Merek-merek China Saling Sikut di Pasar Mobil Listrik Indonesia, BYD: Demi Bangun Ekosistem

Liberty Jemadu

Sabtu, 22 Juni 2024 | 22:10 WIB
Merek-merek China Saling Sikut di Pasar Mobil Listrik Indonesia, BYD: Demi Bangun Ekosistem
Presiden Direktur BYD Motor Indonesia mengatakan persaingan antara merek mobil listrik China bagus untuk membangun ekosistem EV di Tanah AIr. [Suara.com/Liberty Jemadu]

Suara.com - Pasar mobil listrik Indonesia kini didominasi oleh merek-merek otomotif asal China. Selama 2024, Wuling dengan tiga model mobil listriknya masih dominan.

Meski demikian Chery yang baru bermain di segmen EV sejak awal tahun ini, sudah mulai berhasil menggeser dominasi Wuling dengan membawa Omoda E5 menjadi model EV terlaris di Indonsia pada Mei kemarin.

Persaingan ketat antara sesama merek China ini dinilai positif oleh Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia Eagle Zhou. BYD, raja mobil listrik dunia tahun lalu, juga baru masuk ke Tanah Air pada awal tahun ini dan akan baru mengirimkan mobil ke sekitar 1500 konsumen pada Juni ini.

Menurut Eagle, pertarungan antara merek China bagus untuk membangun ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

"Kami melihat sisi baiknya banyak sekali. Datangnya produsen yang membawa kendaraan elektrik dapat membantu terciptanya ekosistem kendaraan elektrik di Indonesia seperti di negara-negara lain," katanya di Jakarta, Jumat.

Setidaknya ada sembilan jenama kendaraan asal China yang akan memamerkan produknya di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) pada 18 sampai 28 Juli 2024.

Dalam kesempatan terpisah, pakar otomotif sekaligus akademisi di Institut Teknologi Bandung (ITB) Yannes Martinus Pasaribu mengemukakan bahwa mobil-mobil buatan China yang berteknologi canggih dan harganya kompetitif berpotensi mendominasi pasar otomotif Indonesia pada masa mendatang.

"Mobil-mobil China yang menonjol dengan teknologi canggih, desain modern, dan harga kompetitif berpotensi besar untuk mendominasi pasar otomotif Indonesia di masa depan," katanya dilansir dari Antara.

Kendati demikian, sebagai pemain yang tergolong baru merek kendaraan asal China masih perlu membangun jaringan penjualan dan layanan serta memperkuat citra merek di pasar otomotif Indonesia.

baca juga

"Faktor lain seperti kualitas, fitur, brand image, dan jaringan purnajual juga memainkan peran penting," kata Yannes.

Sebagai salah satu produsen kendaraan asal China yang memasuki pasar Indonesia, BYD berupaya menunjukkan kehadirannya antara lain dengan menjadi anggota Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).

"Saya umumkan bahwa BYD per hari ini resmi menjadi anggota Gaikindo. Ini menjadi salah satu rencana besar kami untuk menjadi bagian dari industri otomotif nasional," tegas Eagle Zhao.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bermodal Omoda E5, Chery Dominasi Segmen Mobil Listrik

Bermodal Omoda E5, Chery Dominasi Segmen Mobil Listrik

Otomotif | Sabtu, 22 Juni 2024 | 20:47 WIB

BYD Masih Tutup Rapat Angka Pemesanan Ketiga Mobil Listrik yang Dibawa ke Indonesia

BYD Masih Tutup Rapat Angka Pemesanan Ketiga Mobil Listrik yang Dibawa ke Indonesia

Otomotif | Sabtu, 22 Juni 2024 | 10:54 WIB

BYD Pastikan Konsumen Mulai Terima Unit Minggu Depan

BYD Pastikan Konsumen Mulai Terima Unit Minggu Depan

Otomotif | Jum'at, 21 Juni 2024 | 15:00 WIB

Terkini

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 05:00 WIB

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

×