- Perusahaan Jerman REA menyatakan garis warna pada tapak ban berfungsi sebagai identifikasi material di pabrik.
- Garis warna tidak memiliki standar universal dan akan terkikis habis sehingga tidak bermanfaat bagi konsumen.
- Konsumen disarankan memeriksa informasi penting pada dinding ban seperti ukuran, beban, dan tanggal produksi.
Suara.com - Ketika membeli satu set ban mobil baru, konsumen sering melihat garis-garis berwarna terang yang melingkari bagian tapak ban. Tanda visual tersebut rupanya bukan sekadar hiasan, melainkan fitur teknis yang ditujukan bagi pekerja maupun mesin di pabrik manufaktur.
Garis warna-warni tersebut berfungsi sebagai alat identifikasi jenis material dan senyawa karet selama proses produksi berlangsung. Perusahaan penyedia peralatan penandaan industri asal Jerman, REA, menjelaskan bahwa sistem otomatis ini membantu membedakan komponen karet serta produk ban jadi agar tidak tertukar di lini perakitan.
Masyarakat kerap menganggap warna tersebut memiliki arti khusus terkait performa. Padahal, penandaan ini tidak memiliki standar universal di industri otomotif. Garis biru atau merah pada satu merek bisa bermakna beda pada merek lain. Kombinasi beberapa warna pun kerap digunakan untuk mengodekan jenis tapak tertentu berdasarkan sistem internal pabrikan masing-masing.
Oleh karena itu, garis warna pada tapak ban tidak memberi manfaat langsung bagi konsumen dan akan terkikis seiring pemakaian kendaraan.

Dibandingkan garis warna di tapak, konsumen justru diimbau lebih memperhatikan kode informasi yang tertera pada dinding samping (sidewall) ban. Beberapa penanda penting meliputi ukuran ban, model, indeks beban, peringkat kecepatan, hingga arah putaran (directional).
Informasi krusial lainnya adalah empat digit kode tanggal produksi. Sebagai contoh, kode "2125" menandakan ban tersebut diproduksi pada minggu ke-21 tahun 2025. Memahami kode tanggal ini membantu pembeli memastikan ban yang dibeli benar-benar segar, mengingat produsen umumnya menyarankan penggantian ban setiap lima hingga enam tahun sekali demi keselamatan berkendara.