Perang Bikin Minyak Mahal, Vietnam Malah Obral BBM Jadi Belasan Ribu, Bagaimana Indonesia?

Cesar Uji Tawakal, Gagah Radhitya Widiaseno

Minggu, 29 Maret 2026 | 07:42 WIB
Perang Bikin Minyak Mahal, Vietnam Malah Obral BBM Jadi Belasan Ribu, Bagaimana Indonesia?
Perang Bikin Minyak Mahal, Vietnam Malah Obral BBM Jadi Belasan Ribu, Bagaimana Indonesia? (Pixabay/Engin_Akyurt)
baca 10 detik
  • Vietnam resmi menurunkan harga BBM secara drastis dengan menghapus tiga pajak utama menjadi nol. 
  • Penurunan ekstrim ini terjadi di tengah krisis energi global akibat memanasnya perang Timur Tengah. 
  • Menteri ESDM Bahlil memastikan harga dan pasokan BBM Indonesia tetap aman tanpa membebani rakyat

Suara.com - Di saat negara lain panik menghadapi lonjakan harga BBM akibat perang di Timur Tengah, Vietnam justru berani memangkas harga bahan bakarnya secara drastis. Berbeda dengan manuver radikal tersebut, pemerintah Indonesia melalui Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memilih fokus meracik strategi khusus agar stabilitas harga dan pasokan aman tanpa mencekik daya beli masyarakat.

Langkah luar biasa dari pemerintah Vietnam ini resmi berlaku per Jumat (27/3/2026). Saat dunia was-was akan krisis energi global, negara tetangga kita ini justru melakukan intervensi khusus.

Melalui Keputusan Perdana Menteri Nomor 482/QD-TTg, Vietnam mengambil kebijakan nekat namun pro-rakyat: menghapus pajak bahan bakar menjadi nol rupiah!

Mulai tanggal 27 Maret hingga 15 April 2026, tiga beban pajak utama yakni pajak perlindungan lingkungan, Pajak Pertambahan Nilai (PPN), hingga pajak cukai, resmi dihanguskan atau ditetapkan pada angka 0%.

Media lokal Baonghean menyebut kebijakan "tiga pajak nol persen" ini adalah bukti nyata kepedulian pemerintah atas parahnya tekanan harga energi global terhadap dompet masyarakatnya.

Harga BBM Vietnam Langsung Anjlok, Berapa Rupiah?

Berkat manuver penghapusan pajak tersebut, harga BBM di pom bensin Vietnam langsung terjun bebas.

Berdasarkan revisi harga terbaru, berikut rinciannya jika dirupiahkan:

  • Bensin E5 RON 92: Turun VND 4.750 menjadi hanya VND 23.320 atau sekitar Rp 14.984 per liter.
  • Bensin RON 95: Turun VND 5.620 menjadi VND 24.330 atau sekitar Rp 15.633 per liter.
  • Solar: Turun VND 2.450 menjadi VND 35.440 atau sekitar Rp 22.772 per liter.

Bahkan, pada awal bulan lalu, Vietnam sudah lebih dulu menggebrak dengan menurunkan bea impor bahan bakar menjadi 0% hingga akhir April.

baca juga

Walaupun negara harus rela kehilangan pendapatan anggaran hingga lebih dari 1 triliun VND (sekitar Rp 650 miliar), langkah ini sukses menyelamatkan perputaran ekonomi domestik mereka.

Respons Indonesia: Menteri Bahlil Jamin Subsidi dan Pasokan Aman

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].

Melihat fenomena krisis BBM dunia akibat memanasnya konflik AS-Israel vs Iran, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan Indonesia tidak tinggal diam.

Kabar baiknya, hingga detik ini, harga BBM di Tanah Air terpantau belum mengalami kenaikan sepeser pun.

"Insya Allah pemerintah akan menjaga pasokan energi, cadangan energi kita, dan harga. Dalam kondisi yang memang hampir semua dunia kena dampaknya, kita bersyukur BBM di negara kita tercinta—baik bensin, solar, maupun LPG—terpenuhi dengan baik," tegas Bahlil.

Meski demikian, pemerintah enggan terlena. Bahlil mengungkap bahwa antisipasi skenario terburuk terus dilakukan, salah satunya dengan "berburu" sumber-sumber pasokan BBM dari negara-negara alternatif.

Mengingat geopolitik dunia tidak ada yang bisa meramal secara pasti kapan akan berakhir, langkah mitigasi menjadi wajib hukumnya.

Kabar paling melegakan bagi masyarakat Indonesia datang dari kebijakan subsidi. Kementerian ESDM kini tengah memutar otak dan berkoordinasi intensif dengan Kementerian Keuangan terkait skema subsidi di tengah gejolak global.

"Sampai semalam arahan Bapak Presiden tegas, cari akal bagaimana agar kita jangan memberatkan rakyat. Jadi saya dengan Menteri Keuangan terus-menerus mencari solusi terbaik. Sekalipun sedang krisis, keadaan rakyat tetap menjadi perhatian utama kami," pungkas Bahlil.

Langkah Vietnam memangkas pajak ekstrem patut diacungi jempol, sementara strategi kehati-hatian Indonesia lewat penebalan subsidi juga menjadi tameng ampuh.

Kini, publik hanya berharap konflik global segera mereda agar krisis energi tak lagi menghantui isi dompet di akhir bulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WFH ASN Hemat BBM Setiap Hari Apa? Begini Aturan Resminya

WFH ASN Hemat BBM Setiap Hari Apa? Begini Aturan Resminya

Lifestyle | Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:08 WIB

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:23 WIB

Minyak Mahal, Pendidikan Terancam? Membaca Masa Depan Indonesia di Tengah Gejolak Energi Global

Minyak Mahal, Pendidikan Terancam? Membaca Masa Depan Indonesia di Tengah Gejolak Energi Global

Your Say | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:35 WIB

Terkini

Apakah Ngebut Bikin Bensin Motor Lebih Boros? Ini Cara agar Tetap Hemat

Apakah Ngebut Bikin Bensin Motor Lebih Boros? Ini Cara agar Tetap Hemat

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 07:45 WIB

Lalu Lintas Padat saat Libur Sekolah? Begini Cara Menghemat Bensin saat Macet

Lalu Lintas Padat saat Libur Sekolah? Begini Cara Menghemat Bensin saat Macet

Otomotif | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:12 WIB

5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax

5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:00 WIB

100 Ribu Buruh Perusahaan Otomotif "V" Terancam PHK

100 Ribu Buruh Perusahaan Otomotif "V" Terancam PHK

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:13 WIB

Tunda Nyicil Scoopy Baru, Yamaha Grand Filano Bekas Lebih Murah, Mending Mana?

Tunda Nyicil Scoopy Baru, Yamaha Grand Filano Bekas Lebih Murah, Mending Mana?

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:03 WIB

Pesona SUV Mazda yang Seukuran dengan Suzuki S-Presso, Harga Cuma Tak Sampai 200 Juta

Pesona SUV Mazda yang Seukuran dengan Suzuki S-Presso, Harga Cuma Tak Sampai 200 Juta

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:00 WIB

Irit dan Tangguh, Ini Alasan Kenapa Yamaha Gear Ultima Jadi Skutik Favorit Perempuan

Irit dan Tangguh, Ini Alasan Kenapa Yamaha Gear Ultima Jadi Skutik Favorit Perempuan

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:23 WIB

Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu

Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:10 WIB

Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik

Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:27 WIB

Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?

Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:15 WIB

×