Kriminologi.id - Polisi membantah pria yang tewas diduga karena terjatuh di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat karena melakukan bunuh diri. Kapolsek Sawah Besar, Kompol Mirzal Maulana mengatakan, berdasarkan penyelidikan sementara, pria tersebut tewas karena terjatuh.
"Dugaan awal penyidik, dia duduk-duduk santai sambil namanya lihat ketinggian kan dia gak kosentrasi, jadi jatuh. Kalau bunuh diri enggak lah,” ujar Mirzal kepada Kriminologi,id, Jakarta, Rabu 15 Agustus 2018.
Mirzal menduga korban terjatuh dari pembatas tangga tersebut. "Saya, kalau lihat sementara, dia bukan bunuh diri tapi kecelakaan jatuh," ujar Mirzal.
Hingga saat ini polisi masih kesulitan mengidentifikasi identitas korban sebab terdapat tiga informasi berbeda dari sakunya. Pihak kepolisian juga sulit mencocokan wajah korban dengan kartu identitas yang ditemukan. Pasalnya wajah korban hancur sampai tidak bisa dikenali karena terbentur blower AC saat menjatuhkan diri dari lantai 3 masjid Istiqlal.
Sebelumnya, seorang pemuda ditemukan tewas di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat pada Kamis, 9 Agustus 2018. Polisi menyebut pemuda itu tewas karena terjatuh dari lantai 3. Penemuan jenazah pria tersebut bermula ketika seorang saksi bernama Marlin Fahmi yang sedang berada di dalam Masjid Istiqlal. Sekitar pukul 10.15 WIB, ia mendengar suara benda terjatuh tidak jauh dari tempatnya berada.
"Saksi mendengar suara benda jatuh kemudian saat dicek ternyata di samping tangga lantai dasar ada korban dengan posisi tertelungkup dan kepala mengeluarkan darah," katanya.
Kemudian, saksi bersama sekuriti masjid sempat membawa korban ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat. Namun nyawa korban sudah tidak tertolong saat tiba di rumah sakit.