Suzuki Siapkan Obat Ganteng Jimny, Ini Daftar Harganya

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Selasa, 23 Juli 2019 | 09:00 WIB
Suzuki Siapkan Obat Ganteng Jimny, Ini Daftar Harganya
Suzuki Jimny meluncur di ajang GIIAS 2019 [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Suara.com - Meski tetap mempertahankan desain kotak, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) rupanya sudah menyiapkan obat ganteng untuk Suzuki Jimny. Ujudnya adalah paket after market berupa beberapa aksesori tambahan untuk membuat mobil ikonik ini memiliki tampilan berbeda.

Suzuki Jimny dijual seharga Rp 330 juta dalam arena GIIAS 2019 yang digelar di ICE, BSD, Banten, Kamis (18/7/2019). [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan]
Suzuki Jimny dijual seharga Rp 330 juta dalam GIIAS 2019 yang digelar di ICE, BSD, Banten, Kamis (18/7/2019). [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan]

Menurut Head of Product Development PT SIS divisi roda empat, Yulius Purwanto, aksesori untuk Jimny generasi ke-4 banyak sekali jumlahnya. Namun, mereka memilih beberapa aksesoris yang sekiranya akan menjadi buruan para pengguna Jimny.

"Kami memilih ada 39 item yang akan resmi dijual di Indonesia," ujar Yulius Purwanto, di ICE BSD, Tangerang Selatan, Selasa (23/7/2019).

Yulius Purwanto menjelaskan, aksesori adalah barang asli dan sulit untuk dipalsukan.

"Ini aksesori orisinal yang autentik. Untuk ditiru sangat kecil sekali kemungkinannya," terangnya.

Salah satu aksesori yang sengaja tidak dihadirkan, adalah velg. Alasannya, selera penggemar dan konsumen berbeda-beda soal sepatu bagi ban itu. Juga bobotnya cukup berat, sehingga kurang ekonomis jika didatangkan dari luar negeri.

Sedangkan beberapa aksesori Jimny yang ditawarkan adalah talang air seharga Rp 505 ribu, karpet Rp 930 ribu, kepet air atau mud guard seharga Rp 1,05 juta, dan cover spion Rp 2,42 juta.

Sebagai informasi, Suzuki Jimny memiliki panjang 3.265 mm, lebar 1.645 mm, dan tinggi 1.720 mm. Berdapur pacu mesin bensin 1.5L K15B dengan tenaga 102/600 rpm dan torsi 130/4.000 rpm.

Mesin Suzuki Jimny generasi keempat ini menawarkan kemampuan off-road dan mengeksplorasi tantangan dengan mode berkendara 2H, 4H dan 4L.

baca juga

Untuk membantu meredam guncangan saat berada di dalam mobil, Suzuki juga menambahkan kekuatan pada suspensi 3 link rigid axle yang dilengkapi coil spring dan disangga struktur Ladder Frame.

Saat menjelajahi medan menanjak atau menurun, fitur Hill Hold Control dan Hill Descent Control bisa digunakan untuk menjaga kendaraan agar tidak meluncur. Di samping itu, terdapat 3 Points ELR Seatbelt yang mengencang secara otomatis dan menahan tubuh jika terjadi entakan keras.

Untuk urusan harga, Jimny generasi keempat dibanderol di rentang Rp 315,5 juta - Rp 330 juta on the Road (OTR) Jakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Membesut Xpander di GIIAS 2019 Serasa Jadi Pereli. Begini Alasannya

Membesut Xpander di GIIAS 2019 Serasa Jadi Pereli. Begini Alasannya

Otomotif | Selasa, 23 Juli 2019 | 08:05 WIB

Mari, Bedah Keandalan Produk di Beyond Mobility Area GIIAS 2019

Mari, Bedah Keandalan Produk di Beyond Mobility Area GIIAS 2019

Otomotif | Selasa, 23 Juli 2019 | 07:00 WIB

Sudah Ada yang Pesan Outlander PHEV, SUV Hybrid Seharga Rp 1,289 Miliar

Sudah Ada yang Pesan Outlander PHEV, SUV Hybrid Seharga Rp 1,289 Miliar

Otomotif | Senin, 22 Juli 2019 | 19:07 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×