SUARA PEKANBARU - Sosok Ridwan Kamil dalam sepekan ini jadi sorotan. Dibanding gubernur lain yang habis masa jabatannya, Ridwan Kamil paling "ngena" untuk warga Jabar yang dipimpinnya dan ditinggalkan.
Ridwan Kamil habis masa jabatan sebagai Gubernur Jabar pada Selasa, 5 September 2023.
Terkait langkah politik selanjutnya, Kang Emil tak menafikan soal kemungkinan masuk dalam kontestasi di Pilpres 2024.
Bahkan Kang Emil menyinggung hasil survei yang menempatkan namanya dalam calon kuat sebagai sosok yang ada di lingkaran helatan pilpres 2024 mendatang.
"Nama saya memang ada di survei (Pilpres 2024)," kata Ridwan Kamil setelesai menghadiri pelantikan 9 penjabat (Pj) Gubernur di Kantor Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat pada Selasa, 5 September 2023.
Namun, Ridwan Kamil tegas mengatakan, terkait langkah politiknya ke depan, menunggu arahan langsung dari Ketua Umum Golkar.
"Tapi saya per hari ini (setelah selesai gubernur) kan selalu ikut arahan dari Ketum Partai Golkar (Airlangga Hartarto)," jelasnya.
Dia memandang, siapa saja sangat terbuka untuk ikut perhelatan politik Pilpres 2024.
Namun saat ini yang dilakukan Kang Emil adalah memperhatikan dinamika politik yang terjadi sekarang ini.
Baca Juga: Anies Baswedan Jadi Alasan Tetap Bertahan hingga Sebut Rugi, PKS Buka-bukaan Soal NasDem
Ridwan Kamil memilih untuk mengikuti takdir Tuhan untuknya. Dia mengaku pasrah terkait nasib politiknya ke depan.
Dia berserah ketika memang ada yang mendorong menjadi calon wakil presiden (Cawapres) satu di antara kandidat calon presiden (Capres) atau tidak.
"Enggak ada (takdirnya jadi cawapres) pun enggak ada masalah," kata dia.
"Karena hidup saya ini penuh manfaat ya (ketika menjadi Gubernur Jabar)," ucap dia. (*)