LCGC Kena Pajak Tiga Persen, Suzuki Amati Rencana Pemerintah

Selasa, 26 Maret 2019 | 15:00 WIB
LCGC Kena Pajak Tiga Persen, Suzuki Amati Rencana Pemerintah
Sejumlah kendaraan berjenis Low Cost and Green Car (LCGC) tampak melintas di kawasan Jalan Gatot Subroto dan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (4/10/2016). Sebagai ilustrasi [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Pemerintah berencana melakukan revisi terhadap tarif pajak otomotif atau kendaraan. Yang dikenakan bukan lagi berdasarkan besarnya kapasitas dari kubikasi mesin kendaraan atau biasa disebut sebagai "cc", namun kepada tinggi rendahnya nilai emisi. Bila diterapkan, maka kendaraan roda empat (R4) jenis Low Cost Green Car atau mobil LCGC yang sebelumnya tidak terkena PPnBM, akan kena pajak sebesar 3 persen.

Menanggapi hal ini, Donny Saputra, Direktur Pemasaran 4W PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengatakan bahwa Suzuki masih mengamati secara keseluruhan dari rencana pemerintah tadi.

"Ok, LCGC naik tiga persen, namun pajak sedan turun dari 30 jadi 10 persen. Hal ini berarti ada kompensasi secara total. Dan bagi pemerintah, titik berat atau poinnya adalah mereduksi konsumsi bahan bakar yang tidak terbarukan (unrenewable)," kata Donny Saputra, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Booth PT Honda Prospect Motor dalam GIIAS 2018 [Suara.com/ukirsari].
Honda Brio yang masuk kelas LCGC di booth PT Honda Prospect Motor dalam GIIAS 2018. Sebagai ilustrasi [Suara.com/ukirsari].

Ditanyai apakah akan berdampak terhadap harga LCGC, Donny Saputra memaparkan bahwa harga bergantung kepada tiga faktor. Yaitu, antara lain, adalah ekonomi, dan kedua soal regulasi. Saat PPnBM untuk LCGC tidak ada, maka akan menstimulus market atau pasar penjualan.

"Dan pada saat naik, akan ada respons dari market, apakah akan turun atau tidak. Namun terjadi kontraksi di tipe lain, entah Low MPV atau tipe lainnya, sehingga lebih tergangung ke tujuan pemerintah," terangnya.

Sementara itu, Setiawan Surya, 4W Deputy Managing Director PT SIS memilih tidak berkomentar terkait rencana ini. Menurutnya, "Pasti akan terjadi keseimbangan baru lagi. Namun saya belum ikuti secara detail."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI