Oleh: H. Iman Budiman, M.Ag
(Ketua Umum DPW PUI Jawa Barat)
PERKEMBANGAN Islam di Tatar Sunda tak bisa dipisahkan dari kontribusi KH Ahmad Sanusi (Kiai Sanusi) asal Sukabumi-Jawa Barat. Bagaimanapun, diakui semakin berkembangnya ajaran Islam maka semakin banyak pula para penerus tokoh penyebaran Islam yang disertai dengan beragam karyanya, seperti kitab tafsir Raudhah al-Irfan fi Ma rifah Al-Quran yang ditulis dalam bahasa Sunda beraksara Arab Pegon lengkap 30 Juz karya Kiai Sanusi.
Walaupun awalnya mendapat penolakan sebagian tokoh, namun tafsir karya Kiai Sanusi akhirnya mendapat apresiasi dan penghormatan juga. Corak tafsir salah satu pendiri Persatuan Ummat Islam (PUI) ini adalah kecenderungan yang khas dimilikinya, yang kemudian menjadi pandangan atau trand mark ulama kharismatik ini dalam tafsirnya sekaligus warna pemikirannya terhadap ayat-ayat al-Quran.