Bukan Tanda Performa Ini Alasan Pabrikan Memberi Garis Warna Warni Pada Ban Mobil Baru

Manuel Jeghesta Nainggolan

Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:25 WIB
Bukan Tanda Performa Ini Alasan Pabrikan Memberi Garis Warna Warni Pada Ban Mobil Baru
Fungsi garis warna-warni pada ban mobil. (Foto: Getty Images)
baca 10 detik
  • Perusahaan Jerman REA menyatakan garis warna pada tapak ban berfungsi sebagai identifikasi material di pabrik.
  • Garis warna tidak memiliki standar universal dan akan terkikis habis sehingga tidak bermanfaat bagi konsumen.
  • Konsumen disarankan memeriksa informasi penting pada dinding ban seperti ukuran, beban, dan tanggal produksi.

Suara.com - Ketika membeli satu set ban mobil baru, konsumen sering melihat garis-garis berwarna terang yang melingkari bagian tapak ban. Tanda visual tersebut rupanya bukan sekadar hiasan, melainkan fitur teknis yang ditujukan bagi pekerja maupun mesin di pabrik manufaktur.

Garis warna-warni tersebut berfungsi sebagai alat identifikasi jenis material dan senyawa karet selama proses produksi berlangsung. Perusahaan penyedia peralatan penandaan industri asal Jerman, REA, menjelaskan bahwa sistem otomatis ini membantu membedakan komponen karet serta produk ban jadi agar tidak tertukar di lini perakitan.

Masyarakat kerap menganggap warna tersebut memiliki arti khusus terkait performa. Padahal, penandaan ini tidak memiliki standar universal di industri otomotif. Garis biru atau merah pada satu merek bisa bermakna beda pada merek lain. Kombinasi beberapa warna pun kerap digunakan untuk mengodekan jenis tapak tertentu berdasarkan sistem internal pabrikan masing-masing.

Oleh karena itu, garis warna pada tapak ban tidak memberi manfaat langsung bagi konsumen dan akan terkikis seiring pemakaian kendaraan.

Arti kode angka pada dinding ban mobil. (Foto: Getty Images)
Arti kode angka pada dinding ban mobil. (Foto: Getty Images)

Dibandingkan garis warna di tapak, konsumen justru diimbau lebih memperhatikan kode informasi yang tertera pada dinding samping (sidewall) ban. Beberapa penanda penting meliputi ukuran ban, model, indeks beban, peringkat kecepatan, hingga arah putaran (directional).

Informasi krusial lainnya adalah empat digit kode tanggal produksi. Sebagai contoh, kode "2125" menandakan ban tersebut diproduksi pada minggu ke-21 tahun 2025. Memahami kode tanggal ini membantu pembeli memastikan ban yang dibeli benar-benar segar, mengingat produsen umumnya menyarankan penggantian ban setiap lima hingga enam tahun sekali demi keselamatan berkendara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa Ban Mobil Botak Sebelah? Intip Ciri dan Panduan Rotasi si Kulit Bundar

Kenapa Ban Mobil Botak Sebelah? Intip Ciri dan Panduan Rotasi si Kulit Bundar

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 15:58 WIB

Jangan Sembarangan, Ban Mobil Listrik Ternyata Perlu Perhatian Khusus

Jangan Sembarangan, Ban Mobil Listrik Ternyata Perlu Perhatian Khusus

Otomotif | Jum'at, 25 September 2026 | 12:28 WIB

Pemilik Makin Hemat, Penggantian Ban Mobil Banyak Ditunda Akibat Daya Beli Melemah

Pemilik Makin Hemat, Penggantian Ban Mobil Banyak Ditunda Akibat Daya Beli Melemah

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 15:04 WIB

Terkini

Bukan Tanda Performa Ini Alasan Pabrikan Memberi Garis Warna Warni Pada Ban Mobil Baru

Bukan Tanda Performa Ini Alasan Pabrikan Memberi Garis Warna Warni Pada Ban Mobil Baru

Otomotif | Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Anggota TNI Terlibat Peredaran Narkoba, Ditangkap Bawa 47 Kg Sabu di Riau

Anggota TNI Terlibat Peredaran Narkoba, Ditangkap Bawa 47 Kg Sabu di Riau

Riau | Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:24 WIB

Sebut Rezim 'Gagal Total', Koalisi SADAR Beberkan 5 Rapor Merah Prabowo di Tugu Proklamasi

Sebut Rezim 'Gagal Total', Koalisi SADAR Beberkan 5 Rapor Merah Prabowo di Tugu Proklamasi

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:24 WIB

Emil Audero Bikin Debut Eks Kapten Real Madrid Berantakan: Dani Carvajal Cs Mati Kutu

Emil Audero Bikin Debut Eks Kapten Real Madrid Berantakan: Dani Carvajal Cs Mati Kutu

Bola | Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:24 WIB

Kisah Leo Raja Hutan yang Arogan

Kisah Leo Raja Hutan yang Arogan

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:23 WIB

Haruskah Menunggu Semuanya Krisis Dulu untuk Menyadari Ada yang Salah?

Haruskah Menunggu Semuanya Krisis Dulu untuk Menyadari Ada yang Salah?

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Pekerja Tewas di Tambang Emas Ilegal Madina

Pekerja Tewas di Tambang Emas Ilegal Madina

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:19 WIB

Darah Depok Tak Cukup! Bomber Dinamo Bucuresti Dicoret John Herdman dari Daftar Naturalisasi

Darah Depok Tak Cukup! Bomber Dinamo Bucuresti Dicoret John Herdman dari Daftar Naturalisasi

Bola | Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:15 WIB

Saham Bisa Jadi Jaminan Kredit, Bagaimana Bank Mengelola Risikonya?

Saham Bisa Jadi Jaminan Kredit, Bagaimana Bank Mengelola Risikonya?

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:11 WIB

Mahasiswa ULM Ungkap Kondisi Terkini Karhutla di Kalimantan, Jarak Pandang Hanya 2 Meter

Mahasiswa ULM Ungkap Kondisi Terkini Karhutla di Kalimantan, Jarak Pandang Hanya 2 Meter

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:10 WIB

×