Honda Ungkap Penyebab Penjualan Sepeda Motor Indonesia Lesu, Meski Dominasi Pasar...

Manuel Jeghesta Nainggolan

Jum'at, 15 Agustus 2025 | 14:10 WIB
Honda Ungkap Penyebab Penjualan Sepeda Motor Indonesia Lesu, Meski Dominasi Pasar...
Detail Ubahan All New Honda BeAT. [Suara.com/Manuel Jeghesta]

Suara.com - Pasar sepeda motor domestik menunjukkan tren negatif sepanjang tujuh bulan pertama tahun 2025. Meski demikian, PT Astra Honda Motor (AHM) masih menunjukkan dominasinya dengan menguasai lebih dari 75 persen pangsa pasar nasional di tengah kondisi pasar yang lesu.

Berdasarkan data dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), penjualan kendaraan roda dua di pasar domestik tercatat sebanyak 3,69 juta unit pada periode Januari hingga Juli 2025.

Angka ini menunjukkan adanya penurunan sebesar 2,07% jika dibandingkan secara tahunan (year-on-year) dengan periode yang sama di tahun sebelumnya yang mencapai 3,76 juta unit.

Di tengah lesunya pasar sepeda motor, AHM berhasil membukukan penjualan sebanyak 2,8 juta unit. Executive Vice President Director PT Astra Honda Motor, Thomas Wijaya, mengakui adanya penurunan penjualan yang sejalan dengan kondisi pasar secara keseluruhan.

"Penjualan motor Honda di angka 2,8 juta unit, turun sekitar 2-3 persen yang memang sejalan dengan market," ujar Thomas baru-baru ini, di Jakarta, Jumat (14 Agustus 2025).

Honda Vario 160 Repsol Edition (2banh.vn)
Honda Vario 160 Repsol Edition (2banh.vn)

Penopang utama penjualan sepeda motor Honda datang dari segmen skuter matik (skutik) yang memberikan kontribusi masif hingga 94 persen dari total penjualan. Model-model andalan seperti Honda BeAT Series, Scoopy, Vario, dan PCX menjadi tulang punggung yang terus menopang dominasi Honda di Tanah Air.

Lantas apa yang menjadi penyebab utama menurunnya pasar otomotif roda dua nasional. Disampaikan Marketing Director AHM, Octavianus Dwi Putro,  salah satu faktor utama adalah lesunya sektor manufaktur di dalam negeri yang berdampak pada daya beli.

"Kalau dipilah-pilah kan ada beberapa daerah yang relate dengan manufaktur itu agak turun, ada layoff di beberapa tempat. Kemudian, ada beberapa daerah yang mengandalkan anggaran pemerintah juga terpengaruh, karena di semester pertama ada relokasi fokus anggaran," ujar Octavianus.

Meski begitu, ia menambahkan bahwa penurunan pasar tidak terlalu dalam karena tertolong oleh beberapa daerah yang mengalami kenaikan penjualan berkat peningkatan harga komoditas.

baca juga

Dengan kondisi ini, AHM menaruh harapan agar pasar sepeda motor pada paruh kedua tahun ini bisa relatif stabil, menargetkan total penjualan nasional bisa mencapai 6,4 juta hingga 6,7 juta unit pada akhir tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diskon Harga Motor Listrik Honda CUV e: Tembus Rp 19 Jutaan, AHM Angkat Bicara

Diskon Harga Motor Listrik Honda CUV e: Tembus Rp 19 Jutaan, AHM Angkat Bicara

Otomotif | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 13:18 WIB

Honda Cetak Garda Terdepan Lewat Kontes Layanan Nasional 2025

Honda Cetak Garda Terdepan Lewat Kontes Layanan Nasional 2025

Otomotif | Kamis, 14 Agustus 2025 | 20:10 WIB

5 Rekomendasi Motor Bekas Mulai Rp5 Juta Tahan Banting: Aman Buat Karyawan Pabrik

5 Rekomendasi Motor Bekas Mulai Rp5 Juta Tahan Banting: Aman Buat Karyawan Pabrik

Otomotif | Selasa, 12 Agustus 2025 | 12:00 WIB

Terkini

Review Film Bad and Crazy: Saat Sisi Gelap dan Gila dalam Diri Saling Bertabrakan

Review Film Bad and Crazy: Saat Sisi Gelap dan Gila dalam Diri Saling Bertabrakan

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 13:54 WIB

5 Peeling Serum Lokal untuk Menghaluskan Tekstur dan Mencerahkan Wajah

5 Peeling Serum Lokal untuk Menghaluskan Tekstur dan Mencerahkan Wajah

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 13:53 WIB

KPK Datangi Glamping di Ciater Subang, Diduga Milik Anggota Polri Yayat Sudrajat

KPK Datangi Glamping di Ciater Subang, Diduga Milik Anggota Polri Yayat Sudrajat

News | Rabu, 30 September 2026 | 13:51 WIB

Stres Kuliah? Ini 5 Tempat Refreshing untuk Menyegarkan Pikiran Penat di Jogja

Stres Kuliah? Ini 5 Tempat Refreshing untuk Menyegarkan Pikiran Penat di Jogja

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 13:51 WIB

Kapan Waktu yang Tepat untuk Menggunakan Air Mawar?

Kapan Waktu yang Tepat untuk Menggunakan Air Mawar?

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 13:51 WIB

Diskon Spesial BRI di Private Viewing Heritage Culture Tina Andrean 2026

Diskon Spesial BRI di Private Viewing Heritage Culture Tina Andrean 2026

Bri | Rabu, 30 September 2026 | 13:46 WIB

Bahas RUU LLAJ Bersama DPR, Ini Poin-Poin Penting yang Disetujui Pemerintah

Bahas RUU LLAJ Bersama DPR, Ini Poin-Poin Penting yang Disetujui Pemerintah

News | Rabu, 30 September 2026 | 13:46 WIB

Pendidikan di Era ChatGPT: Apakah Budaya Menghafal Masih Relevan?

Pendidikan di Era ChatGPT: Apakah Budaya Menghafal Masih Relevan?

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 13:45 WIB

'Apartemen' Mewah Lapas Cibinong Ternyata Ilegal, Tak Terdaftar BMN dan Tanpa APBN

'Apartemen' Mewah Lapas Cibinong Ternyata Ilegal, Tak Terdaftar BMN dan Tanpa APBN

Bogor | Rabu, 30 September 2026 | 13:42 WIB

Penerima Bansos Bakal Pakai Data Terbaru, Mulai Disalurkan Kuartal I 2027

Penerima Bansos Bakal Pakai Data Terbaru, Mulai Disalurkan Kuartal I 2027

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 13:41 WIB

×