Beli Mobil Pakai Bitcoin? Sebelum Tesla, Pendiri Kripto Sudah Lakukan

RR Ukirsari Manggalani

Rabu, 10 Februari 2021 | 08:59 WIB
Beli Mobil Pakai Bitcoin? Sebelum Tesla, Pendiri Kripto Sudah Lakukan
Ilustrasi aplikasi transaksi bitcoin di telepon seluler. [Shutterstock]

Suara.com - Berita seru dari dunia jual beli kendaraan bermotor  di Amerika Serikat yang menyatakan Tesla Incorporation siap menggunakan bitcoin sebagai alat tukar rupanya bukan kejadian perdana.

Meski bukan dalam kapasitas besar seperti perusahaan milik Elon Musk yang membeli 1,5 miliar dolar AS mata uang kripto dan akan segera menerimanya sebagai bentuk pembayaran untuk mobil, anak muda Negeri Paman Sam yang memiliki kepercayaan kuat pada mata uang virtual sudah melakukannya sekitar 2015.

Dikutip dari kantor berita Antara, dealer mobil Kia di Georgia, Amerika Serikat, bernama Christopher Basha mengisahkan sekira 2015 ia belajar tentang mata uang kripto dari rekannya yang menambang bitcoin.

"Ada yang membeli pizza pakai bitcoin, sehingga membeli mobil dengan alat tukar yang sama rasanya bukan hal gila," paparnya.

Pemilik SpaceX owner dan CEO Tesla, Elon Musk berpose saat tiba di red carpet acara seremoni Axel Springer Awards di Berlin, Jerman (1/12/2020) [AFP/POOL/Britta Pedersen].
Pemikiran Elon Musk yang selalu berorientasi ke masa depan dianggap menjadi ide pembayaran mobil pun pakai konsep masa depan. Tampak pemilik SpaceX dan CEO Tesla ini berpose saat tiba di red carpet acara seremoni Axel Springer Awards di Berlin, Jerman (1/12/2020) [AFP/POOL/Britta Pedersen].

Christopher Basha pun mulai menerima pembayaran bitcoin pada 2015, meski tidak ada pelanggan yang tertarik, sehingga ia hampir melupakannya.

Namun pada 2017, harga bitcoin melonjak, dan seorang pelanggan Christopher Basha menggunakan mata uang kripto untuk membeli empat unit mobil buatan Kia.

Total pembayaran mencapai lebih dari 150.000 dolar Amerika Serikat (AS), dan penggunaan bitcoin telah meningkat sejak akhir tahun lalu, dengan harga naik.

Dan dealer yang dikelola Christopher Basha hanya salah satu dari sekelompok kecil dealer mobil yang telah menerima bitcoin dan mata uang kripto lainnya dari pelanggan.

Faktor risiko dan tingkat kesulitan para dealer dan konsumen juga seru disimak.

baca juga

Seperti Christopher Basha sendiri. Ia mengubah bitcoin menjadi uang tunai segera setelah pembayaran diterima, karena dia percaya kondisi memegang pembayaran dalam bentuk bitcoin bisa berisiko bagi perusahaan seukurannya karena aset mudah berubah.

Dibutuhkan waktu beberapa menit untuk mengubah bitcoin menjadi dolar AS pada platform pembayaran, terkadang bisa menyebabkan kerugian rata-rata 300 dolar AS hingga 400 dolar AS pada setiap transaksi karena pergerakan harga.

Pernah juga kejadian Christopher Basha mengalami lupas password untuk mengirim bitcoin dari satu akun ke akun lain saat melakukan konversi dolar setelah menerima pembayaran dari pelanggan!

Lamborghini Huracan [Shutterstock]
Lamborghini Huracan. Sebagai ilustrasi produk otomotif yang dibeli pakai mata uang kripto  [Shutterstock]

"Saya sempat ketakutan, karena tidak ada perantara atau pihak kedua yang akan datang menyelamatkan situasi itu," kenangnya.

Sementara Pietro Frigerio, dealer Lamborghini di Irvine, California, Amerika Serikat, menceritakan saat harga bitcoin melonjak pada 2017. Dalam sebulan, ia bisa menjual 20 unit mobil.

