Penjualan MG Indonesia Terjun Bebas, Tersingkir dari Persaingan Sepuluh Besar

Manuel Jeghesta Nainggolan

Selasa, 19 Mei 2026 | 14:58 WIB
Penjualan MG Indonesia Terjun Bebas, Tersingkir dari Persaingan Sepuluh Besar
Morris Garage. [Shutterstock].
baca 10 detik
  • Penjualan ritel Morris Garage di Indonesia anjlok 66,1 persen menjadi 205 unit sepanjang kuartal pertama tahun 2026.
  • Kinerja buruk tersebut menyebabkan Morris Garage terdepak dari daftar sepuluh besar merek otomotif terlaris di Indonesia.
  • Persaingan ketat segmen kendaraan listrik dan lemahnya daya saing produk menjadi penyebab utama penurunan penjualan tersebut.

Suara.com - Pabrikan otomotif asal Tiongkok Morris Garage (MG) mengawali tahun 2026 dengan rapor merah. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) penjualan mobil MG mengalami kemerosotan tajam saat industri otomotif nasional justru menunjukkan tren peningkatan tipis.

Kondisi ini membuat MG terlempar dari posisi sepuluh besar merek terlaris di Indonesia. Lemahnya daya saing menjadi sorotan utama mengingat penurunan retail sales mereka mencapai angka yang sangat signifikan. Selama periode Januari hingga Maret 2026 MG hanya mampu membukukan penjualan retail sebanyak 205 unit. Angka ini anjlok sekitar 66,1 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang mencapai 605 unit.

Meski sempat mencatat sedikit kenaikan pada Maret 2026 dengan 80 unit dibandingkan Februari yang hanya 59 unit performa tersebut tetap jauh di bawah pencapaian Maret 2025 sebanyak 197 unit. Penurunan ini setara dengan 54,9 persen yang menandakan adanya tekanan besar pada minat konsumen terhadap produk mereka.

Sektor wholesales atau distribusi dari pabrik ke dealer juga menunjukkan tren serupa. Pada kuartal pertama 2026 MG mendistribusikan 454 unit atau menurun dari periode sebelumnya yang mengemas 545 unit. Performa ini tergolong kurang kompetitif jika disandingkan dengan sesama merek pendatang baru asal Tiongkok lainnya yang justru mampu menjaga stabilitas penjualan.

Persaingan ketat di segmen kendaraan listrik menjadi faktor utama yang menjepit posisi MG. Kehadiran pemain baru dengan strategi harga kompetitif serta teknologi lebih modern membuat produk MG kian terdesak. Faktor eksternal seperti daya beli masyarakat dan momentum libur panjang turut berpengaruh namun koreksi yang dialami MG jauh lebih dalam daripada rata-rata pasar. Kondisi ini memberikan sinyal bahwa MG memerlukan evaluasi strategi produk yang mendalam agar tidak semakin tertinggal dari para rival di pasar otomotif tanah air.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kejutan Data Gaikindo 2026: Mobil 7 Penumpang Jadi Raja, Honda Brio Turun Tahta

Kejutan Data Gaikindo 2026: Mobil 7 Penumpang Jadi Raja, Honda Brio Turun Tahta

Otomotif | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:35 WIB

Harga BBM Diesel Nyaris Rp28 Ribu, Kenapa Fortuner dan Innova Malah Makin Laris?

Harga BBM Diesel Nyaris Rp28 Ribu, Kenapa Fortuner dan Innova Malah Makin Laris?

Otomotif | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:43 WIB

BYD Tembus Tiga Besar, Ini 10 Merek Mobil Terlaris di Indonesia April 2026

BYD Tembus Tiga Besar, Ini 10 Merek Mobil Terlaris di Indonesia April 2026

Otomotif | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:15 WIB

Terkini

Membongkar Fakta MPV Penggerak Roda Depan yang Sering Dianggap Remeh Saat Menanjak

Membongkar Fakta MPV Penggerak Roda Depan yang Sering Dianggap Remeh Saat Menanjak

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:05 WIB

Penjualan Toyota GR Supra Justru Melejit saat Produksinya Resmi Dihentikan

Penjualan Toyota GR Supra Justru Melejit saat Produksinya Resmi Dihentikan

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 15:05 WIB

Tunda Memaksakan Diri Nyicil Vario Evo, Ini 6 Motor Under 5 Jutaan Cocok untuk Pelajar 2026

Tunda Memaksakan Diri Nyicil Vario Evo, Ini 6 Motor Under 5 Jutaan Cocok untuk Pelajar 2026

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:32 WIB

Ketidakjelasan Insentif Pemerintah Berisiko Hambat Laju Penjualan Mobil Listrik Nasional

Ketidakjelasan Insentif Pemerintah Berisiko Hambat Laju Penjualan Mobil Listrik Nasional

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:10 WIB

Toyota Ekspansi, Transportasi Udara Turut Disasar

Toyota Ekspansi, Transportasi Udara Turut Disasar

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 13:19 WIB

Strategi Hyundai Redam Dominasi Mobil China Lewat Jajaran Produk Baru

Strategi Hyundai Redam Dominasi Mobil China Lewat Jajaran Produk Baru

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 12:48 WIB

Beda Nasib Kia di Luar Negeri vs di Indonesia, Penjualannya Bak Langit dan Bumi

Beda Nasib Kia di Luar Negeri vs di Indonesia, Penjualannya Bak Langit dan Bumi

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 11:44 WIB

Honda Monkey Terbaru Tampil Makin Ikonik dengan Penyegaran Warna dan Desain Jok Klasik

Honda Monkey Terbaru Tampil Makin Ikonik dengan Penyegaran Warna dan Desain Jok Klasik

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 11:32 WIB

Resmi Mengaspal, Intip Pesona Sedan Baru Mitsubishi Harga Murah Tampang ala Lancer Evo

Resmi Mengaspal, Intip Pesona Sedan Baru Mitsubishi Harga Murah Tampang ala Lancer Evo

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 10:50 WIB

Komponen Mobil Diesel yang Perlu Diperhatikan saat Beralih ke B50

Komponen Mobil Diesel yang Perlu Diperhatikan saat Beralih ke B50

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:14 WIB

×