- Shell mengandalkan teknologi Dynaflex untuk mengurangi gesekan dan membersihkan kerak mesin.
- Pertamina unggul dalam harga kompetitif dan jaringan SPBU hingga pelosok desa.
- Pilih BBM sesuai oktan mesin agar pembakaran tetap optimal dan irit.
Suara.com - Memilih bahan bakar minyak (BBM) seringkali menjadi dilema bagi para pemilik kendaraan.
Saat melintasi jalan protokol, pemandangan SPBU Pertamina yang berwarna merah dan Shell yang berwarna kuning-merah kerap membuat pengendara dilema memilihnya.
Meski sama-sama menawarkan bensin berkualitas, Shell dan Pertamina memiliki keunggulan yang berbeda, mulai dari teknologi aditif hingga ketersediaan jaringan.
Supaya tak bingung, simak perbandingan lengkap kualitas BBM Pertamina dan Shell.
1. Adu Teknologi: Dynaflex vs Performa Maksimal
Salah satu perbedaan paling mencolok ada pada kandungan aditifnya.
![Antrean kendaraan mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU di Jakarta, Selasa (31/3/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/03/31/38264-bbm-kenaikan-harga-bbm-spbu-pertamina-ilustrasi-bbm.jpg)
- Shell: Mengandalkan teknologi Dynaflex. Keunggulannya adalah fokus pada pengurangan gesekan di dalam mesin dan pembersihan ruang bakar dari kerak karbon. Hasilnya, mesin terasa lebih ringan dan konsumsi BBM cenderung lebih irit.
- Pertamina: Fokus pada performa dan ketahanan energi nasional. Produk seperti Pertamax Turbo bahkan dikembangkan bersama Lamborghini untuk memberikan tenaga maksimal pada mesin kompresi tinggi. Seluruh produknya pun kini sudah memenuhi standar emisi Euro 4 yang ramah lingkungan.
2. Perbandingan Produk Berdasarkan Oktan (RON)
Anda perlu tahu kalau kedua brand ini memiliki lawan yang setara berdasarkan angka oktannya:
- RON 92: Shell Super vs Pertamax. Keduanya cocok untuk mobil harian dengan kompresi mesin menengah.
- RON 95/98: Shell V-Power (RON 95) bersaing dengan Pertamax Green 95. Sementara untuk kasta tertinggi, Shell memiliki V-Power Nitro+ (RON 98) yang berhadapan langsung dengan Pertamax Turbo (RON 98).
- Diesel: Shell V-Power Diesel dikenal memiliki angka cetane yang sangat tinggi dan rendah sulfur, bersaing ketat dengan Pertamina Dex yang juga didesain untuk mesin diesel modern.
3. Tingkat Keiiritan
Berdasarkan beberapa pengujian lapangan, Shell Super seringkali dinilai sedikit lebih efisien atau hemat dalam hal konsumsi liter per kilometer dibanding kompetitornya.
Hal ini berkat aditif pembersih yang menjaga pembakaran tetap optimal.
Di sisi lain, Pertamax Turbo unggul dalam memberikan dorongan tenaga atau torsi yang lebih terasa pada mobil-mobil sport atau mesin turbo.
4. Jaringan SPBU dan Harga
Anda juga perlu mempertimbangkan harga dan jaringan SPBU Pertamina dan Shell yang sangat berbeda.
- Pertamina: Memiliki lebih dari 5.500 SPBU yang tersebar hingga ke pelosok desa. Harganya pun lebih kompetitif karena faktor subsidi dan statusnya sebagai BUMN.
- Shell: Lebih banyak ditemukan di kota-kota besar seperti Jabodetabek, Jawa Barat, dan Sumatera Utara dengan total sekitar 210 SPBU. Harganya cenderung sedikit di atas Pertamina, tetapi banyak pengguna rela membayar lebih demi pelayanan premium seperti pembersihan kaca gratis atau pengecekan tekanan ban.
Mana yang lebih baik?
Anda bisa pilih Shell, jika mengutamakan kebersihkan mesin jangka panjang, ingin layanan SPBU yang lebih premium dan profesional, serta sering berkendara di kota besar yang memiliki banyak akses ke SPBU Shell.
Anda bisa pilih Pertamina, bila mengutamakan harga yang lebih ekonomis dan terjangkau, sering bepergian ke luar kota atau daerah pelosok, dan membutuhkan BBM dengan oktan sangat tinggi (RON 98) yang mudah ditemukan di mana saja.
Apapun pilihan BBM Anda, jangan lupa untuk selalu melakukan servis rutin.
Pastikan oli, filter udara, dan tekanan ban dalam kondisi prima.
Karena, memilih bensin bagus tanpa perawatan mesin yang tepat tentu hasilnya tidak akan maksimal.