Rahasia Jelajah Jauh Mobil Listrik: Tembus Jakarta-Semarang Tanpa Isi Ulang

Muhammad Yunus Suara.Com
Jum'at, 04 Oktober 2024 | 13:12 WIB
Rahasia Jelajah Jauh Mobil Listrik: Tembus Jakarta-Semarang Tanpa Isi Ulang
Ilustrasi mobil listrik. (Pexels)

Suara.com - PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) membagikan kiat untuk mengoptimalkan kemampuan jelajah mobil listrik, antara lain dengan mengefisienkan penggunaan baterai.

"Daya jelajah yang mumpuni dipengaruhi oleh sejumlah faktor, terutama oleh akselerasi yang konsisten dari pengendara dengan kecepatan maksimal 90 km per jam," kata Chief Operating Officer PT HMID Fransiscus Soerjopranoto di Semarang, Kamis 3 Oktober 2024.

Frans menyarankan pengendara mobil listrik menghindari akselerasi dan deselerasi (pengereman) secara mendadak, yang dapat menyebabkan pemborosan penggunaan baterai.

Pengendara disarankan untuk memanfaatkan fitur regeneratif braking pada kendaraan dengan mode otomatis, yang dapat memberikan daya tambahan pada baterai mobil listrik.

Frans juga menyampaikan pentingnya pengendara memperhatikan lalu lintas kendaraan di jalan agar bisa mengemudikan kendaraan dengan kecepatan stabil dan mengurangi penggunaan rem secara mendadak.

"Biarkan mobil mengurangi kecepatannya secara natural. Jadi, dengan kita memperhatikan arus lalu lintas, secara tidak langsung akan memaksimalkan jarak tempuh," kata Frans.

Menurut dia, pengguna mobil listrik lebih baik memilih menggunakan mode Eco alih-alih mode Normal, Sport, atau Snow.

Frans mengatakan, selama berkendara menggunakan mobil listrik sebaiknya tidak menggunakan sarana kendaraan untuk mengisi daya peralatan elektronik kalau tidak mendesak agar daya baterai mobil listrik tidak berkurang.

Selain itu, selama berkendara semua jendela mobil listrik disarankan ditutup rapat untuk meminimalkan potensi hambatan terhadap laju kendaraan.

Baca Juga: Chery dan Huawei Rilis Mobil Listrik Premium Anyar, Siap Saingi Tesla

Penyejuk udara atau AC mobil bisa diatur pada suhu 17 derajat Celsius, tetapi kecepatan putaran kipas cukup level satu.

Frans mengimbau pengendara mobil listrik saat memakai AC memilih menggunakan recirculate mode ketimbang mengambil udara dari luar, karena opsi tersebut dapat memberatkan kerja AC.

"Udara sebaiknya dialirkan kembali atau diputar di dalam kabin, apalagi berkendara di perkotaan. Jika udara dari luar maka sistem akan meminta AC untuk mendinginkan udara dari luar, yang itu juga butuh energi listrik," katanya.

Mobil Hyundai all-new KONA Electric varian Signature Long Range dapat digunakan untuk menempuh jarak 420 km tanpa harus melakukan pengisian ulang daya dalam perjalanan dari Jakarta ke Semarang.

Namun, Frans menekankan bahwa jangkauan mobil listrik akan bergantung pada gaya berkendara, kondisi jalan, dan penggunaan fitur-fitur kendaraan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI