Viral Insiden CV Joint Lepas L8 Patah di Tengah Sesi Test Drive

Manuel Jeghesta Nainggolan

Senin, 02 Februari 2026 | 15:53 WIB
Viral Insiden CV Joint Lepas L8 Patah di Tengah Sesi Test Drive
Komponen Lepas L8 yang patah dalam sesi test drive. (Foto: Ist)
baca 10 detik
  • Media test drive SUV Lepas L8 pada 29 Januari 2026 di Serpong Utara mengalami insiden kerusakan kaki-kaki.
  • Kerusakan fatal teridentifikasi pada komponen CV Joint yang patah saat mobil melewati lintasan uji wajar.
  • Pihak Lepas menduga kecepatan tinggi saat melewati uji tanjakan menjadi faktor utama penyebab kegagalan komponen tersebut.

Suara.com - Sesi media test drive SUV Lepas L8 yang berlangsung di Pusdiklat Polri, Serpong Utara pada Kamis 29 Januari 2026 berakhir dengan insiden yang tidak terduga. Mobil SUV asal Tiongkok tersebut dilaporkan mengalami kerusakan serius pada bagian kaki-kaki saat tengah diuji oleh awak media di lintasan yang telah disediakan.

 Kerusakan fatal terjadi pada komponen CV Joint atau Constant Velocity Joint yang ditemukan dalam kondisi patah. Padahal lintasan uji coba tersebut memiliki handicap yang tergolong wajar bagi pengujian kendaraan pada umumnya. Rangkaian pengujian mencakup trek lurus sejauh 200 meter, putaran balik, uji slalom, hingga melintasi barisan speed bump dan simulasi parkir mundur.

Dihimpun dari sejumlah sumber, pecahan komponen kaki-kaki tersebut sempat diabadikan oleh rekan media yang berada di lokasi kejadian. Kerusakan pada bagian krusial ini memicu tanda tanya besar mengenai durabilitas serta kualitas material yang digunakan pada unit tersebut.

Menanggapi insiden tersebut, Lalu Indra Wirabhakti selaku Product Manager of Lepas Indonesia memberikan penjelasan mengenai kondisi saat pengujian berlangsung. Pihaknya berdalih bahwa kecepatan saat melintasi rintangan gundukan atau bumpy test menjadi faktor penyebab utama.

“Kenapa bisa patah? Ini kan bumpy test kalau normalnya sebagai customer kecepatannya tidak mungkin 80-100 kpj. CV Joint itu kan harus menerima getaran dan mobil sudah berkali-kali bolak-balik. Tapi basicnya ketika mobil dihantam lebih dari 80 kpj semua mobil engga nyaman,” ungkap Lalu.

Kejadian ini menjadi sorotan tajam bagi publik mengingat Lepas L8 merupakan jagoan baru yang akan dipasarkan di Indonesia sebagai New Energy Vehicle. Model ini mengusung teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle yang seharusnya memiliki ketangguhan mumpuni untuk menghadapi berbagai kondisi jalanan di kota-kota besar Indonesia.

Hingga saat ini publik masih mempertanyakan standar pengujian internal yang telah dilakukan oleh pabrikan sebelum membawa unit tersebut ke sesi test drive. Aspek keamanan dan ketahanan komponen pada mobil hybrid bongsor ini kini menjadi catatan penting bagi calon konsumen di tanah air.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Mobil dengan Kaki-Kaki Paling Kuat, Tahan Banting Buat Touring Jarak Jauh dan Beban Berat

5 Mobil dengan Kaki-Kaki Paling Kuat, Tahan Banting Buat Touring Jarak Jauh dan Beban Berat

Otomotif | Jum'at, 23 Januari 2026 | 14:35 WIB

Lepas L8 Versi Setir Kanan Debut Global di Indonesia, Incar Segmen SUV Premium

Lepas L8 Versi Setir Kanan Debut Global di Indonesia, Incar Segmen SUV Premium

Otomotif | Jum'at, 21 November 2025 | 18:34 WIB

LEPAS L8 Turut Diboyong ke GJAW 2025, Tawarkan Standar Baru di Dunia Otomotif Indonesia

LEPAS L8 Turut Diboyong ke GJAW 2025, Tawarkan Standar Baru di Dunia Otomotif Indonesia

Otomotif | Kamis, 20 November 2025 | 14:12 WIB

Terkini

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Jawa Tengah | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:43 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Kupedes Rp1,24 Miliar Segera Masuk Pengadilan Tipikor Surabaya

Kasus Dugaan Korupsi Kupedes Rp1,24 Miliar Segera Masuk Pengadilan Tipikor Surabaya

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:36 WIB

Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp8,3 Juta, Diambil dari APBN

Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp8,3 Juta, Diambil dari APBN

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:34 WIB

×