'Saya Merasa Jadi Sapi Perahan' Pengalaman Mahasiswa Kos-kosan di Australia

'Saya Merasa Jadi Sapi Perahan' Pengalaman Mahasiswa Kos-kosan di Australia

Ketika mahasiswa asal China Jiaying Wan pertama kali tiba di Sydney untuk belajar akuntansi, dia dipaksa harus membayar Rp 80 juta di muka selama empat bulan dan jaminan untuk tempat tinggalnya.

Laporan terbaru melakukan survei terhadap 2440 mahasiswa internasional Mahasiswa yang tinggal di kos-kosan paling terpengaruh kalau kondisinya burukPenulis laporan mengatakan eksploatasi banyak terjadi di sektor akomodasi mahasiswa

Pemilik kos-kosannya juga mengenakan biaya bersih-bersih Rp 1,65 juta per minggu dan harus membeli alas pelindung kasur Rp 750 ribu untuk kamar tidurnya.

Terkini

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS