Beat Street vs Beat Karbu Lebih Awet Mana? Ini Kelebihan, Kekurangan dan Beda Harga Bekasnya

Farah Nabilla

Minggu, 28 Desember 2025 | 14:21 WIB
Beat Street vs Beat Karbu Lebih Awet Mana? Ini Kelebihan, Kekurangan dan Beda Harga Bekasnya
Beat Street vs Beat Karbu Lebih Awet Mana? (honda)

Suara.com - Banyak yang bertanya-tanya, mana yang lebih awet antara Beat Street dan Beat Karbu? Memang terdapat beberapa perbedaan antara Honda Beat generasi awal yang masih menggunakan karburator atau dikenal dengan Beat Karbu dengan Beat FI atau injeksi.

Honda Beat kini telah mempunyai beberapa genrasi sejak pertama kali diluncurkan di Tanah Air pada tahun 2008 lalu. Generasi awal Beat masih menggunakan mesin karburator. Generasi awal ini lahir tahun 2008 dengan mesin 110 cc SOHC yang mampu menghasilkan tenaga 8,22 ps dan torsi 8,32 Nm.

Honda Beat generasi kedua hadir pada tahun 2012 dengan perubahan yang cukup signifikan dibanding generasi sebelumnya, yakni adanya sistem injeksi yang menggunakan Programmed Fuel Injection (PGM-FI).

Sistem PGM-FI ini diklaim lebih irit bahan bakar hingga 30 persen dibanding versi karburator. Perbedaan lainnya terletak pada desain dan ukuran bagasi yang sedikit lebih luas ketimbang generasi sebelumnya.

Berikut perbandingan atau beberapa perbedaan Beat Street dan Beat Karbu yang bisa jadi pertimbangan untuk memutuskan mana yang lebih awet.

BeAt Street: Efisiensi dan Performa

Honda BeAT Street (dok. Astra Honda Motor)
Honda BeAT Street (dok. Astra Honda Motor)

Beat Street (FI) merupakan seri yang lebih baru dan dianggap lebih irit bahan bakar serta lebih bertenaga karena teknologi injeksi (eSP). Kelebihan Beat Street terletak pada efisiensi dan performanya yang jempolan.

Beat Street dinilai lebih irit dalam hal penggunaan bahan bakar berkat teknologi PGM-FI atau injeksi yang lebih efisien, bisa 30% lebih irit ketimbang Beat Karbu. Performa Beat Street juga dianggap lebih baik dengan tenaga yang lebih responsif, terutama di putaran bawah.

Tarikannya mesinnya halus, mudah dinyalakan di pagi hari, apalagi di perkotaan dengan lalu lintas yang padat. Perawatan motor ini juga disebut realtif simpel dan lebih cepat terdeteksi.

baca juga

Kekurangan Beat Street terletak pada kualitas bodi serta fiturnya yang dianggap kurang. Dari segi kualitas bodi, sebenarnya penilaian ini bisa dibilang subjektif. Beberapa pengguna menganggap build quality bodi Beat Street agak menurun.

Kekurangan lainnya pada Beat Street yaitu pada versi tertentu tidak ada ISS (Idling Stop System, padahal fitur ini dianggap sangat berperan dalam hal membantu menghemat bahan bakar.

Harga Honda Beat Street 2025 baru cukup bervariasi, tergantung lokasi dan varian. Secara umum dibanderol mulai dari Rp19.850.000 hingga Rp21.300.000.

Sedangkan untuk harga bekas atau sekennya dibanderol mulai dari Rp15.500.000 hingga Rp19.000.000 untuk keluaran tahun 2024-2025, tergantung kondisi, varian, dan lokasi.

Beat Karbu: Mesin Sederhana dan Tangguh

Honda BeAT karburator (bukapalak)
Honda BeAT karburator (bukalapak)

Beat Karbu memiliki kelebihan dalam hal mesinnya yang sederhana sehingga sistem karburator lebih mudah dipahami dan diservis di bengkel mana pun, serta biaya perawatannya umumnya yang lebih murah.

