 | 18:52 WIB

Bos Baru Honda Klaim Siapkan Portofolio Produk yang Lebih Terarah untuk Pasar Indonesia

Bos Baru Honda Klaim Siapkan Portofolio Produk yang Lebih Terarah untuk Pasar Indonesia

Otomotif | Senin, 30 Maret 2026 | 18:21 WIB

Inovasi Mobil Niaga Listrik Siap Ramaikan Pameran Giicomvec 2026 di Jakarta

Inovasi Mobil Niaga Listrik Siap Ramaikan Pameran Giicomvec 2026 di Jakarta

Otomotif | Senin, 30 Maret 2026 | 17:55 WIB

Imbas Krisis, Volkswagen Berencana Ubah Pabrik Mobil Jadi Pembuat Iron Dome

Imbas Krisis, Volkswagen Berencana Ubah Pabrik Mobil Jadi Pembuat Iron Dome

Otomotif | Senin, 30 Maret 2026 | 17:35 WIB

5 Rekomendasi Motor Matic yang Paling Irit BBM, Pas untuk Mobilitas Harian

5 Rekomendasi Motor Matic yang Paling Irit BBM, Pas untuk Mobilitas Harian

Otomotif | Senin, 30 Maret 2026 | 17:10 WIB