Alasan Mengemudi Mobil Manual Lebih Sehat untuk Otak Ketimbang Transmisi Matik

Manuel Jeghesta Nainggolan

Selasa, 30 Juni 2026 | 11:10 WIB
Alasan Mengemudi Mobil Manual Lebih Sehat untuk Otak Ketimbang Transmisi Matik
Ilustrasi mengemudi mobil manual. (Pexels)
baca 10 detik
  • Penelitian Tohoku University di Jepang mengungkapkan bahwa mengemudi mobil manual mampu merangsang kerja bagian otak depan secara signifikan.
  • Aktivitas kompleks saat mengoperasikan mobil manual berfungsi melatih fungsi kognitif, memori, serta kemampuan pengambilan keputusan bagi para pengemudi.
  • Tren pasar global menunjukkan penurunan drastis penjualan mobil manual karena mayoritas kendaraan baru kini telah mengadopsi sistem matik.

Suara.com - Mobil dengan transmisi manual kini semakin jarang ditemui di jalanan perkotaan besar. Padahal sebuah studi terbaru dari Jepang mengungkap fakta menarik bahwa mengemudi mobil manual dapat memberikan manfaat lebih bagi kesehatan otak dibandingkan mobil transmisi matik.

Penelitian yang dipimpin Profesor Ryuta Kawashima dari Institute of Development, Aging, and Cancer, Tohoku University menemukan sebuah temuan krusial. Aktivitas mengemudi mobil manual mampu merangsang kerja prefrontal cortex atau bagian otak depan.

Area ini memiliki peran vital dalam menjalankan fungsi memori, menjaga perhatian, hingga kemampuan pengambilan keputusan.

Hal tersebut bisa terjadi karena saat mengoperasikan mobil manual, seorang pengemudi harus melakukan berbagai aktivitas secara bersamaan. Mulai dari memperhatikan kondisi lalu lintas dan kecepatan kendaraan, menginjak pedal kopling, memindahkan tuas transmisi, hingga mengatur bukaan pedal gas agar perpindahan gigi berlangsung mulus.

Berbagai aktivitas kompleks tersebut membuat otak terus bekerja untuk mengoordinasikan gerakan dan mengambil keputusan dalam waktu yang bersamaan.

Stimulasi aktif ini dinilai sangat membantu menjaga fungsi kognitif pengemudi, terutama bagi masyarakat yang sudah memasuki usia lanjut.

Posisi kaki saat mengendarai mobil matik (Wuling)
Posisi kaki saat mengendarai mobil matik (Wuling)

Sebaliknya mengemudi mobil matik dinilai tidak memerlukan koordinasi yang sekompleks mobil manual. Hal ini dikarenakan proses perpindahan gigi sudah dilakukan secara otomatis oleh sistem kendaraan. Akibatnya beban kerja otak saat berkendara pun menjadi lebih rendah.

Meski demikian, bukan berarti mengemudi mobil matik memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Temuan ini hanya menunjukkan bahwa aktivitas mengemudi mobil manual memberikan stimulasi yang jauh lebih besar pada area otak tertentu dibandingkan mobil bertransmisi otomatis.

Sayangnya eksistensi mobil bertransmisi manual kini semakin terhimpit di pasar global termasuk Jepang. Laporan terbaru menyebutkan bahwa kendaraan manual hanya menyumbang sekitar satu hingga dua persen dari total penjualan mobil baru di negara tersebut.

baca juga

Model populer seperti Toyota Corolla dan Honda Civic bahkan kini lebih banyak ditawarkan dengan transmisi matik. Hal ini terjadi karena sebagian besar kendaraan penumpang mulai mengadopsi sistem penggerak hybrid yang memang lebih kompatibel dengan transmisi otomatis. Selain di segmen mobil penumpang, transmisi manual kini lebih banyak bertahan pada kategori kei car dan kendaraan niaga ringan saja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Cara Hemat BBM Mobil Manual, Kantong Aman Sesuai Arahan Bahlil Lahadalia

7 Cara Hemat BBM Mobil Manual, Kantong Aman Sesuai Arahan Bahlil Lahadalia

Otomotif | Jum'at, 27 Maret 2026 | 09:13 WIB

Tips Rawat Mobil Pascabanjir dan Cara Cegah Kerusakan Transmisi Matik Saat Musim Hujan

Tips Rawat Mobil Pascabanjir dan Cara Cegah Kerusakan Transmisi Matik Saat Musim Hujan

Otomotif | Senin, 16 Februari 2026 | 13:35 WIB

Mengapa Mobil Manual Masih Relevan di Indonesia Meski Jakarta Makin Macet? Ini 4 Pilihan Hemat

Mengapa Mobil Manual Masih Relevan di Indonesia Meski Jakarta Makin Macet? Ini 4 Pilihan Hemat

Otomotif | Selasa, 10 Februari 2026 | 14:25 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×