Toh ia belum melihat banyak peningkatan dalam pembayaran bitcoin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bitcoin Cs Terus Merah, CFX10 Anjlok 3,05%

Bitcoin Cs Terus Merah, CFX10 Anjlok 3,05%

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:47 WIB

Jumlah Akun Pemilik Kripto RI Capai 23 Juta, Kemenkeu Mau Tukar Data Antar Negara demi Buru Pajak

Jumlah Akun Pemilik Kripto RI Capai 23 Juta, Kemenkeu Mau Tukar Data Antar Negara demi Buru Pajak

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:19 WIB

Adik Kepala BNPB Tersangka Korupsi Dana Bencana, Mengapa Asetnya Disimpan dalam Kripto?

Adik Kepala BNPB Tersangka Korupsi Dana Bencana, Mengapa Asetnya Disimpan dalam Kripto?

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:36 WIB

Bukan Cuma Bitcoin, Stablecoin dan Tokenisasi Mulai Dilirik

Bukan Cuma Bitcoin, Stablecoin dan Tokenisasi Mulai Dilirik

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:28 WIB

Indeks CFX10 Masih dalam Tren Penurunan ke Level 989,32

Indeks CFX10 Masih dalam Tren Penurunan ke Level 989,32

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:24 WIB

Bitcoin Cs Lagi Lesu, Indeks CFX10 Masih Merah ke Level 990,1

Bitcoin Cs Lagi Lesu, Indeks CFX10 Masih Merah ke Level 990,1

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:35 WIB

OJK Waspadai Risiko Kripto, AI, dan Pencucian Uang di Sektor Perbankan

OJK Waspadai Risiko Kripto, AI, dan Pencucian Uang di Sektor Perbankan

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:29 WIB

CFX10 Menguat 0,99%, Bitcoin Cs Kompak Menghijau

CFX10 Menguat 0,99%, Bitcoin Cs Kompak Menghijau

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:24 WIB

Fitur Darurat pada Mobil Ini Justru Bikin Rugi Pemiliknya

Fitur Darurat pada Mobil Ini Justru Bikin Rugi Pemiliknya

Otomotif | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:04 WIB

Inflasi AS Jadi Sorotan, Investor Kripto Diminta Cermati Arah Suku Bunga The Fed dan Dinamika Pasar

Inflasi AS Jadi Sorotan, Investor Kripto Diminta Cermati Arah Suku Bunga The Fed dan Dinamika Pasar

Bisnis | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:50 WIB

Terkini

MSCI Pertimbangkan Turunkan Status Pasar Saham Indonesia

MSCI Pertimbangkan Turunkan Status Pasar Saham Indonesia

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:16 WIB

Kecepatan 5G XL Naik 263 Persen, Layanan Ultra 5G+ Kini Hadir di Solo dan Yogyakarta

Kecepatan 5G XL Naik 263 Persen, Layanan Ultra 5G+ Kini Hadir di Solo dan Yogyakarta

Tekno | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:04 WIB

Langit Kuning Palangka Raya akibat Karhutla, Apa Dampaknya bagi Kesehatan?

Langit Kuning Palangka Raya akibat Karhutla, Apa Dampaknya bagi Kesehatan?

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Sinopsis Shadows of Desire, Dracin Daniel Zhou dan Zhao Qing di iQiyi

Sinopsis Shadows of Desire, Dracin Daniel Zhou dan Zhao Qing di iQiyi

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:00 WIB

4 Shio Beruntung 16 Oktober 2026, Kelinci hingga Anjing Rasakan Perubahan Positif

4 Shio Beruntung 16 Oktober 2026, Kelinci hingga Anjing Rasakan Perubahan Positif

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 06:27 WIB

Stok Makanan di Supermarket Terancam Kosong Tahun Depan, Apa yang Sedang Terjadi Terjadi?

Stok Makanan di Supermarket Terancam Kosong Tahun Depan, Apa yang Sedang Terjadi Terjadi?

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 06:15 WIB

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

×