Hadapi Musim Hujan: Pantang Nyalakan Lampu Hazard!

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Jum'at, 08 November 2019 | 11:02 WIB
Hadapi Musim Hujan: Pantang Nyalakan Lampu Hazard!
Lampu hazard hanya digunakan dalam kondisi berhenti dan bukan indikator ada sebuah mobil tengah berada di jalan raya. Sebuah ilustras [Shutterstock].

Suara.com - Kegiatan berkendaraan saat musim hujan tidak cukup terwakili dengan melakukan preparasi mobil semata. Tak kalah penting adalah menyiapkan si pengemudinya sendiri. Selain harus meningkatkan kewaspadaan, pengemudi wajib mengerti tiap fungsi dari fitur pada kendaraan.

Menurut Sony Susmana, Senior Instructor Safety Defensive Consultant Indonesia, masih banyak pengendara yang menyalakan hazard saat hujan deras. Padahal hal ini sebenarnya tidak dibenarkan.

"Mengemudi saat hujan dan menyalakan lampu hazard, artinya pengemudi tidak paham keselamatan. Jangan pernah bertindak merasa baik akan tetapi belum tentu benar," kata Sony Susmana saat dihubungi Suara.com.

Sony Susmana menyatakan, tindakan yang benar saat hujan deras adalah menjaga jarak dan menjaga kecepatan kendaraan. Ketika jarak pandang terbatas, nyalakan lampu senja atau lampu jauh.

Selanjutnya, menurut Sony Susmana, menyalakan lampu hazard saat hujan sangat mengganggu pengemudi di belakang. Fokus mereka akan terganggu dengan sinar lampu hazard yang berkedap-kedip.

"Sehingga ketika mesti bereaksi, pengemudi yang terpapar lampu hazard sering terlambat. Dampaknya sering terjadi tabrakan beruntun," ujar Sony Susmana.

Selain itu, menurut Florida Highway Patrol, Amerika Serikat, tindakan menyalakan hazard adalah suatu kesalahan besar. Anda malahan seperti mempersilakan mobil sendiri agar ditabrak atau dilanggar kendaraan lain.

"Mungkin niat Anda membantu, namun justru membawa petaka. Pasalnya membuat pengemudi lain bingung: apakah Anda akan berbelok, berhenti, atau mau mengarah ke kiri atau kanan, karena lampu buritan menyala dua-duanya sekaligus," terang Sersan Mark Wysocky, juru bicara Florida Highway Patrol, Amerika Serikat.

Nah, jadi jangan salah kaprah kapan mesti gunakan lampu hazard. Yang jelas fungsinya bukan penanda "ini ada mobil di depan Anda" saat terjadi hujan deras.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Imbauan Pengecekan Mesin dan Spakbor Mobil di Musim Hujan, Ini Alasannya

Imbauan Pengecekan Mesin dan Spakbor Mobil di Musim Hujan, Ini Alasannya

Otomotif | Kamis, 07 November 2019 | 17:00 WIB

Yuk, Preparasi Sederhana Mobil Sebelum Memasuki Musim Hujan

Yuk, Preparasi Sederhana Mobil Sebelum Memasuki Musim Hujan

Otomotif | Kamis, 07 November 2019 | 14:00 WIB

Masuk Musim Hujan, Ini 3 Komponen Mobil yang Wajib Diawasi

Masuk Musim Hujan, Ini 3 Komponen Mobil yang Wajib Diawasi

Otomotif | Senin, 21 Oktober 2019 | 21:22 WIB

Terkini

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

News | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

Eko Yuli Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Belum Mau Menyerah: Bidik Olimpiade 2028

Eko Yuli Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Belum Mau Menyerah: Bidik Olimpiade 2028

Sport | Kamis, 24 September 2026 | 21:54 WIB

Enam Dekade Menunggu, UU Reforma Agraria Disahkan: Akankah Tanah Kembali ke Petani?

Enam Dekade Menunggu, UU Reforma Agraria Disahkan: Akankah Tanah Kembali ke Petani?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:48 WIB

Tak Hanya Sopir, Pelaku Usaha Juga Dapet Sanksi Jika Truk Langgar ODOL

Tak Hanya Sopir, Pelaku Usaha Juga Dapet Sanksi Jika Truk Langgar ODOL

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:44 WIB

Mayoritas Transaksi Pakai QRIS, Bisnis Payment Gateway Makin Menjanjikan

Mayoritas Transaksi Pakai QRIS, Bisnis Payment Gateway Makin Menjanjikan

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:39 WIB

×