Beat Karbu juga dianggap tangguh, dikenal andal untuk pemakaian harian karena konstruksi yang dianggap lebih solid dibandingkan versi terbarunya.

Kekurangan Beat Karbu disebut-sebut lebih boros bahan bakar ketimbang versi injeksi atau FI. Beat Karbu juga lebih dulu muncul sehingga dianggap sebagai unit yang lebih tua, membuatnya berisiko mengalami masalah kaki-laki atau kelistrikan.

Karburator juga disebut lebih sensitif pada setelan dan kebersihan. Jika karbu kotor atau setelan melenceng, tarikan bisa tidak stabil dan konsumsi bahan bakar jadi lebih boros.

Honda Beat Karbu model lama sudah tidak tersedia lagi karena sudah digantikan dengan Beat FI 2025 injeksi. Sedangkan untuk harga bekas atau sekennya dibanderol mulai dari Rp4.400.000 hingga Rp9.000.000, tergantung kondisi, varian, dan lokasi.

Mana yang Lebih Awet?

Berbicara tentang awet tidaknya, semua tergantung pemakaian pribadi masing-masing pengguna.

Perbedaan yang paling mencolok antara Beat Street dan Beat Karbu yakni:

  • Efisiensi bahan bakar: Beat Street jelas lebih unggul karena suplai bahan bakar diatur secara presisi
  • Emisi: Beat Street lebih ramah lingkungan dan aman untuk aturan uji emisi
  • Perawatan: Beat Karbu lebih murah dan mudah dirawat di mana saja, Beat Street lebih modern tetapi perlu bengkel dengan peralatan khusus
  • Harga: Beat Karbu lebih murah, Beat Street sedikit lebih tinggi namun lebih stabil untuk penggunaan jangka panjang

Namun, jika prioritas kamu adalah kemudahan dalam perawatan serta durabilitas jangka panjang mesin, Beat Karbu bisa menjadi pilihan yang tepat. Perlu dicatat bahwa jika kamu memilih Beat Karbu, itu berarti kamu tidak masalah dengan konsumsi bahan bakarnya yang cukup boros.

Sedangkan, jika kamu mencari motor dengan efisiensi bahan bakar dan performa modern yang lebih baik, kamu bisa memilih Beat Street. Beat Street juga cocok untuk kamu yang ingin motor harian praktis, irit, serta siap pakai tanpa ribet.

Kontributor : Rizky Melinda

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Motor Matic Bekas, Murah tapi Gengsi Masih Dapat

4 Motor Matic Bekas, Murah tapi Gengsi Masih Dapat

Otomotif | Minggu, 28 Desember 2025 | 12:04 WIB

4 Motor Bekas Mesin Bandel Cocok Buat Ojek Online, Murah Meriah Jarang Masuk Bengkel

4 Motor Bekas Mesin Bandel Cocok Buat Ojek Online, Murah Meriah Jarang Masuk Bengkel

Otomotif | Minggu, 28 Desember 2025 | 10:53 WIB

Kencang bak Ninja, Harga Rasa Vario: Segini Harga dan Konsumsi BBM Yamaha MT-25 Bekas

Kencang bak Ninja, Harga Rasa Vario: Segini Harga dan Konsumsi BBM Yamaha MT-25 Bekas

Otomotif | Sabtu, 27 Desember 2025 | 16:13 WIB

Budget 7 Juta Dapat Honda Vario Bekas Tahun Berapa? Cek Rekomendasinya

Budget 7 Juta Dapat Honda Vario Bekas Tahun Berapa? Cek Rekomendasinya

Otomotif | Sabtu, 27 Desember 2025 | 15:08 WIB

5 Rekomendasi Motor Bekas Harga Rp7 Jutaan: Bisa Buat Sekolah, Kuliah hingga Sunmori di 2026

5 Rekomendasi Motor Bekas Harga Rp7 Jutaan: Bisa Buat Sekolah, Kuliah hingga Sunmori di 2026

Otomotif | Sabtu, 27 Desember 2025 | 13:05 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×