Suara.com - Tren mobil listrik di Indonesia terus menanjak karena menawarkan biaya kepemilikan total (TCO) yang bisa lebih hemat hingga 25–30% dalam 5 tahun dibanding mobil berbahan bakar bensin.
Selain bebas emisi dan lebih ramah lingkungan, biaya pengisian daya di rumah juga jauh lebih terjangkau. Tak hanya itu, minimnya komponen mesin membuat mobil listrik lebih jarang masuk bengkel.
Dukungan insentif pemerintah serta infrastruktur charging yang semakin luas juga membuat EV (electric vehicle) makin realistis untuk digunakan jangka panjang.
Lantas, mobil listrik apa saja yang minim perawatan sekaligus layak dijadikan investasi masa depan? Simak rekomendasinya berikut ini.
1. Wuling Air EV

Untuk mobilitas harian, Wuling Air EV jadi salah satu pilihan paling masuk akal. Dimensinya yang kecil membuatnya lincah menembus jalanan padat dan sangat mudah diparkir, bahkan di area terbatas sekalipun. Konsumsi energinya juga terkenal sangat efisien sehingga cocok untuk rute pendek seperti pergi kerja atau kuliah.
Dalam jangka panjang, biaya perawatan mobil ini sangat ringan karena tidak memerlukan pergantian oli atau komponen mesin konvensional. Ditambah lagi, fitur modern seperti Internet of Vehicle (IoV) membuat pengalaman berkendara terasa lebih praktis.
Harga: mulai Rp214 jutaan – Rp307 jutaan.
2. Wuling Binguo EV

Wuling Binguo EV hadir sebagai opsi hatchback listrik dengan desain unik dan kapasitas lebih besar dari Air EV. Mobil ini cocok untuk pengguna yang ingin kendaraan harian yang tetap stylish namun tetap hemat.
Efisiensinya tinggi dengan jarak tempuh lebih dari 300 km, sementara biaya operasional harian tergolong sangat rendah. Dalam jangka panjang, penggunaan baterai LFP membuatnya lebih awet dan aman, sehingga cocok untuk penggunaan bertahun-tahun.
Harga: Rp279 juta – Rp332 jutaan.
3. MG 4 EV

MG 4 EV menawarkan gaya crossover modern dengan harga yang relatif kompetitif. Desainnya futuristik dan performanya cukup bertenaga untuk penggunaan sehari-hari maupun perjalanan jarak menengah.
Selain efisien, mobil ini juga dilengkapi fitur keselamatan lengkap seperti ADAS serta kemampuan fast charging. Biaya operasionalnya rendah, dan adanya garansi panjang membuatnya semakin menarik sebagai kendaraan jangka panjang.
Harga: Rp345 juta – Rp419 jutaan.
4. BYD M6

Bagi keluarga, BYD M6 hadir sebagai MPV listrik 7 penumpang yang menawarkan kenyamanan sekaligus efisiensi. Kabinnya luas, cocok untuk perjalanan jauh bersama keluarga tanpa khawatir biaya operasional membengkak. Konsumsi listriknya tetap terjaga meski membawa banyak penumpang.
Keunggulan lain terletak pada teknologi Blade Battery yang dikenal aman dan tahan lama. Dalam jangka panjang, biaya penggunaan jauh lebih hemat dibanding MPV bensin di kelas yang sama, ditambah pajak tahunan yang relatif rendah.
Harga: Rp379 juta – Rp429 jutaan.
5. Chery Omoda E5

Buat kamu yang mengincar SUV listrik modern, Chery Omoda E5 bisa jadi pilihan menarik. Desainnya futuristik dengan fitur keselamatan yang lengkap, termasuk berbagai teknologi ADAS yang menunjang keamanan berkendara.
Mobil ini juga unggul dari sisi efisiensi dan daya tahan baterai. Bahkan, beberapa program penjualan menawarkan garansi baterai seumur hidup bagi pembeli awal. Ini tentu menjadi nilai tambah besar untuk investasi jangka panjang.
Harga: Rp488 juta – Rp498 jutaan.
6. BYD Atto 3
![BYD Atto 3 [oto.com]](https://media.arkadia.me/v2/articles/triasrohmadoni/0uIy1PqJUUXbuyZn9heojYAqnrPNH8hw.png)
BYD Atto 3 menjadi salah satu SUV listrik terlaris berkat keseimbangan antara performa dan efisiensi. Mobil ini mampu menempuh perjalanan jauh tanpa sering mengisi daya, sehingga cocok untuk penggunaan dalam dan luar kota.
Dari sisi jangka panjang, reputasi BYD dalam teknologi baterai menjadi jaminan. Blade Battery yang digunakan terkenal aman dan memiliki umur pakai panjang, membuatnya layak untuk penggunaan hingga bertahun-tahun ke depan.
Harga: Rp390 juta – Rp520 jutaan.
7. Hyundai IONIQ 5

Sebagai salah satu mobil listrik paling populer di Indonesia, Hyundai IONIQ 5 menawarkan kombinasi teknologi canggih dan efisiensi tinggi. Jarak tempuhnya mencapai ratusan kilometer dalam sekali charge, ditambah kemampuan ultra fast charging yang sangat praktis untuk mobilitas tinggi.
Untuk penggunaan jangka panjang, keunggulan utamanya ada pada jaringan servis Hyundai yang luas serta garansi baterai hingga 8 tahun. Fitur seperti Vehicle-to-Load (V2L) juga memberi nilai tambah karena mobil bisa menjadi sumber listrik cadangan.
Harga: Rp713 juta – Rp900 jutaan.
Kontributor : Trias Rohmadoni