Rating Keselamatan Bintang Lima Bukan Jaminan Aman dari Bahaya Tabrak Belakang

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:02 WIB
Rating Keselamatan Bintang Lima Bukan Jaminan Aman dari Bahaya Tabrak Belakang
Ilustrasi uji tabrak mobil yang dilakukan NCAP. (Foto: Ist)
baca 10 detik
  • Euro NCAP mengungkap bahwa mobil berbintang lima tetap berisiko fatal saat mengalami kecelakaan tabrak kolong truk atau underrun crash.
  • Insiden tersebut menyebabkan sekitar 400 kematian tiap tahun karena bagian depan mobil menyelip melewati zona penyerap energi benturan.
  • Euro NCAP mendesak standarisasi global TOUGHGUARD untuk memperkuat pelindung belakang truk demi mengoptimalkan struktur keamanan mobil penumpang saat tabrakan.

Suara.com - Rating keselamatan bintang lima pada mobil sering dianggap sebagai jaminan perlindungan total bagi pengemudi dan penumpang. Namun fakta mengejutkan dari Euro NCAP mengungkap bahwa rating tinggi tersebut belum tentu mampu melindungi nyawa secara maksimal dalam skenario kecelakaan tertentu.

Salah satu risiko paling mematikan yang disorot adalah underrun crash atau kondisi saat mobil menghantam bagian belakang truk hingga moncong kendaraan menyelip ke bawah kolong.

Data menunjukkan sekitar 400 orang kehilangan nyawa setiap tahun akibat insiden serupa. Temuan ini menjadi peringatan keras bagi pengguna jalan di kota-kota besar Indonesia yang sering berbagi jalur dengan kendaraan logistik berat.

Euro NCAP melakukan serangkaian uji tabrak menggunakan mobil listrik yang telah mengantongi sertifikat keamanan tertinggi. Hasilnya sangat mengkhawatirkan karena bagian belakang trailer sering kali melewati area pelindung depan atau crumple zone.

Padahal bagian tersebut merupakan komponen krusial yang dirancang untuk menyerap energi benturan. Ketika struktur keselamatan utama dilewati maka benturan keras langsung mengenai area kabin penumpang.

Kondisi ini meningkatkan risiko cedera fatal pada bagian kepala dan leher secara drastis. Meski teknologi bantuan pengemudi atau ADAS generasi terbaru lebih sigap mendeteksi truk yang berhenti namun sistem pada kendaraan versi lama masih memiliki kelemahan besar dalam mengenali objek diam.

Guna mengatasi ancaman ini Euro NCAP mendesak adanya pembaruan standar pelindung belakang truk secara global. Mereka menyarankan adopsi standar TOUGHGUARD yang terbukti lebih kokoh dalam mencegah mobil menyelip ke kolong trailer. Dengan standar pelindung yang lebih kuat maka struktur keselamatan mobil dapat bekerja optimal untuk melindungi penumpang.

Organisasi keselamatan tersebut juga meminta produsen trailer segera memperkuat desain kendaraan mereka bahkan sebelum regulasi baru diresmikan. Keselamatan di jalan raya bukan hanya soal kecanggihan fitur mobil pribadi tetapi juga bergantung pada standar keamanan kendaraan besar yang melintas di sekitarnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Chery Q Gebrak Pasar Mobil Listrik Kompak dengan 20 Fitur ADAS Hingga Kamera Kolong

Chery Q Gebrak Pasar Mobil Listrik Kompak dengan 20 Fitur ADAS Hingga Kamera Kolong

Otomotif | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:05 WIB

Suzuki Fronx Tampil Ganteng, Bawa Kamera Dashcam 4K dan Fitur ADAS Lengkap

Suzuki Fronx Tampil Ganteng, Bawa Kamera Dashcam 4K dan Fitur ADAS Lengkap

Otomotif | Senin, 08 Juni 2026 | 12:42 WIB

Mengenal Teknologi ADAS Chery Q Sebagai Solusi Berkendara Aman di  Perkotaan

Mengenal Teknologi ADAS Chery Q Sebagai Solusi Berkendara Aman di Perkotaan

Otomotif | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:15 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×