3. Jurusan Statistika
Jurusan statistika hampir mirip dengan ilmu matematika, namun berfokus pada pengolahan data.
Kemampuan untuk mengolah dan menyajikan data dalam bentuk analisis yang berguna bagi perkembangan dan perencanaan di masa depan sangat penting dalam jurusan ini.
Dalam era digital saat ini, ahli statistika sangat dicari oleh berbagai jenis perusahaan untuk memproses data secara akurat.
Lulusan statistika memiliki banyak peluang karier yang menjanjikan, termasuk menjadi Aktuaris, Konsultan Aktuaria, bekerja di sektor pemerintahan, Pegawai Bank, Dosen, Ilmuwan Data, dan berbagai peran lainnya.
4. Jurusan Farmasi
Ketika kita mendengar tentang jurusan farmasi, biasanya kita memikirkan obat-obatan. Meskipun ini tidak sepenuhnya salah, jurusan farmasi juga mempelajari aspek-aspek kimia, biologi, kesehatan masyarakat, manajemen, dan pemasaran.
Menyelesaikan program studi ini membutuhkan dedikasi yang besar, termasuk menangani laporan praktikum yang intens.
Selain menjadi apoteker setelah lulus dan melewati ujian profesi, lulusan farmasi juga memiliki berbagai peluang karier lainnya, termasuk sebagai Peneliti Bioteknologi, Ahli Kecantikan, Dosen, Staf Ahli Informasi Medis, Wirausaha, dan sebagainya.
Baca Juga: Ikut Beaiswa Perintis 2024, Ini Dokumen Pendukung yang Harus Kamu Siapkan
5. Jurusan Teknik Informatika
Mahasiswa di jurusan ini harus memahami bagaimana menerapkan logika matematika dalam pengolahan informasi dengan menggunakan teknologi komputer.
Kemampuan berpikir logis dan terstruktur sangat penting dalam jurusan ini. Mahasiswa juga diharapkan memahami ilmu dan rekayasa informatika serta mampu menciptakan perangkat lunak untuk mengolah data.
Lulusan dari jurusan Teknik Informatika sangat dibutuhkan dalam era digital saat ini karena perkembangan teknologi yang semakin canggih. Mereka memiliki beragam peluang karier, termasuk sebagai Programmer, Analis Keamanan Informasi, Ilmuwan Data, Pengembang Web, Konsultan TI, dan banyak lagi.
6. Jurusan Kedokteran dan Bedah
Mahasiswa kedokteran akan terlibat dalam studi kehidupan manusia yang dinamis dan beragam. Mereka harus menguasai diagnosis dan pengobatan penyakit serta pencegahannya, baik dari segi medis maupun aspek psikis, sosial, dan budaya.