Studi: Sistem Pembaca Efisiensi Bahan Bakar Mobil Modern Tidak Akurat

Bimo Aria Fundrika, Manuel Jeghesta Nainggolan

Sabtu, 31 Juli 2021 | 19:30 WIB
Studi: Sistem Pembaca Efisiensi Bahan Bakar Mobil Modern Tidak Akurat
Ilustrasi speedometer mobil. [Shutterstock]

Suara.com - Berdasarkan hasil studi dari Asosiasi otomotif Amerika (AAA), fitur pengukur konsumsi bahan bakar Multi Information Display (MID) yang terdapat pada mobil modern tidak sepenuhnya akurat.

Dari hasil studi dijelaskan, akurasi yang didapat sangat bervariasi. Dalam melakukan perjalanan yang lebih pendek, sensor dan perangkat lunak yang mengatur pengukur bahan bakar sangat sensitif terhadap akselerasi mobil yang tidak konsisten dan sangat mempengaruhi hasil. 

AAA mengatakan bahwa 74 persen pengemudi menggunakan tampilan kilometer dari nol untuk memutuskan kapan harus mengisi bensin ketika mereka hampir kehabisan bensin. 

Indikator bahan bakar pada mobil [Shutterstock].
Indikator bahan bakar pada mobil [Shutterstock].

Namun organisasi nirlaba ini merekomendasikan agar pengendara sebaiknya segera mengisi bahan bakar saat jarum indikator sudah berada di dekat lambang pompa.

Metode ini dianggap lebih akurat untuk mengetahui kondisi bahan bakar pada mobil. Pasalnya pada batas tersebut, kondisi bahan bakar sebenarnya sudah mencapai seperempat tangki. 

Sedangkan mengemudikan mobil sampai lampu bahan bakar menyala sangat dilarang. Dalam situasi ini bahan bakar dapat menguap dan dapat berdampak pada rusaknya pompa bahan bakar akibat kotoran yang masuk.

Dalam studi yang dilakukan, AAA bekerjasama dengan Automotive Research Center of the Automobile Club of Southern California. 

Metode pengukuran yang dilakukan adalah dengan menggunakan dinamometer untuk menjalankan pilihan kendaraan melalui skenario simulasi mengemudi. 

Rata-rata, tampilan efisiensi bahan bakar kendaraan yang diuji menunjukkan kesalahan 2,3 persen dibandingkan dengan ekonomi bahan bakar yang diukur dengan cara manual. 

baca juga

Kesalahan kendaraan individu sangat bervariasi, mulai dari minus 6,4 persen hingga plus 2,8 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelaku Wisata Gunungkidul Kibarkan Bendera Putih, Terpaksa Jual Mobil dan Motor Demi Hidup

Pelaku Wisata Gunungkidul Kibarkan Bendera Putih, Terpaksa Jual Mobil dan Motor Demi Hidup

Jogja | Sabtu, 31 Juli 2021 | 17:30 WIB

Waspadai Efek Sering Pakai Semir Ban

Waspadai Efek Sering Pakai Semir Ban

Otomotif | Sabtu, 31 Juli 2021 | 16:10 WIB

Insiden Mobil Rescue Tabrak Lari Pesepeda di Makassar, Sopir Diamankan

Insiden Mobil Rescue Tabrak Lari Pesepeda di Makassar, Sopir Diamankan

Sulsel | Sabtu, 31 Juli 2021 | 16:01 WIB

Terkini

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Ironi Lulusan SMK: Disiapkan untuk Kerja, Tapi Jadi Beban Pengangguran

Ironi Lulusan SMK: Disiapkan untuk Kerja, Tapi Jadi Beban Pengangguran

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:54 WIB

Di depan Pengusaha, Suahasil Akui Pemerintah Perketat Restitusi Pajak

Di depan Pengusaha, Suahasil Akui Pemerintah Perketat Restitusi Pajak

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:53 WIB

Denny Indrayana Sindir Gibran Siap Buka Bukti Ijazah: Harusnya Tunjukkan di MK!

Denny Indrayana Sindir Gibran Siap Buka Bukti Ijazah: Harusnya Tunjukkan di MK!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:51 WIB

Ruang Publik Bebas Rokok Adalah Hak Kita Semua

Ruang Publik Bebas Rokok Adalah Hak Kita Semua

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Gibran Dinyatakan Tak Penuhi Syarat Pilpres, Denny Indrayana Gerilya Dekati Parpol Senayan

Gibran Dinyatakan Tak Penuhi Syarat Pilpres, Denny Indrayana Gerilya Dekati Parpol Senayan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:47 WIB

Ogah Disodori Laporan Manis, Pramono Anung Mau Sambangi dan Gelar Rapat di 44 Kecamatan Jakarta

Ogah Disodori Laporan Manis, Pramono Anung Mau Sambangi dan Gelar Rapat di 44 Kecamatan Jakarta

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:46 WIB

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Dicecar KPK Soal Proyek Dana Siap Pakai

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Dicecar KPK Soal Proyek Dana Siap Pakai

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:44 WIB

Impor Bahan Baku Tinggi, Mendag Ingatkan Industri Jangan Bergantung Satu Suplier

Impor Bahan Baku Tinggi, Mendag Ingatkan Industri Jangan Bergantung Satu Suplier

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:40 WIB

×